Rabu, 01 April 2026

Konsorsium Petrosea-ETI-Nindya Raih Kontrak Strategis LNG di Blok Masela

Konsorsium Petrosea-ETI-Nindya Raih Kontrak Strategis LNG di Blok Masela
Konsorsium Petrosea-ETI-Nindya Raih Kontrak Strategis LNG di Blok Masela

JAKARTA - PT Petrosea Tbk (PTRO) bersama konsorsium Petrosea-ETI-Nindya menandatangani kontrak Onshore LNG Perimeter Construction Works pada 2 Maret 2026. Proyek ini akan berlangsung di Lapangan Abadi, Blok Masela, Kepulauan Tanimbar, Maluku, sebagai bagian dari pengembangan gas dan LNG strategis Indonesia.

Pembangunan ini diharapkan mendukung ketahanan energi nasional dan memperkuat suplai gas domestik. Nilai kontrak proyek diperkirakan sekitar Rp989 miliar dengan durasi 36 bulan.

Porsi Petrosea dalam Konsorsium dan Lingkup Pekerjaan

Baca Juga

Kinerja Sinergi Inti Andalan Prima INET Melonjak Tajam Tahun 2025

Dalam konsorsium, PTRO memiliki porsi partisipasi sebesar 36%. Manajemen PTRO menyatakan, ruang lingkup proyek mencakup pembangunan pagar perimeter dan public expansion road.

Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan jalan pengalihan, relokasi jaringan listrik eksisting, serta opsi pembangunan pioneering jetty dan mini Intensive Vital Care Unit (IVCU). Proyek ini dirancang untuk mendukung efisiensi operasional dan keselamatan area proyek.

Pengalaman Petrosea sebagai Perusahaan Multidisiplin

PTRO memiliki rekam jejak lebih dari lima dekade dalam menyediakan layanan terpadu. Perusahaan menangani seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, termasuk EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, dan logistik untuk sektor pertambangan serta minyak dan gas di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.

Keahlian multidisiplin ini menjadi modal penting bagi PTRO untuk menyelesaikan proyek strategis LNG dengan standar internasional. Setiap pekerjaan didukung oleh penerapan praktik terbaik di bidang teknik, manajemen risiko, dan logistik.

Budaya K3L dan Operational Excellence

PTRO menekankan budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang kuat. Target zero accident, operational excellence, dan continuous improvement menjadi landasan dalam seluruh proyek perusahaan.

Selain itu, faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance (GCG) menjadi tulang punggung keberlanjutan perusahaan. Budaya ini memastikan bahwa proyek besar seperti Blok Masela dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan keselamatan dan kualitas.

Dampak Strategis Proyek LNG untuk Petrosea dan Nasional

Proyek Onshore LNG Blok Masela memperkuat posisi PTRO sebagai pemain utama dalam sektor minyak dan gas nasional. Kesuksesan proyek ini diharapkan meningkatkan kinerja operasional dan mendukung pertumbuhan energi Indonesia.

Dengan nilai kontrak hampir Rp1 triliun dan jangka waktu tiga tahun, proyek ini menunjukkan kemampuan konsorsium Petrosea-ETI-Nindya dalam menangani proyek berskala besar. Pembangunan infrastruktur strategis ini juga menjadi bukti kontribusi nyata sektor swasta terhadap ketahanan energi nasional.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025