Jumat, 06 Maret 2026

PT Jababeka Tbk Catat Penjualan Marketing Sales Tertinggi di 2025 dengan Pertumbuhan Signifikan

PT Jababeka Tbk Catat Penjualan Marketing Sales Tertinggi di 2025 dengan Pertumbuhan Signifikan
PT Jababeka Tbk Catat Penjualan Marketing Sales Tertinggi di 2025 dengan Pertumbuhan Signifikan

JAKARTA - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berhasil membukukan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp 3,65 triliun sepanjang 2025. Pencapaian ini melampaui target perusahaan yang ditetapkan senilai Rp 3,5 triliun dan menunjukkan performa yang kuat di tengah persaingan industri.

Angka marketing sales 2025 ini juga menjadi rekor tertinggi bagi Perseroan dan mencerminkan pertumbuhan sekitar 13% dibandingkan tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp 3,2 triliun. Peningkatan ini menunjukkan daya tarik kawasan industri Jababeka yang tetap kuat meski menghadapi dinamika ekonomi global.

“Hal ini semakin menegaskan daya tarik kawasan industri KIJA yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global,” ungkap Corporate Secretary PT Kawasan Industri Jababeka Tbk Muljadi Suganda dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 4 Maret 2026. Pernyataan ini menegaskan posisi Jababeka sebagai salah satu kawasan industri terkemuka di Indonesia.

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Siapkan Ratusan Kapal Untuk Distribusi Energi Nasional Saat Ramadan dan Idulfitri 2026

Target Penjualan 2026 dan Fokus Kawasan Industri

Untuk tahun 2026, Perseroan menetapkan target penjualan pemasaran sebesar Rp 3,75 triliun. Target ini didorong oleh permintaan yang tetap tinggi terhadap lahan industri di Kendal dan Cikarang, menegaskan bahwa sektor properti industri masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

Dari target tersebut, Rp 1,25 triliun diharapkan berasal dari Cikarang, terdiri dari Rp 800 miliar dari penjualan tanah matang dan produk industri, serta Rp 450 miliar dari produk residensial dan komersial. Strategi ini menunjukkan fokus Jababeka pada diversifikasi produk untuk memperkuat portofolio penjualan.

“Sisa sebesar Rp 2,5 triliun ditargetkan berasal dari Kendal, yang seluruhnya merupakan produk industri,” tambah Muljadi. Kawasan Kendal menjadi fokus utama untuk memenuhi permintaan investor yang mencari lahan industri strategis di wilayah Jawa Tengah.

Pendapatan dan Laba Bersih Perseroan

Sepanjang tahun 2025, KIJA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 5,14 triliun. Pencapaian ini naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya dan menegaskan keberhasilan strategi ekspansi serta penjualan lahan industri.

Perseroan juga mampu mencetak laba bersih sebesar Rp 857,1 miliar pada 2025. Angka ini meningkat dibandingkan Rp 770 miliar di tahun sebelumnya, menunjukkan efisiensi operasional dan manajemen keuangan yang solid.

Kinerja ini sekaligus menegaskan bahwa Jababeka tetap menjadi pilihan utama investor untuk investasi lahan industri. Pertumbuhan laba dan penjualan ini menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap kualitas dan lokasi kawasan industri Jababeka.

Strategi Pengembangan Produk dan Layanan

Selain fokus pada lahan industri, Jababeka juga mengembangkan produk residensial dan komersial. Pendekatan ini membantu Perseroan menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus menambah sumber pendapatan non-industri.

Langkah ini juga memungkinkan Jababeka untuk menawarkan layanan terpadu bagi investor dan pengusaha, mulai dari lahan industri hingga fasilitas pendukung. Kombinasi strategi ini memperkuat posisi Jababeka sebagai kawasan industri modern yang terintegrasi.

Dengan pencapaian marketing sales tertinggi dan pertumbuhan laba yang konsisten, Perseroan menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap dinamika ekonomi. Strategi diversifikasi produk dan ekspansi di Cikarang serta Kendal menjadi kunci keberhasilan Jababeka.

Prospek Pertumbuhan dan Ekspansi Kawasan Industri

Target marketing sales 2026 sebesar Rp 3,75 triliun mencerminkan optimisme Jababeka terhadap pertumbuhan industri di dalam negeri. Permintaan yang terus tinggi dari investor domestik maupun asing menjadi faktor utama dalam proyeksi pertumbuhan Perseroan.

Ekspansi di kawasan Cikarang dan Kendal diharapkan mampu menambah nilai properti dan meningkatkan daya saing Jababeka di pasar industri nasional. Peningkatan infrastruktur dan dukungan fasilitas pendukung juga menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi kawasan.

Dengan pencapaian 2025 yang melebihi target, Jababeka menunjukkan kapasitas manajemen dan strategi pemasaran yang efektif. Ke depan, Perseroan diproyeksikan terus mencetak pertumbuhan positif serta mempertahankan reputasinya sebagai kawasan industri unggulan di Indonesia.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kinerja Keuangan PT Elnusa Tbk Tembus Laba dan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT Elnusa Tbk Tembus Laba dan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Tahun 2025

DCI Indonesia Tbk Catat Kinerja Keuangan Luar Biasa dengan Laba Melesat Tahun 2025

DCI Indonesia Tbk Catat Kinerja Keuangan Luar Biasa dengan Laba Melesat Tahun 2025

Strategi Cerdas Avia Avian Mempertahankan Pertumbuhan di Tengah Pelemahan Daya Beli Tahun 2026

Strategi Cerdas Avia Avian Mempertahankan Pertumbuhan di Tengah Pelemahan Daya Beli Tahun 2026

Strategi Cerdas Cisarua Mountain Dairy Tbk Menargetkan Pertumbuhan Penjualan Dua Digit Tahun 2026

Strategi Cerdas Cisarua Mountain Dairy Tbk Menargetkan Pertumbuhan Penjualan Dua Digit Tahun 2026

Perkuatan Sistem Parkir Secure Parking Targetkan Kinerja Maksimal Saat Lebaran

Perkuatan Sistem Parkir Secure Parking Targetkan Kinerja Maksimal Saat Lebaran