Kamis, 02 April 2026

WEHA Transportasi Prediksi Lonjakan Penumpang DayTrans Saat Mudik Lebaran 2026

WEHA Transportasi Prediksi Lonjakan Penumpang DayTrans Saat Mudik Lebaran 2026
WEHA Transportasi Prediksi Lonjakan Penumpang DayTrans Saat Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk. (WEHA) memproyeksikan lonjakan penumpang pada segmen intercity shuttle DayTrans menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Direktur Finance & Accounting WEHA, Edgar Surjadi, mengatakan momentum Ramadan menghadirkan dinamika tersendiri bagi mobilitas penumpang perusahaan.

Dinamika Permintaan di Bulan Ramadan

Secara historis, permintaan armada bus pariwisata White Horse menurun saat Ramadan karena sekolah dan perusahaan menunda kegiatan wisata. Namun, penurunan ini biasanya diimbangi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran.

Baca Juga

Kinerja Sinergi Inti Andalan Prima INET Melonjak Tajam Tahun 2025

Edgar menambahkan, segmen shuttle antarkota DayTrans diperkirakan mengalami kenaikan tingkat keterisian penumpang sekitar 5–7 persen pada periode mudik. Lonjakan ini menunjukkan bahwa DayTrans menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota selama Lebaran.

Persiapan Operasional Menjelang Mudik

WEHA telah mempersiapkan operasional sejak awal tahun untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Optimalisasi jadwal keberangkatan serta kesiapan armada dan kru melalui training intensif telah dilakukan sejak Februari 2026.

Langkah ini bertujuan memastikan layanan tetap aman dan nyaman meski permintaan meningkat tajam. Penyiapan armada baru dan pelatihan kru menjadi kunci keberhasilan perusahaan menghadapi periode peak season.

Proyeksi Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih

Secara keseluruhan, WEHA menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sekitar 10 persen pada 2026. Pertumbuhan ini diproyeksikan didorong oleh penguatan lini bisnis shuttle, penyewaan armada kontrak, dan jasa wisata.

Momentum Lebaran tahun ini dinilai lebih ideal dibanding 2025 karena jarak antarperiode liburan lebih memungkinkan mobilitas masyarakat meningkat. Hal ini membuat prospek angkutan penumpang DayTrans lebih kuat dibanding tahun sebelumnya.

Ekspansi Armada dan Strategi Diversifikasi Bisnis

Sepanjang 2024–2025, WEHA menambah puluhan unit armada baru, mulai dari medium bus, luxury big bus, hingga Hiace. Penambahan ini meningkatkan kapasitas angkut DayTrans, sehingga dapat menampung lonjakan penumpang lebih besar saat mudik.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, WEHA juga menjalankan strategi diversifikasi melalui penyewaan armada antar-jemput karyawan dan sekolah berbasis kontrak jangka panjang. Strategi ini memberi arus kas stabil dan risiko lebih rendah bagi perusahaan.

Pengembangan Layanan DayTrans dan Pariwisata

Selain itu, WEHA terus membuka rute baru DayTrans serta memperkuat integrasi transportasi dari bandara strategis di Pulau Jawa. Di sektor pariwisata, platform Explorer.id menargetkan pasar korporasi dengan menawarkan paket outing karyawan dan perjalanan grup perusahaan.

Dengan strategi ini, WEHA optimistis dapat memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran 2026 untuk mendorong pertumbuhan pendapatan. Perusahaan menilai integrasi layanan shuttle dan pariwisata menjadi kunci memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Pendapatan Personel Alih Daya Tembus Rp1,16 Triliun Sepanjang 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Personel Alih Daya Bukukan Laba Bersih Rp2,48 Miliar Tahun 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

Gajah Tunggal Cetak Laba Rp1,24 Triliun Pada Tahun Buku 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

MAP Aktif Adiperkasa Bukukan Laba Bersih Rp1,72 Triliun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025

Diastika Biotekindo Raup Pendapatan Rp201 Miliar Sepanjang Tahun 2025