Kamis, 02 April 2026

5 Kue Kering Populer Dunia yang Wajib Dicoba Pecinta Camilan

5 Kue Kering Populer Dunia yang Wajib Dicoba Pecinta Camilan
5 Kue Kering Populer Dunia yang Wajib Dicoba Pecinta Camilan

JAKARTA - Camilan manis selalu memiliki tempat tersendiri di hati banyak orang.

Salah satu yang paling sering dinikmati adalah kue kering atau biskuit yang memiliki tekstur renyah dan rasa manis yang menggugah selera. Hidangan sederhana ini kerap menjadi teman bersantai saat menikmati waktu luang, terutama ketika ditemani secangkir teh hangat atau kopi.

Tidak hanya sekadar camilan, kue kering juga memiliki cerita panjang yang berkaitan dengan budaya dan tradisi kuliner dari berbagai negara. Setiap daerah di dunia memiliki resep khas yang mencerminkan bahan lokal, teknik memasak, hingga kebiasaan masyarakat setempat dalam menikmati makanan.

Baca Juga

Atasan Warna Mocca Cocok Dipadukan Dengan Celana Warna Apa?Cek Disini

Menjelajahi aneka kue kering dari berbagai belahan dunia bisa menjadi pengalaman yang menarik. Setiap jenis memiliki ciri khas rasa, bentuk, serta cara penyajian yang berbeda. Ada yang terkenal karena teksturnya yang lembut, ada pula yang digemari karena renyah dan tahan lama.

Bagi para pecinta camilan manis, mengenal berbagai jenis kue kering dari dunia tentu menambah referensi rasa yang unik. 

Berikut beberapa kue kering populer dari berbagai negara yang terkenal dan sering dijadikan favorit oleh banyak orang.

1. Macaroon (Prancis)

Macaroon merupakan kue kering berbasis meringue yang sangat populer karena tampilannya yang penuh warna dan elegan. Kue ini terbuat dari campuran putih telur, gula pasir, dan tepung almond yang menghasilkan tekstur renyah di luar namun sangat lembut di bagian dalam.

Setiap kepingannya biasanya diisi dengan krim mentega, ganache, atau selai buah. Ternyata, pembuatan macaroon membutuhkan teknik yang sangat presisi agar mendapatkan bentuk “kaki” atau pinggiran kasar yang sempurna di bagian bawahnya.

Keindahan warna-warni macaroon sering kali menjadikannya pilihan hadiah yang mewah untuk orang tersayang atau sekadar pelengkap meja makan saat acara spesial.

Selain itu, suhu udara sangat memengaruhi keberhasilan pembuatan kue kering yang halus ini agar tidak retak saat dipanggang. Tekstur yang rapuh namun padat memberikan sensasi makan yang sangat memuaskan bagi para pencinta hidangan penutup klasik.

2. Stroopwafel (Belanda)

Melansir dari Taste of Home, stroopwafel adalah jenis biskuit tipis asal Belanda yang terdiri dari dua lapis wafel renyah dengan isian sirup karamel di tengahnya.

Nama “stroopwafel” sendiri secara harfiah berarti wafel sirup, yang mencerminkan rasa manis legit dari isian karamel yang melimpah. Biskuit ini memiliki aroma kayu manis yang sangat harum dan memberikan sensasi hangat saat dinikmati.

Cara terbaik untuk menikmati stroopwafel adalah dengan meletakkannya di atas cangkir kopi atau teh panas agar uapnya bisa melunakkan sirup karamel di dalamnya. Setelah sirupnya sedikit meleleh, tekstur kenyal dan renyahnya akan berpadu sempurna dalam satu gigitan yang lezat.

Meskipun berasal dari kota Gouda, stroopwafel kini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Kue ini bahkan menjadi salah satu simbol kehangatan tradisi kuliner Belanda yang dikenal luas oleh para pencinta camilan.

3. Shortbread (Skotlandia)

Mengutip laman Biscuit People, shortbread merupakan biskuit tradisional asal Skotlandia yang sangat terkenal karena kandungan menteganya yang tinggi.

