JAKARTA - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA), emiten farmasi terkemuka di Indonesia, berhasil menunjukkan performa yang solid sepanjang tahun 2025.
Meskipun tantangan global dan domestik terus mewarnai sektor industri, perusahaan ini berhasil membukukan kenaikan yang signifikan pada pendapatan dan laba bersih.
Laba bersih DVLA tercatat sebesar Rp 163,95 miliar pada tahun 2025, mengalami peningkatan sekitar 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 156,15 miliar.
Baca JugaDireksi Bank JTrust Borong Saham BCIC Serentak Total Pembelian Capai Rp25 Juta
Sementara itu, pendapatan perusahaan sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp 2,23 triliun, tumbuh 6,9% dibandingkan dengan pendapatan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,09 triliun.
Kinerja positif ini menunjukkan kemampuan DVLA untuk bertahan dan berkembang meskipun ada berbagai tantangan, termasuk peningkatan biaya operasional dan persaingan yang semakin ketat di sektor farmasi.
Pendapatan dan Laba Bruto yang Tumbuh Signifikan
Pada tahun 2025, DVLA juga berhasil mencatatkan peningkatan yang signifikan pada laba bruto. Beban pokok pendapatan perusahaan mengalami kenaikan sebesar 2,9% menjadi Rp 1,02 triliun, namun laba bruto tetap meningkat sebesar 10,6% menjadi Rp 1,21 triliun.
Peningkatan ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mengelola biaya produksi dan meningkatkan efisiensi operasional meskipun menghadapi tekanan biaya yang meningkat.
Laba usaha DVLA tercatat sebesar Rp 216,23 miliar, yang juga mengalami pertumbuhan 4,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan pengelolaan bisnis yang baik, dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan pengendalian biaya yang lebih ketat.
Peningkatan Kinerja Keuangan dan Ekuitas yang Kuat
Selain mencatatkan laba yang lebih tinggi, perusahaan juga berhasil meningkatkan total ekuitasnya menjadi Rp 1,48 triliun pada akhir tahun 2025. Ekuitas ini meningkat sebesar 2,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 1,45 triliun.
Peningkatan ekuitas ini menunjukkan penguatan struktur modal perusahaan, yang memberikan landasan yang lebih kuat untuk mendukung ekspansi dan pertumbuhan di masa depan.
Namun, ada sedikit peningkatan pada total liabilitas perusahaan yang tercatat naik 22,2% menjadi Rp 870,44 miliar. Kewajiban jangka pendek menjadi porsi terbesar dari liabilitas ini, dengan angka mencapai Rp 679,93 miliar.
Meskipun terjadi peningkatan pada kewajiban, DVLA masih dapat mengelola struktur keuangan dengan baik, mengingat peningkatan ekuitas yang cukup signifikan.
Pertumbuhan Aset yang Meningkatkan Kekuatan Perusahaan
DVLA juga menunjukkan kinerja positif pada sisi aset. Total aset perusahaan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 2,35 triliun, meningkat 8,7% dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2,16 triliun.
Peningkatan aset ini mencerminkan pertumbuhan yang sehat, yang tidak hanya didorong oleh kinerja operasional yang baik, tetapi juga oleh investasi yang dilakukan perusahaan untuk mendukung ekspansi dan penguatan posisi pasar.
Dengan adanya peningkatan aset dan ekuitas, Darya-Varia kini memiliki posisi yang lebih kuat untuk menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.
Hal ini membuka peluang bagi perusahaan untuk terus meningkatkan skala operasional dan memperluas pangsa pasar, baik di pasar domestik maupun internasional.
Fokus untuk Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
Melihat kinerja yang positif sepanjang 2025, manajemen DVLA menunjukkan optimisme tinggi untuk melanjutkan perjalanan pertumbuhannya pada tahun 2026.
Perusahaan tetap berkomitmen untuk memperkuat kapasitas produksinya dan terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin berkembang, terutama di sektor kesehatan dan farmasi yang memiliki potensi besar di Indonesia.
Meskipun terdapat tantangan terkait dengan fluktuasi harga bahan baku dan tekanan biaya lainnya, DVLA percaya bahwa fundamental pasar yang kuat, ditambah dengan strategi bisnis yang solid, akan memungkinkan perusahaan untuk terus tumbuh dan mempertahankan daya saingnya di pasar.
Dalam menghadapi tahun 2026, Darya-Varia juga akan terus berfokus pada efisiensi operasional, inovasi produk, serta pengembangan saluran distribusi untuk memperluas pasar.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, perusahaan berharap dapat mempertahankan kinerja keuangan yang baik dan meningkatkan kontribusinya terhadap industri farmasi nasional.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BRIN Dorong Teknologi Pertanian Berkelanjutan untuk Hadapi Perubahan Iklim
- Senin, 30 Maret 2026
DKI Jakarta Raih Peringkat Kedua dalam Indeks Pelayanan Publik Nasional
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
ABMM Siapkan Ekspansi Tambang Aceh Kalimantan Tengah Usai Laba Turun Pada 2025
- Senin, 30 Maret 2026
Jadwal KRL Jogja–Solo Lengkap 30 Maret 2026: Panduan Perjalanan Terbaru
- Senin, 30 Maret 2026
Jadwal KRL Solo–Jogja 30 Maret 2026: Panduan Lengkap Perjalanan Hari Senin
- Senin, 30 Maret 2026










.jpg)

