Jumat, 03 April 2026

Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Disiapkan Matang dan Menyeluruh

Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Disiapkan Matang dan Menyeluruh
Pemerintah Pastikan Uji Coba MLFF Disiapkan Matang dan Menyeluruh

JAKARTA - Pemerintah kembali menegaskan keseriusannya dalam melanjutkan pengembangan sistem pembayaran jalan tol nirhenti nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF).

Setelah sempat mengalami stagnasi, proyek yang sudah lama dirancang ini kini memasuki tahap persiapan uji coba ulang dengan pendekatan yang lebih matang dan menyeluruh. 

Langkah ini dilakukan agar implementasi sistem MLFF benar-benar siap digunakan serta mampu menjawab berbagai kendala yang sebelumnya sempat muncul.

Baca Juga

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Berlaku Atau Ditiadakan

Sistem MLFF sendiri menjadi salah satu inovasi yang diharapkan dapat mengubah pola transaksi di jalan tol menjadi lebih modern. 

Dengan konsep pembayaran tanpa berhenti dan tanpa sentuh, pengguna jalan tol nantinya tidak lagi perlu melakukan transaksi manual di gerbang tol. Hal ini tentu diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi perjalanan. 

Namun, sebelum sistem ini diterapkan secara luas, pemerintah ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar dan dapat diterima oleh seluruh pihak terkait.

Karena itu, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama pihak terkait kini mempersiapkan uji coba ulang yang lebih komprehensif. 

Tidak hanya sebatas pengujian fitur aplikasi, proses ini juga akan mencakup alur penggunaan secara menyeluruh mulai dari sisi pengguna hingga pembayaran benar-benar diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). 

Pendekatan ini dipilih agar hasil uji coba bisa menjadi dasar yang lebih kuat untuk menentukan kesiapan sistem MLFF ke depan.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menerapkan teknologi baru di sektor jalan tol. Sebaliknya, seluruh tahapan dirancang agar pelaksanaannya matang, terukur, dan mampu meminimalkan perbedaan penilaian seperti yang sempat terjadi sebelumnya.

Pemerintah Siapkan Uji Coba Ulang Secara Menyeluruh

Pemerintah akan melakukan uji coba kembali sistem pembayaran jalan tol nirhenti nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF). Kepala Badan Pengatur Jalan Toll (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan pelaksanaan sistem pembayaraan MLFF ini memang sempat mengalami stagnasi.

Pada akhir tahun lalu, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merekomendasikan BPJT untuk melanjutkan atau melakukan uji coba kembali MLFF.

 "Hal ini karena sebelumnya terdapat dua klaim yang berbeda, di mana dari BPJT atau BUJT menyatakan bahwa sistem belum berhasil, sementara dari Roatex menyatakan bahwa sistem tersebut sudah berhasil," kata Wilan Oktavian.

Untuk itu, kata Wilan, BPJT merencanakan uji coba kembali yang dilakukan secara end to end. Pengujian ini akan mencakup seluruh proses mulai dari pengguna mengunduh aplikasi, menggunakan sistem hingga pembayaran benar-benar diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin menghindari perbedaan persepsi dalam evaluasi sistem. Dengan model pengujian menyeluruh, hasil uji coba nantinya diharapkan bisa menggambarkan performa sistem secara nyata dari awal hingga akhir transaksi.

Tahapan Pra Uji Coba Mulai Disusun

Menurutnya, ada beberapa tahapan pelaksanaan uji coba yang sudah disepakati, yaitu pra uji coba yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pada tahap ini, Roatex sesuai kontrak memiliki kewajiban untuk menyiapkan Term of Reference (TOR) uji coba.

Untuk menyiapkan TOR Uji Coba, telah dilakukan functional test pada 3-5 Maret 2026. "Functional test itu lebih ke mencoba demonstrasi fitur aplikasi yang ada di CANTAS dan lebih ke positif skenario," ujar Wilan.

Dalam waktu dekat akan dilakukan kembali functional test tahap dua, tujuannya untuk melengkapi kesiapan infrastruktur jalan tol yang akan digunakan. Setelah seluruh kesiapan terpenuhi, barulah akan dilaksanakan pra uji coba secara menyeluruh.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan teknis maupun operasional sebelum masuk ke fase yang lebih besar. 

Pemerintah tampaknya ingin setiap komponen, baik aplikasi maupun infrastruktur, benar-benar sinkron agar uji coba tidak hanya berjalan, tetapi juga menghasilkan evaluasi yang valid.

Target Pelaksanaan Semakin Cepat Semakin Baik

"Untuk target waktu pelaksanaannya, prinsipnya adalah semakin cepat semakin baik atau the sooner the better," katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah ingin percepatan pelaksanaan, namun tetap dengan prinsip kehati-hatian. Artinya, percepatan bukan berarti mengorbankan kesiapan. 

Justru, seluruh rangkaian uji coba ini dirancang agar dapat berlangsung sesegera mungkin setelah seluruh syarat teknis terpenuhi.

Sikap ini cukup penting mengingat proyek MLFF sudah berjalan cukup lama dan menjadi salah satu transformasi besar dalam sistem transaksi jalan tol di Indonesia. Publik tentu menaruh harapan agar proyek ini tidak terus tertunda, tetapi juga tidak dipaksakan sebelum benar-benar siap.

Dengan pendekatan seperti ini, pemerintah berusaha menjaga keseimbangan antara target percepatan dan kualitas implementasi. Jika semua tahapan berjalan lancar, uji coba ulang MLFF bisa menjadi momentum penting untuk menentukan arah penerapan sistem ini ke depan.

Proyek MLFF Sudah Dirintis Sejak Satu Dekade Lalu

Untuk diketahui, MLFF diinisiasi sejak 10 tahun lalu atau tepatnya pada saat kunjungan PM Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016. Proyek ini digarap oleh perusahaan teknologi asal Hungaria, Roatex Ltd. melalui anak usahanya, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

Pendanaan untuk proyek MLFF sepenuhnya bersumber dari pemerintah Hungaria senilai USD300 juta atau setara dengan Rp4,65 triliun.

Fakta ini menunjukkan bahwa proyek MLFF bukanlah program baru, melainkan agenda jangka panjang yang telah melalui proses panjang. 

Dukungan pendanaan penuh dari pemerintah Hungaria juga memperlihatkan besarnya skala proyek ini, sekaligus menjadi alasan mengapa pelaksanaannya harus benar-benar diperhitungkan secara matang.

Dengan latar belakang tersebut, uji coba ulang MLFF menjadi fase yang sangat penting. Bukan hanya untuk menilai kesiapan teknologi, tetapi juga untuk memastikan proyek besar yang telah dirancang sejak lama ini dapat benar-benar memberikan manfaat bagi sistem jalan tol nasional.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

WFH Jumat ASN Kemenag, Layanan Nikah Tetap Optimal Terjaga

WFH Jumat ASN Kemenag, Layanan Nikah Tetap Optimal Terjaga

BKD Kaltim Jamin PPPK Tetap Aman Meski Efisiensi Anggaran

BKD Kaltim Jamin PPPK Tetap Aman Meski Efisiensi Anggaran

Indonesia Georgia Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Talenta

Indonesia Georgia Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Talenta

DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati 17 Raperda Jadi Perda

DPRD dan Pemkot Madiun Sepakati 17 Raperda Jadi Perda

Gereja Katedral Jakarta Gelar Jumat Agung Diawali Jalan Salib

Gereja Katedral Jakarta Gelar Jumat Agung Diawali Jalan Salib