Berbeda dengan kue kering lainnya, shortbread asli biasanya hanya menggunakan tiga bahan utama yaitu gula, mentega, dan tepung terigu tanpa menggunakan bahan pengembang. Kombinasi sederhana tersebut justru menghasilkan rasa yang sangat khas.

Teksturnya padat namun mudah lumer di mulut, memberikan sensasi kemewahan rasa mentega yang autentik. Hal inilah yang membuat shortbread tetap digemari hingga sekarang.

Biskuit ini sering kali dibentuk menjadi potongan persegi panjang atau lingkaran besar yang kemudian diiris menjadi bagian-bagian kecil yang cantik. Karena bahan yang digunakan sangat sederhana, kualitas mentega menjadi faktor utama yang menentukan kelezatan shortbread.

4. Biscotti (Italia)

Biscotti atau yang dikenal juga sebagai cantucci merupakan biskuit asal Italia yang memiliki tekstur sangat keras dan renyah. Nama “biscotti” sendiri berarti “dimasak dua kali”.

Istilah tersebut merujuk pada proses pembuatannya yang unik. Adonan pertama kali dipanggang dalam bentuk balok, kemudian diiris tipis dan dipanggang kembali hingga kering.

Proses pemanggangan ganda ini membuat biscotti memiliki tekstur yang sangat kering dan tahan lama. Karena teksturnya cukup keras, biscotti biasanya tidak dimakan begitu saja.

Orang Italia umumnya menikmati biscotti dengan cara mencelupkannya ke dalam minuman seperti kopi atau anggur pencuci mulut. Cara ini membuat teksturnya menjadi lebih lembut sekaligus menghadirkan perpaduan rasa yang khas.

Biscotti tradisional biasanya berisi kacang almond utuh yang memberikan rasa gurih serta aroma kacang yang kuat di setiap gigitannya.

5. Alfajores (Amerika Selatan)

Alfajores merupakan biskuit lapis yang sangat populer di negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina dan Peru. Kue kering ini dikenal karena teksturnya yang sangat lembut dan mudah hancur saat digigit.

Biskuit ini biasanya terbuat dari tepung maizena yang memberikan tekstur sangat halus. Keunikan utamanya terletak pada isian dulce de leche, yaitu karamel susu tradisional dengan rasa manis yang sangat khas.

Bagian pinggiran alfajores sering kali ditaburi dengan parutan kelapa kering sehingga memberikan tambahan tekstur renyah serta aroma gurih yang unik.

Beberapa varian alfajores bahkan dilapisi cokelat atau gula halus untuk menambah kelezatan. Perpaduan tekstur lembut dan rasa manis yang kaya membuat kue ini sangat digemari oleh para pecinta makanan penutup.

Setiap jenis kue kering dari berbagai negara memiliki keunikan tersendiri yang mencerminkan budaya kuliner tempat asalnya. Dari macaroon yang elegan hingga biscotti yang renyah, semuanya menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Menikmati kue kering dari berbagai belahan dunia bukan hanya sekadar menikmati camilan, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk mengenal keragaman tradisi kuliner global yang kaya dan menarik.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

6 Kesalahan Menyimpan Daging Ayam yang Bikin Cepat Busuk

6 Kesalahan Menyimpan Daging Ayam yang Bikin Cepat Busuk

Tren Fashion Gen Z Buku Mini Jadi Gantungan Tas

Tren Fashion Gen Z Buku Mini Jadi Gantungan Tas

Wisatawan Indonesia Masuk Top Foodies Asia Prioritaskan Wisata Kuliner

Wisatawan Indonesia Masuk Top Foodies Asia Prioritaskan Wisata Kuliner

Cara Tepat Menyimpan Nasi Sisa Supaya Tidak Cepat Basi

Cara Tepat Menyimpan Nasi Sisa Supaya Tidak Cepat Basi

8 Rekomendasi Tempat Makan Enak Dekat Terminal Leuwipanjang Bandung Murah

8 Rekomendasi Tempat Makan Enak Dekat Terminal Leuwipanjang Bandung Murah