Saham BBCA Merosot 3,27 Persen, Cek Proyeksi Arah Geraknya Hari Ini
JAKARTA – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA merosot 3,27% menuju Rp 5.925 pada sesi transaksi Rabu (23/6/2026).
Sebanyak 144,93 juta saham Bank Central Asia ditransaksikan, dengan frekuensi 43.006 kali, serta nilai transaksi mencapai Rp 875,06 miliar. Pemodal asing mencatatkan net sell pada saham bersandi BBCA senilai Rp 26,49 billion.
Selama tiga hari perdagangan belakangan, saham perusahaan bank swasta tersebut senantiasa bertengger di zona merah dan membukukan net sell asing dalam jumlah tipis.
Ke mana arah saham emiten terafiliasi Grup Djarum ini selanjutnya?
CGS International Sekuritas melalui kalkulasinya untuk sesi transaksi Kamis (25/6/2026) memandang adanya risiko BBCA melorot menuju area support pertama 5.833 serta support kedua 5.742.
Walau begitu, tetap terbuka celah bagi saham Bank Central Asia untuk menguat apabila berhasil menyentuh pivot 6.017 dengan posisi resistance pertama pada 6.108 kemudian resistance kedua 6.292.