JAKARTA - Apem kukus, salah satu kue tradisional yang legendaris di Indonesia, sering kali menjadi pilihan saat acara spesial. Keistimewaannya terletak pada teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis, membuatnya sangat digemari. Namun, meski terlihat mudah, banyak orang yang gagal menghasilkan apem kukus yang sempurna.
Masalah umum yang sering dihadapi adalah apem menjadi bantat, terlalu padat, atau bahkan terasa asam. Hal ini sering terjadi karena kesalahan dalam memilih bahan, takaran yang tidak tepat, atau teknik pengolahan yang kurang tepat. Padahal, jika dilakukan dengan cara yang benar, apem kukus bisa mengembang sempurna, harum, dan bebas rasa asam.
Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips dan rahasia yang dapat membantu Anda membuat apem kukus yang lembut, mengembang sempurna, dan pastinya lezat.
Pilih Bahan yang Berkualitas
Kunci pertama dalam membuat apem kukus yang sempurna adalah pemilihan bahan yang berkualitas. Gunakan tepung terigu yang serbaguna atau dengan kadar protein sedang. Tepung jenis ini memiliki kadar gluten yang cukup untuk membantu adonan mengembang dengan baik.
Santan segar juga sangat disarankan dibandingkan santan instan. Santan segar akan memberikan aroma harum alami pada apem dan membuat tekstur adonan lebih lembut.
Selain itu, pastikan gula yang digunakan larut dengan sempurna dalam adonan. Gula yang tidak larut dapat meninggalkan rasa pahit atau bahkan rasa asam pada apem. Jika Anda menggunakan tape singkong sebagai bahan tambahan, pastikan tape tidak terlalu asam dan masih dalam kondisi baik.
Tape yang sudah terlalu asam bisa memengaruhi rasa dan kualitas apem. Begitu juga dengan ragi, pastikan Anda menggunakan ragi yang masih aktif dan tidak kedaluwarsa.
Takaran Bahan yang Akurat Sangat Penting
Kesalahan umum dalam membuat apem kukus adalah takaran bahan yang tidak tepat. Terlalu banyak tepung dapat membuat adonan menjadi terlalu berat, sedangkan terlalu banyak cairan akan menyebabkan adonan terlalu encer, sehingga menghambat proses pengembangan. Untuk itu, penting menggunakan alat pengukur yang akurat, seperti timbangan atau gelas ukur.
Dengan takaran bahan yang tepat, apem akan memiliki konsistensi yang ideal: cukup kental untuk menahan udara dan cukup ringan agar mudah mengembang saat dikukus.
Perhatikan juga takaran ragi. Jumlah ragi yang terlalu sedikit akan membuat apem sulit mengembang, sementara jika terlalu banyak, bisa membuat apem terasa kecut. Dengan takaran ragi yang pas, adonan apem akan memiliki cukup ruang untuk mengembang dengan sempurna tanpa menghasilkan rasa asam.
Aktifkan Ragi Sebelum Dicampurkan
Salah satu faktor penting untuk membuat apem kukus yang mengembang sempurna adalah cara mengaktifkan ragi. Ragi yang belum diaktifkan akan kesulitan untuk menghasilkan gas yang diperlukan untuk mengembangkan adonan.
Caranya cukup sederhana: larutkan ragi dalam sedikit air hangat atau santan hangat dengan tambahan gula. Diamkan selama 5-10 menit hingga campuran ragi berbuih. Proses ini memastikan bahwa ragi benar-benar aktif dan siap membantu adonan mengembang.
Hindari menggunakan air atau santan yang terlalu panas, karena suhu yang tinggi dapat membunuh ragi. Jika ragi tidak aktif, kemungkinan besar adonan apem akan gagal mengembang dan menghasilkan kue yang padat atau bantat. Mengaktifkan ragi dengan benar menjadi langkah kunci untuk mendapatkan apem yang empuk dan bersarang cantik.
Fermentasi Adonan dengan Waktu yang Tepat
Setelah bahan tercampur rata, langkah berikutnya adalah proses fermentasi. Biarkan adonan fermentasi selama 30–60 menit atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Proses fermentasi yang cukup akan memberikan ruang bagi adonan untuk berkembang, menciptakan rongga udara yang membuat apem menjadi ringan dan tidak bantat.
Fermentasi juga perlu dilakukan di tempat yang hangat. Hindari meletakkan adonan di tempat yang terkena angin atau suhu dingin, karena hal ini bisa memperlambat proses fermentasi.
Namun, jangan biarkan adonan terlalu lama dalam proses fermentasi, karena jika terlalu lama, rasa apem bisa menjadi kecut. Idealnya, adonan harus cukup mengembang dan memberikan aroma harum, siap untuk dikukus.
Teknik Mengukus yang Tepat Agar Apem Kukus Mengembang Sempurna
Proses mengukus sangat penting untuk mendapatkan apem yang mengembang sempurna. Sebelum memasukkan adonan ke dalam kukusan, pastikan kukusan sudah dipanaskan terlebih dahulu dan airnya sudah mendidih. Jangan membuka tutup kukusan terlalu sering karena uap yang keluar dapat menghambat proses pengembangan apem.
Mengukus apem dengan api sedang juga sangat penting agar panasnya merata dan adonan matang perlahan. Jika menggunakan api besar, apem bisa cepat matang di luar tetapi belum sepenuhnya matang di dalam. Setelah apem matang, biarkan apem dingin sejenak di dalam kukusan agar teksturnya lebih stabil dan tidak mudah kempis.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan menggunakan teknik yang tepat, Anda dapat membuat apem kukus yang tidak hanya enak tetapi juga sempurna mengembang, empuk, dan bebas rasa kecut. Apem kukus yang sempurna ini bisa menjadi teman yang pas untuk teman minum teh atau sebagai sajian penutup di berbagai acara.