IHSG Rawan Koreksi Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diestimasikan rentan mengalami penurunan pada transaksi Selasa (30/6/2026).
Pada perdagangan sebelumnya, indeks berakhir menyusut 1,28 persen ke posisi 5.821 pada pembukaan pekan ini.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengemukakan bahwa dinamika IHSG saat ini dipengaruhi oleh aliran modal asing serta kurs rupiah.
Para pelaku pasar juga kedapatan masih memantau kelanjutan perselisihan di Timur Tengah dan menunggu publikasi data inflasi Indonesia pada Rabu (1/7/2026).
“Untuk Selasa kami perkirakan IHSG masih rawan lanjut terkoreksi dengan support di 5.800 dan resistance 5.837. Dimana besok diperkirakan akan dipengaruhi oleh pergerakan arus dana asing dan juga nilai tukar rupiah, di sisi lain investor juga masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah, serta menanti rilis data inflasi Indonesia di hari Rabu,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Guna menghadapi jalannya pasar hari ini, pemodal ritel dianjurkan memperhatikan sejumlah saham seperti PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dan PT Indika Energy Tbk (INDY). Di samping itu, saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) turut tergolong dalam daftar monitor dengan target harga spesifik.
Analis Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora, menganjurkan saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL).
Dirinya menilai MTEL sukses melewati garis tren resistance dengan sokongan volume pembelian dan berprospek menguat ke rentang Rp 525-Rp 560.
Sementara itu, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, menyoroti saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Investor dianjurkan menerapkan aksi beli saat harga melewati level Rp 900 dengan target peningkatan menuju Rp 1.170.
Head of Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki, ikut menganjurkan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Pemodal disarankan menerapkan beli saat harga melemah (buy on weakness) sekiranya sanggup bertahan pada rentang Rp 6.425-Rp 6.500.