Penjualan LMPI Tembus Rp472 Miliar Ditopang Lonjakan Ekspor 42 Persen

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 02 Juli 2026
Penjualan LMPI Tembus Rp472 Miliar Ditopang Lonjakan Ekspor 42 Persen
Direktur PT Langgeng Makmur Industri Tbk, Kosasih Koenawan. (Foto: net)

SURABAYA – Emiten pembuat perabot rumah tangga dan pipa plastik, PT Langgeng Makmur Industri Tbk. (LMPI), mencatatkan akumulasi penjualan senilai Rp472 miliar sepanjang tahun buku 2025. 

Direktur LMPI, Kosasih Koenawan, memaparkan hasil tersebut mengalami penurunan sebesar 9,51% jika disandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang mencapai Rp521 miliar.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Penurunan total omzet dipicu oleh melambatnya penyerapan pasar domestik. Penjualan domestik perseroan tercatat turun 9,74% secara tahunan (year-on-year/YoY) dari Rp519 miliar menjadi Rp469 miliar pada 2025,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (1/7/2026).

Secara sektoral, menurutnya, pelemahan di pasar dalam negeri disebabkan oleh divisi alat dapur aluminium yang terkoreksi 7,24% YoY menjadi Rp238 miliar, disusul divisi perabot rumah tangga plastik yang merosot menjadi Rp96 miliar, serta divisi pipa, fitting, dan profil yang turun 10,54% YoY menjadi Rp129 miliar.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kendati pasar domestik melandai, perseroan sukses mencetak lonjakan signifikan pada ceruk pasar internasional. 

Penjualan ekspor LMPI meroket 42,44% YoY dari US0,144jutapada2024menjadiUS0,190 juta pada tahun 2025, dengan fokus negara tujuan ke kawasan Asia termasuk Timur Tengah dan Australia," ujarnya.

Mengawali tiga bulan pertama tahun 2026, dia mengemukakan, LMPI mulai memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan dengan meraup penjualan bersih kumulatif senilai Rp69 billion. Capaian ini setara dengan mengamankan 14,6% dari keseluruhan realisasi penjualan pada tahun sebelumnya.

Secara mendetail, ia menambahkan, omzet kuartal I/2026 disumbang oleh divisi alat dapur aluminium sebesar Rp23 miliar, sementara divisi perabot rumah tangga plastik serta divisi pipa masing-masing berkontribusi senilai Rp26 miliar dan Rp20 miliar.

Ia tetap menaruh harapan positif untuk membidik pertumbuhan ke depan sejalan dengan besarnya peluang pasar produk konsumen serta infrastruktur di tanah air.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Potensi pasar produk PVC dan PE sangat besar, terutama didorong oleh proyek infrastruktur pemerintah yang membutuhkan saluran air bersih, irigasi, serta saluran air rumah tangga dari sektor swasta," ujarnya.

Di tengah prospek ekspansi yang cerah, ia menerangkan bahwa jajaran manajemen LMPI mencermati secara saksama sejumlah risiko makroekonomi eksternal yang diantisipasi dengan ketat pada paruh kedua tahun 2026.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Faktor risiko utama meliputi dampak eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah serta penutupan jalur logistik Selat Hormuz. Konflik tersebut memicu fluktuasi tajam pada harga minyak bumi internasional yang berimbas langsung pada pergerakan harga pokok bahan dasar produksi plastik dan pipa fitting," katanya.

Bukan hanya itu, menurut pemikirannya, kecenderungan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) serta ketatnya rivalitas produk plastik di pasar regional ikut menjadi rintangan struktural perusahaan. 

Untuk mempertahankan pangsa pasar, ia melanjutkan, perusahaan mengimplementasikan delapan taktik usaha strategis.

Kebijakan utamanya mencakup peningkatan efisiensi pengeluaran (cost efficiency) di seluruh divisi perusahaan guna membangun keunggulan kompetitif (competitive advantage), peremajaan alat-alat produksi, serta optimalisasi pemanfaatan aset.

Selanjutnya, ia menyampaikan perusahaan memadukan inovasi dan diversifikasi produk dengan penguatan jalur komunikasi pelanggan demi menjaring perubahan minat konsumen secara kontinu.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Langkah ini dibarengi penjajakan kemitraan strategis baru dengan pelanggan potensial di sektor industrial guna mengamankan volume penjualan jangka panjang," tuturnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua