IHSG Melemah, Investor Asing Justru Borong Saham Rp 2,51 Triliun di BEI

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Melemah, Investor Asing Justru Borong Saham Rp 2,51 Triliun di BEI
Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG). (Foto: Bloomberg Technoz)

JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan setelah sebelumnya sempat membukukan penguatan selama dua hari berturut-turut. 

Merujuk pada laporan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, posisi IHSG menyusut sebesar 0,55 persen menuju level 6.220,74 pada sesi penutupan transaksi perdagangan Rabu (17/6/2026).

Di sepanjang pergerakan sesi transaksi, indeks bergerak fluktuatif dalam rentang batas bawah di level 6.179 hingga batas atas pada level 6.377. 

Akumulasi volume perdagangan saham di jaringan BEI menyentuh angka 34,10 miliar unit lembar dengan nilai transaksi perdagangan keseluruhan mencapai Rp 24,70 triliun.

Kendati posisi IHSG tengah berlabuh di zona merah, para penanam modal asing justru membukukan aksi beli bersih (net buy) dalam skala masif sebesar Rp 2,51 triliun di seluruh jaringan pasar.

 Berikut dipaparkan rincian 10 emiten saham yang mencatatkan nilai beli bersih paling jumbo oleh para investor mancanegara pada perdagangan hari Rabu:

  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): Rp 2,77 triliun
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 449,95 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 403,24 miliar
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI): Rp 67,55 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 38,7 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS): Rp 36,37 miliar
  • PT AMman Mineral INternasional Tbk (AMMN): Rp 17,14 miliar
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 13,37 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp 10,02 miliar
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp 8,4 miliar

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua