JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali menunjukkan dinamika. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru turun.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga sehari-hari, terutama menjelang periode konsumsi yang cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok di Jawa Timur, perubahan harga hari ini memperlihatkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas seperti gas elpiji, bawang merah, cabai besar, serta daging sapi.
Baca JugaMendagri Tito Karnavian Instruksikan Percepatan Validasi Data Korban Bencana di Sumatra
Di sisi lain, harga cabai rawit, cabai keriting, daging ayam kampung, dan daging ayam ras mengalami penurunan. Adapun bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan signifikan.
Memantau harga sembako setiap hari menjadi langkah penting bagi masyarakat. Informasi ini membantu dalam menyusun perencanaan belanja, menyesuaikan prioritas kebutuhan, serta menjaga kestabilan anggaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga yang terus terjadi.
Pergerakan Harga Sembako Hari Ini
Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok, yakni kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan rumah tangga. Komoditas tersebut mencakup beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
Selain sembilan bahan pokok tersebut, cabai juga menjadi komoditas penting yang kerap memengaruhi pengeluaran dapur masyarakat. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Rabu 25 Februari 2026:
Beras Premium: Rp 14.901/kg
Beras Medium: Rp 12.985/kg
Gula kristal putih: Rp 16.665/kg
Minyak goreng curah: Rp 18.907/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.560/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.616/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.091/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 120.741/kg
Daging ayam ras: Rp 38.568/kg
Daging ayam kampung: Rp 69.088/kg
Telur ayam ras: Rp 29.757/kg
Telur ayam kampung: Rp 46.512/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.389 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.412 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.584 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.090 400 gr/dos
Garam bata: Rp 1.789
Garam halus: Rp 9.373/kg
Cabai merah keriting: Rp 35.082/kg
Cabai merah besar: Rp 32.198/kg
Cabai rawit merah: Rp 87.541/kg
Bawang merah: Rp 37.584/kg
Bawang putih: Rp 31.547/kg
Gas elpiji: Rp 19.883
Komoditas Yang Mengalami Kenaikan
Dari data tersebut, tercatat gas elpiji 3 kilogram mengalami kenaikan Rp 137 atau 0,69 persen. Bawang merah naik Rp 223 atau 0,60 persen. Cabai besar mengalami kenaikan Rp 325 atau 1,02 persen. Sementara itu, daging sapi naik Rp 268 atau 0,22 persen.
Kenaikan ini meskipun terbilang kecil secara persentase, tetap berdampak pada total belanja masyarakat, terutama jika terjadi secara bersamaan pada beberapa komoditas utama. Gas elpiji sebagai kebutuhan energi rumah tangga, misalnya, menjadi komponen penting dalam pengeluaran harian. Begitu pula bawang merah dan cabai besar yang merupakan bahan dasar berbagai masakan.
Kenaikan harga daging sapi juga menjadi perhatian, mengingat komoditas ini termasuk sumber protein hewani utama yang sering dikonsumsi masyarakat dalam berbagai momen tertentu.
Komoditas Yang Mengalami Penurunan
Di sisi lain, beberapa komoditas justru menunjukkan tren penurunan harga. Cabai rawit turun Rp 1.572 atau 1,76 persen. Cabai keriting turun Rp 181 atau 0,51 persen. Daging ayam kampung turun Rp 1.059 atau 1,51 persen, sedangkan daging ayam ras turun Rp 281 atau 0,72 persen.
Penurunan harga cabai rawit cukup signifikan dibanding komoditas lainnya. Mengingat harga cabai rawit sebelumnya sempat tinggi, penurunan ini menjadi kabar baik bagi konsumen. Begitu pula dengan turunnya harga daging ayam, baik ayam kampung maupun ayam ras, yang dapat membantu menjaga keseimbangan pengeluaran rumah tangga.
Secara umum, fluktuasi harga sembako di Jawa Timur hari ini menunjukkan dinamika yang wajar dalam mekanisme pasar. Perubahan harga dipengaruhi berbagai faktor seperti distribusi, pasokan, permintaan, hingga kondisi cuaca.
Bagi masyarakat, informasi harga yang akurat dan terkini sangat penting untuk menentukan strategi belanja. Dengan mengetahui komoditas mana yang naik dan turun, konsumen dapat menyesuaikan pilihan bahan makanan agar tetap hemat tanpa mengurangi kualitas konsumsi keluarga.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Percepatan Validasi Data Korban Bencana di Sumatra
- Rabu, 25 Februari 2026
Strategi Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di 30 Wilayah Strategis
- Rabu, 25 Februari 2026
Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas
- Rabu, 25 Februari 2026
Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi
- Rabu, 25 Februari 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Melalui Penambahan Jaringan Agen Hingga 127 Ribu Unit
- Rabu, 25 Februari 2026
Berita Lainnya
Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas
- Rabu, 25 Februari 2026
Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi
- Rabu, 25 Februari 2026
Kemenag Siapkan Ditjen Pesantren Tangani Puluhan Ribu Pesantren Nasional
- Rabu, 25 Februari 2026
Kolaborasi Kemendukbangga UNFPA Dorong Penurunan Risiko Kematian Ibu
- Rabu, 25 Februari 2026










