PLN UPDL Bogor Gelar Pelatihan Pengoperasian PLTD Kecil Untuk Tingkatkan Kompetensi
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor ketenagalistrikan terus dilakukan melalui berbagai program pelatihan teknis.
Salah satunya dilakukan oleh PLN melalui Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan di Bogor. Program ini berfokus pada penguatan kemampuan teknis peserta dalam mengoperasikan pembangkit listrik tenaga diesel skala kecil secara optimal.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan tenaga teknis memiliki pemahaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu menghadapi tantangan operasional di lapangan dengan lebih siap dan terampil.
Baca JugaJadwal Kapal Ferry Singkil Gunung Sitoli Lengkap Selasa 31 Maret 2026
Pembelajaran pengoperasian PLTD kecil di PLN UPDL Bogor
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan Bogor menyelenggarakan pembelajaran Pengoperasian PLTD Kecil dengan kode B.1.152.231.2 pada periode 2-3 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Soetami dan melibatkan berbagai peserta yang mengikuti pelatihan teknis.
Program pembelajaran ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi teknis yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta dalam mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel skala kecil. Seluruh proses pembelajaran dirancang sesuai dengan standar operasional yang berlaku di lingkungan PLN.
Kegiatan ini juga disahkan oleh General Manager PLN Pusdiklat, Y Endah Cahyaningrum. Pelaksanaan pelatihan menggabungkan metode pembelajaran teori dan praktik langsung di lapangan.
Pendekatan pembelajaran berbasis teori dan praktik lapangan
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan, kegiatan praktikum pengoperasian PLTD kecil dilaksanakan pada 3 Maret 2026. Praktikum ini berlangsung di laboratorium pembangkitan yang berada di lingkungan Gedung Soetami.
Melalui praktikum langsung di laboratorium, peserta dilatih mengoperasikan PLTD kecil secara aman, efektif, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pendekatan ini memungkinkan peserta memahami kondisi nyata yang akan dihadapi di lapangan.
Instruktur Ridwan memandu jalannya praktikum dengan memberikan arahan teknis serta pendampingan langsung. Kehadiran instruktur memastikan setiap peserta mendapatkan pemahaman yang tepat selama proses pembelajaran berlangsung.
Penekanan pada pentingnya keterampilan praktis dalam operasional pembangkit
Sebelum kegiatan dimulai, Team Leader Laboratorium PLN UPDL Bogor, Dimas, menyampaikan sambutan pembuka. Ia menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi tenaga teknis.
“Melalui kegiatan pembelajaran dan praktikum ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami konsep pengoperasian PLTD secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, ketelitian, dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur,” ujar Dimas dalam keterangan yang dilansir Senin (30/3/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemampuan praktik menjadi aspek krusial dalam pengoperasian pembangkit listrik. Tanpa keterampilan langsung, pemahaman teori saja tidak cukup untuk menjamin kelancaran operasional.
Materi praktikum mencakup seluruh tahapan pengoperasian PLTD
Dalam pelaksanaannya, modul praktikum dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Materi yang diberikan mencakup berbagai tahapan penting dalam pengoperasian PLTD kecil.
Peserta mempelajari prosedur start-up, pengoperasian unit, pengaturan beban pembangkit, hingga proses shutdown secara sistematis. Setiap tahapan diajarkan secara rinci agar peserta memahami alur kerja secara menyeluruh.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada praktik terbaik dalam pengoperasian pembangkit diesel. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai potensi gangguan operasional yang dapat terjadi selama proses pembangkitan listrik.
Komitmen PLN dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia
Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik ini bertujuan memastikan peserta mampu memahami prinsip kerja peralatan pembangkit. Hal ini juga membantu meningkatkan keterampilan teknis dalam mengelola operasi pembangkit secara efektif dan efisien.
Melalui pelaksanaan program ini, PLN UPDL Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor ketenagalistrikan. Fokus utama diarahkan pada bidang operasi dan pemeliharaan pembangkit.
Diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan. Dengan begitu, operasional pembangkit listrik dapat berjalan lebih aman, andal, dan berkelanjutan.
Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi PLN dalam menyediakan pasokan listrik berkualitas bagi masyarakat. Dengan SDM yang kompeten, sistem ketenagalistrikan nasional dapat terus berkembang secara optimal
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BPJS Kesehatan Dorong Peserta Aktif Manfaatkan Layanan Digital Mobile JKN
- Selasa, 31 Maret 2026
DAMRI Catat Lonjakan Penumpang Pemadu Moda Bandara Selama Lebaran 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Kerja Sama Bilateral RI-Jepang Fokus pada Investasi Energi Terbarukan Masa Depan
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
BPJS Kesehatan Dorong Peserta Aktif Manfaatkan Layanan Digital Mobile JKN
- Selasa, 31 Maret 2026
DAMRI Catat Lonjakan Penumpang Pemadu Moda Bandara Selama Lebaran 2026
- Selasa, 31 Maret 2026
Pendapatan Kalbe Farma Melesat, Laba Bersih Capai Triliunan Rupiah Sepanjang 2025
- Selasa, 31 Maret 2026


.jpg)






