Prediksi IHSG 30 Juni 2026: Rawan Melemah ke Rentang 5.723-5.784

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi IHSG 30 Juni 2026: Rawan Melemah ke Rentang 5.723-5.784
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG). (Foto: Bloomberg Technoz)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diestimasikan masih bakal meneruskan penurunannya pada transaksi hari ini, Selasa (30/6/2026). 

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (29/6/2026), IHSG berakhir melempem sebesar 1,28% atau 75,34 poin menuju posisi 5.820,79.

Indeks komposit pada hari ini mengawali perdagangan di level 5.932,02 dan sempat menggapai posisi tertingginya pada angka 5.942,77. 

Terdata sebanyak 214 saham bergerak naik, 449 saham mengalami penurunan, dan 149 saham menetap dalam kondisi bergerak mendatar dengan total kapitalisasi pasar menyentuh Rp10.205,34 triliun.

Dari jajaran saham berkapitalisasi besar, saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) terangkat 2,31% menuju level Rp1.770 dan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menguat 1,23% menjadi Rp825 per lembar saham.

 Sebaliknya, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menyusut 4,74% ke angka Rp1.710 per lembar saham dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 4,48% ke posisi Rp3.200.

Analis riset MNC Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG masih dikuasai oleh tekanan jual, dengan pergerakan yang terus bertahan di bawah MA20. 

Posisi IHSG diestimasikan masih menjadi bagian dari wave (b) dari wave [iv].

“Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784,” sebagaimana dilansir dari sumber berita. 

Sementara itu, rebound IHSG dalam rentang waktu pendek diproyeksikan bakal menguji posisi 5.837-5.845.

Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, rentang support IHSG bertengger di 5.784 dan 5.594, sedangkan area resistance berada di 6.286 dan 6.459. 

Berikut merupakan deretan saham yang layak dicermati untuk jalannya pasar hari ini menurut MNC Sekuritas.

Saham BRIS turun 1,45% ke angka Rp1.705 dan masih dikuasai oleh volume penjualan. 

“Kami memperkirakan posisi BRIS sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Saham IMPC melaju naik 0,36% ke posisi Rp1.375 dibarengi dengan hadirnya akumulasi pembelian. 

“Kami memperkirakan posisi IMPC saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C) dari wave [A],” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Saham INDY terangkat 2,71% menuju level Rp1.895 dibarengi dengan munculnya akumulasi pembelian. Saat ini, letak INDY diestimasikan tengah berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C).

Saham SUPA melesat 5,83% ke angka Rp545 dibarengi dengan hadirnya akumulasi pembelian. “Kami memperkirakan posisi SUPA sedang berada pada bagian dari awal wave (A),” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua