JAKARTA - Memasuki periode Februari 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bagi para pelaku UMKM yang berencana melakukan ekspansi bisnis, pemahaman mengenai skema cicilan sangatlah penting untuk menjaga stabilitas arus kas (cash flow) perusahaan.
Tahun ini, BRI menawarkan fleksibilitas plafon mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dengan tenor yang bervariasi. Dengan suku bunga yang tetap disubsidi oleh pemerintah, KUR BRI menjadi opsi pembiayaan paling rasional bagi pengusaha yang ingin mendapatkan modal kerja dengan beban bunga rendah.
Informasi mengenai tabel angsuran per 25 Februari 2026 ini sangat dinantikan oleh masyarakat guna menghitung rasio kemampuan bayar.
Baca JugaBSI Perluas Inklusi Keuangan Melalui Penambahan Jaringan Agen Hingga 127 Ribu Unit
Dalam skema terbaru, BRI menerapkan aturan yang ketat namun transparan, di mana setiap debitur diharapkan dapat naik kelas dari segmen Mikro ke segmen Ritel. Penting untuk dicatat bahwa rincian cicilan per bulan dapat sedikit berbeda tergantung pada jenis sektor usaha dan penilaian profil risiko debitur oleh pihak bank. Mari kita bedah lebih dalam mengenai detail cicilan dan persyaratan terbaru yang berlaku.
Rincian Tabel Angsuran KUR BRI Plafon Satu Hingga Dua Ratus Juta
Secara umum, suku bunga KUR BRI 2026 untuk nasabah baru (pertama kali mengajukan) adalah 6% efektif per tahun. Namun, bagi Anda yang sudah pernah mengambil KUR sebelumnya, akan berlaku kenaikan bunga berjenjang (7%, 8%, hingga 9%). Berikut adalah estimasi tabel angsuran untuk beberapa plafon populer guna memudahkan perencanaan Anda:
| Plafon Pinjaman | Tenor 12 Bulan | Tenor 24 Bulan | Tenor 36 Bulan | Tenor 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp10.000.000 | Rp883.333 | Rp466.667 | Rp327.778 | Rp216.667 |
| Rp50.000.000 | Rp4.416.667 | Rp2.333.333 | Rp1.638.889 | Rp1.083.333 |
| Rp100.000.000 | Rp8.833.333 | Rp4.666.667 | Rp3.277.778 | Rp2.166.667 |
| Rp200.000.000 | Rp17.666.667 | Rp9.333.333 | Rp6.555.556 | Rp4.333.333 |
Besaran cicilan di atas merupakan estimasi dengan suku bunga 6%. Untuk pinjaman di atas Rp100 juta, biasanya akan dikategorikan ke dalam KUR Kecil, yang membutuhkan persyaratan tambahan seperti kepemilikan agunan tambahan (jaminan) sesuai dengan kebijakan kantor cabang setempat.
Kategori Dan Jenis Pinjaman KUR BRI Yang Tersedia Tahun 2026
BRI membagi produk KUR menjadi beberapa kategori agar lebih tepat sasaran sesuai dengan skala usaha masyarakat:
KUR Super Mikro: Ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau ibu rumah tangga yang memiliki usaha produktif dengan plafon maksimal Rp10 juta. Suku bunganya sangat rendah, yakni hanya 3% efektif per tahun.
KUR Mikro: Kategori yang paling banyak diminati dengan plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta. Tidak memerlukan agunan tambahan, cukup dengan jaminan usaha yang layak.
KUR Kecil: Diperuntukkan bagi usaha yang sudah lebih mapan dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta. Pada kategori ini, bank mewajibkan adanya agunan tambahan dan kepemilikan NPWP.
KUR PMI: Khusus untuk pembiayaan keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI/PMI) ke luar negeri dengan plafon maksimal Rp100 juta.
Persyaratan Administrasi Dan Kriteria Kelayakan Debitur Terbaru
Untuk memastikan pengajuan Anda segera diproses pada tahun 2026 ini, pastikan dokumen-dokumen berikut telah siap dalam format fisik maupun digital:
Identitas Diri: KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Nikah/Cerai.
Izin Usaha: NIB (Nomor Induk Berusaha) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kelurahan/Kecamatan. Penggunaan NIB kini menjadi prioritas karena lebih mudah diverifikasi secara sistem.
NPWP: Wajib dilampirkan bagi debitur yang mengajukan plafon di atas Rp50 juta.
Riwayat Kredit: Calon debitur tidak boleh sedang memiliki kredit modal kerja atau investasi di bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR atau KKB dengan catatan lancar).
Usaha Produktif: Usaha telah berjalan secara aktif minimal selama 6 bulan berturut-turut.
Digitalisasi Pengajuan Melalui Platform Resmi Dan Tips Survei
BRI sangat mendorong nasabah untuk melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi kur.bri.co.id. Proses digital ini mempercepat tahap pra-skoring sebelum petugas bank (Mantri) datang melakukan survei ke lokasi usaha.
Saat survei dilakukan, pastikan Anda dapat menjelaskan arus kas masuk dan keluar secara jujur. Memiliki catatan pembukuan sederhana, meskipun hanya di buku tulis, akan memberikan nilai tambah di mata bank karena menunjukkan pengelolaan bisnis yang profesional.
Selain itu, jagalah kualitas kredit Anda di lembaga keuangan lain. Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akan menampilkan rekam jejak pembayaran Anda secara otomatis. Jika terdapat tunggakan di masa lalu, segera selesaikan dan mintalah surat keterangan lunas sebelum mengajukan KUR.
Dengan cicilan yang terjangkau dan proses yang semakin mudah di tahun 2026, KUR BRI adalah tangga utama bagi UMKM untuk naik kelas menjadi pengusaha yang lebih besar dan tangguh.
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Percepatan Validasi Data Korban Bencana di Sumatra
- Rabu, 25 Februari 2026
Strategi Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di 30 Wilayah Strategis
- Rabu, 25 Februari 2026
Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas
- Rabu, 25 Februari 2026
Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi
- Rabu, 25 Februari 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Melalui Penambahan Jaringan Agen Hingga 127 Ribu Unit
- Rabu, 25 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Investasi BlackRock Mengatur Portofolio Saham Perbankan Besar BBRI Hingga BMRI
- Rabu, 25 Februari 2026
Purbaya Jamin Stabilitas Likuiditas Perbankan Melalui Perpanjangan Dana Rp200 Triliun
- Rabu, 25 Februari 2026











.jpg)
