Rabu, 13 Mei 2026

Gran Max Kuasai Pasar Pick Up Daihatsu Siap Gas

Gran Max Kuasai Pasar Pick Up Daihatsu Siap Gas
Gran Max Kuasai Pasar Pick Up Daihatsu Siap Gas

JAKARTA - Dominasi kendaraan niaga ringan di Indonesia kembali ditegaskan oleh performa salah satu model andalan yang terus menunjukkan kekuatan di pasar.

Di tengah pertumbuhan sektor usaha, kendaraan pick up menjadi tulang punggung distribusi barang, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang membutuhkan mobilitas efisien dan fleksibel.

Kondisi tersebut tercermin dari pencapaian Daihatsu Gran Max yang berhasil menguasai sekitar 58% segmen pick up low sepanjang 2025. Capaian ini memperkuat posisi model tersebut sebagai kontributor utama penjualan kendaraan niaga di bawah naungan PT Astra Daihatsu Motor.

Baca Juga

Pasokan Iran Terhenti, Harga Minyak WTI Bertahan di Kisaran USD102

“Sekitar 45% penjualan Daihatsu itu dikontribusikan Gran Max,” kata Tri Mulyono selaku Marketing and CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation pada acara Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2026.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kendaraan niaga ringan masih memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya distribusi barang di berbagai sektor usaha.

Dominasi Gran Max Di Segmen Pick Up Nasional

Keberhasilan Gran Max tidak hanya terlihat dari angka penjualan, tetapi juga dari pangsa pasar yang terus terjaga. Dengan penguasaan sekitar 58% di segmen pick up low, model ini menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tangguh dan ekonomis.

Selain itu, kontribusi Gran Max terhadap total penjualan Daihatsu juga cukup signifikan. Sekitar 45% penjualan perusahaan berasal dari model ini, menjadikannya tulang punggung bisnis kendaraan komersial.

Secara keseluruhan, Daihatsu mencatat penjualan retail sekitar 139.000 unit sepanjang 2025. Angka ini setara dengan pangsa pasar 16,7% dan mempertahankan posisi nomor dua di pasar otomotif nasional.

Dominasi Gran Max tak lepas dari performanya di berbagai segmen. Selain pick up, Gran Max blind van dan minibus juga mencatat pangsa pasar di atas 90% di segmen semi komersial.

Hal ini menunjukkan bahwa fleksibilitas produk menjadi salah satu faktor utama keberhasilan. Gran Max mampu menjangkau berbagai kebutuhan, mulai dari distribusi barang hingga transportasi penumpang.

Pertumbuhan Pasar Kendaraan Niaga Semakin Positif

Di sisi lain, pasar kendaraan niaga di Indonesia juga menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup kuat. Segmen ini berkontribusi sekitar 27% atau lebih dari 221.000 unit dari total pasar otomotif nasional yang mencapai 834.000 unit pada 2025.

Pertumbuhan tersebut bahkan mencapai sekitar 13% dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi, terutama di sektor usaha, terus bergerak positif.

“Artinya sektor usaha, termasuk UMKM, masih mengalami pertumbuhan,” timpal Rokky Irvayandi selaku Deputy Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor pada kesempatan yang sama.

Peningkatan ini juga mencerminkan kebutuhan akan kendaraan niaga yang semakin tinggi, terutama untuk mendukung distribusi barang dan jasa di berbagai wilayah.

Fleksibilitas Produk Jadi Kunci Keunggulan

Salah satu faktor yang mendorong keberhasilan Gran Max adalah fleksibilitas yang ditawarkan. Kendaraan ini hadir dalam berbagai varian, mulai dari pick up, blind van, hingga minibus, dengan pilihan konfigurasi mesin dan fitur yang beragam.

Rokky menambahkan, keberhasilan Gran Max didorong oleh fleksibilitas dan varian yang lengkap. Model ini hadir dalam pilihan pick up, blind van, dan minibus dengan beragam konfigurasi mesin dan fitur.

Gran Max juga digunakan di berbagai sektor usaha. Mulai dari distribusi sembako, logistik, hingga transportasi penumpang yang membutuhkan kendaraan efisien dan andal.

Kemampuan beradaptasi dengan berbagai kebutuhan usaha membuat Gran Max tetap relevan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha yang membutuhkan solusi kendaraan serbaguna.

Strategi Daihatsu Perkuat Posisi Di GIICOMVEC

Untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan niaga, Daihatsu turut memanfaatkan momentum pameran otomotif sebagai ajang memperkenalkan inovasi. Dalam Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2026, perusahaan menghadirkan berbagai konsep kendaraan berbasis Gran Max.

Di ajang tersebut, Daihatsu menampilkan empat unit Gran Max sebagai solusi bisnis, termasuk konsep mobile market. Konsep ini menawarkan ide usaha minimarket berjalan yang fleksibel dan dapat menjangkau berbagai lokasi.

“Tema kami ‘Tumbuh Bersama, Bisnis Makin Kuat’, karena kami ingin jadi partner mobilitas bagi pelaku usaha,” kata Tri Mulyono.

Langkah ini menunjukkan bahwa Daihatsu tidak hanya fokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga berupaya menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis mereka.

Dengan strategi yang berfokus pada kebutuhan pelanggan dan inovasi produk, Daihatsu optimistis dapat mempertahankan dominasinya di segmen kendaraan niaga.

Ke depan, pertumbuhan sektor usaha yang terus meningkat diperkirakan akan mendorong permintaan kendaraan niaga semakin tinggi. Dalam kondisi tersebut, Gran Max berpotensi tetap menjadi pilihan utama berkat kombinasi antara efisiensi, fleksibilitas, dan daya tahan.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Minyak WTI Melesat ke USD 102,18, Harga Timah Justru Anjlok

Harga Minyak WTI Melesat ke USD 102,18, Harga Timah Justru Anjlok

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Naik

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Naik

Harga CPO Bursa Malaysia Anjlok Akibat Tekanan Stok dan Pasar China

Harga CPO Bursa Malaysia Anjlok Akibat Tekanan Stok dan Pasar China

Harga BBM Pertamina 13 Mei 2026: Pertamax Turbo & Dex Naik Signifikan

Harga BBM Pertamina 13 Mei 2026: Pertamax Turbo & Dex Naik Signifikan

Industri Otomotif Global Pulih Harga Karet Sumsel Tembus Rp 38 Ribu

Industri Otomotif Global Pulih Harga Karet Sumsel Tembus Rp 38 Ribu