Italia Teratas Kuliner Dunia Versi TasteAtlas, Posisi Indonesia Mengejutkan Tahun Ini

Rabu, 21 Januari 2026 | 10:41:37 WIB
Italia Teratas Kuliner Dunia Versi TasteAtlas, Posisi Indonesia Mengejutkan Tahun Ini

JAKARTA - Awal 2026 menjadi momen penting bagi pencinta kuliner dunia. 

Platform penilaian makanan global TasteAtlas kembali merilis daftar 100 negara dengan kuliner terbaik di dunia. Hasilnya menempatkan Italia di posisi puncak, mengungguli banyak negara dengan tradisi gastronomi kuat. Penilaian ini bukan sekadar opini, melainkan disusun dari ratusan ribu peringkat valid terhadap ribuan hidangan tradisional dari berbagai belahan dunia.

Mengutip keterangan resmi TasteAtlas pada Rabu, 21 Januari 2026, pemeringkatan tersebut didasarkan pada 453.720 penilaian sah untuk 11.781 hidangan yang masuk dalam basis data mereka. Pendekatan ini menegaskan bahwa daftar tersebut merepresentasikan apresiasi global terhadap makanan autentik, bukan tren sesaat. Italia pun kembali mengukuhkan dominasinya sebagai negara dengan kekayaan rasa yang konsisten diakui dunia.

Dominasi Italia dalam peta kuliner global

Italia dinobatkan sebagai negara dengan kuliner terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026. Sejumlah hidangan ikonik menjadi alasan utama posisi tersebut, mulai dari Pizza Napoletana, Tartufo bianco d'Alba, Parmigiano Reggiano, Prosciutto di San Daniele, hingga Pasta ’ncasciata. Hidangan-hidangan ini dianggap mewakili kekuatan tradisi, kualitas bahan, serta teknik memasak yang diwariskan lintas generasi.

Pengakuan dari TasteAtlas melengkapi deretan prestasi Italia di bidang kuliner internasional. Sebelumnya, negara Eropa Barat itu juga dinobatkan sebagai Destinasi Kuliner Terbaik Dunia 2025 sekaligus Destinasi Kuliner Terbaik Eropa oleh World Culinary Awards. Dalam ajang tersebut, Italia mengungguli negara-negara populer lain seperti Amerika Serikat, Vietnam, hingga Uni Emirat Arab.

Penghargaan internasional yang terus mengalir

Tak hanya pada tingkat negara, restoran-restoran Italia juga menuai apresiasi global. Le Calandre dinobatkan sebagai Restoran Terbaik Dunia, memperkuat reputasi Italia sebagai pusat pengalaman bersantap kelas dunia. Di sisi lain, penghargaan Pengalaman Bersantap Mewah Terbaik Dunia diraih Ossiano Restaurant di Dubai, menunjukkan betapa kompetitifnya peta kuliner internasional saat ini.

Prestasi Italia semakin lengkap setelah masakan negara tersebut diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO. Pernyataan ini disampaikan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, dalam sidang UNESCO di Delhi, India. Ia menegaskan bahwa bagi masyarakat Italia, masakan bukan sekadar soal makanan, melainkan identitas, budaya, tradisi, dan kerja keras yang menyatu dalam kehidupan sehari-hari.

Posisi Indonesia dalam daftar kuliner terbaik dunia

Di tengah dominasi Italia, Indonesia juga mencatatkan prestasi membanggakan. TasteAtlas menempatkan Indonesia di peringkat 10 sebagai negara dengan kuliner terbaik di dunia. Peringkat ini menegaskan bahwa kekayaan rasa Nusantara mendapat pengakuan luas di tingkat internasional, sejajar dengan negara-negara yang telah lama dikenal sebagai pusat gastronomi.

Beberapa hidangan Indonesia yang direkomendasikan TasteAtlas antara lain Nasi Padang, bawang goreng, sate kambing, siomay, dan Soto Betawi. Keberagaman bumbu dan teknik memasak tradisional menjadi daya tarik utama kuliner Indonesia di mata penikmat makanan global. Cita rasa kuat dan karakter khas dianggap mampu meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mencicipinya.

Sate kambing dan kekuatan cita rasa Nusantara

Sate kambing bahkan masuk dalam jajaran empat besar makanan terbaik di dunia versi TasteAtlas. Hidangan ini didefinisikan sebagai makanan tradisional berbahan dasar daging kambing atau domba yang dipotong dadu atau ukuran besar. Proses perendaman dengan kecap manis, lengkuas, bawang merah cincang, air nanas, dan cabai menjadi kunci kelembutan serta aroma khasnya.

Setelah direndam, daging ditusuk menggunakan tusuk sate yang lebih besar dan tebal dibanding sate ayam, lalu dibakar hingga matang. Penyajiannya dilengkapi kecap manis, saus kacang, atau saus cabai yang terdiri dari bawang merah dan cabai rawit. Hidangan ini umumnya disantap bersama lontong atau nasi, menambah kekayaan tekstur dan rasa.

Sepuluh besar negara dengan kuliner terbaik dunia

Selain Italia dan Indonesia, daftar sepuluh besar TasteAtlas juga diisi negara-negara dengan tradisi kuliner kuat. Yunani menempati posisi kedua dengan rating 4,60, disusul Peru di peringkat ketiga dengan rating 4,54. Portugal dan Spanyol berbagi rating 4,53, sementara Jepang dan Turki sama-sama memperoleh rating 4,49.

Tiongkok dan Prancis berada tepat di atas Indonesia dengan rating 4,48. Meski berada di posisi sepuluh, nilai Indonesia sejajar dengan dua negara besar tersebut, menandakan selisih yang sangat tipis dalam apresiasi global terhadap cita rasa.

Misi TasteAtlas dalam melestarikan kuliner tradisional

TasteAtlas didirikan pada 2018 oleh pengusaha Kroasia, Matija Babic, dengan visi membangun ensiklopedia hidangan tradisional dunia. Platform ini memadukan penemuan makanan berbasis pengguna dengan kurasi editorial untuk menjaga akurasi dan keaslian informasi. Setiap tahun, TasteAtlas merilis berbagai penghargaan, termasuk daftar negara dengan kuliner terbaik dunia.

Babic menyebut TasteAtlas sebagai jalan tengah antara platform berbasis keramaian seperti TripAdvisor dan panduan eksklusif seperti Michelin. TasteAtlas berfokus pada makanan tradisional, warisan kuliner lokal, serta usaha kecil yang kerap luput dari sorotan. “TasteAtlas adalah platform untuk makanan biasa dan orang-orang sederhana. Tidak ada haute cuisine, tidak ada sentuhan modern, tidak ada kerumitan,” tegas Babic.

Terkini