Rabu, 25 Februari 2026

Rini Widyantini Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu Saat Komcad ASN

Rini Widyantini Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu Saat Komcad ASN
Rini Widyantini Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu Saat Komcad ASN

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak terganggu meskipun sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pelatihan komponen cadangan (komcad). Kekhawatiran terkait ketersediaan ASN selama pelatihan memang sempat muncul, namun pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif.

“Ada kekhawatiran, bagaimana pelayanan publik? Pelayanan publik kan harus tetap jalan begitu ya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026. Ia menekankan bahwa pelayanan publik merupakan prioritas yang harus dijaga setiap saat.

Persiapan ASN yang mengikuti komcad

Baca Juga

Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Percepatan Validasi Data Korban Bencana di Sumatra

Rini menjelaskan bahwa tidak semua ASN ditugaskan menjadi komcad sehingga layanan publik tetap terjaga. ASN yang lolos persyaratan dan ditetapkan sebagai peserta komcad pun tidak langsung diberangkatkan ke pelatihan pada keesokan harinya, memberikan waktu bagi instansi menyesuaikan tugas.

“Ikut komcad, dan besok langsung berangkat? Enggak,” kata Rini. Hal ini menunjukkan adanya mekanisme transisi agar proses pelayanan publik tidak terhenti saat ASN mengikuti pelatihan militer dasar.

Kuota dan seleksi peserta komcad

Instansi terkait telah menyiapkan ASN yang memenuhi syarat untuk menjadi komcad sesuai kuota yang diberikan Menteri Pertahanan. Proses seleksi dan persiapan ini dilakukan agar jumlah ASN yang berangkat tidak mengganggu operasional kementerian atau lembaga.

“Memang disiapkan, dan ada kuotanya. Ada surat dari Menteri Pertahanan untuk kuotanya, begitu,” jelas Rini. Sistem ini memastikan komcad berjalan efektif tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Jadwal pelatihan komcad untuk ASN

Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan sebanyak 4.000 ASN dari kementerian dan lembaga di Jakarta akan mengikuti program komcad. Peserta berusia antara 18-35 tahun dan akan menjalani pelatihan dasar militer.

Menurut Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto, pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026. Hal ini memberi waktu cukup bagi ASN dan instansi terkait untuk menyesuaikan tugas sehari-hari sebelum pelatihan dimulai.

Fasilitasi TNI AD dalam pendidikan komcad

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyatakan bahwa TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN peserta komcad. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan pendidikan militer dasar berjalan lancar dan sesuai standar TNI.

Rini Widyantini menegaskan bahwa koordinasi antara instansi pemerintah dan TNI menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan komcad. Sinergi ini memungkinkan ASN mengikuti pelatihan tanpa mengganggu pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab mereka.

Manfaat pelatihan komcad bagi ASN dan negara

Pelatihan komcad diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan pertahanan negara, tetapi juga membentuk disiplin dan kesiapsiagaan ASN. Program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia aparatur negara.

Dengan sistem persiapan yang matang dan kuota yang jelas, ASN dapat menjalani pelatihan komcad sambil tetap menjaga kualitas layanan publik. Hal ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi dan pembangunan pertahanan nasional dapat berjalan beriringan secara efektif.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas

Pemerataan Akses Makan Bergizi Gratis Bagi Anak Disabilitas Demi Indonesia Emas

Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi

Menko Pangan Jamin Hasil Ternak Lokal Terserap Maksimal Program Makan Bergizi

Kemenag Siapkan Ditjen Pesantren Tangani Puluhan Ribu Pesantren Nasional

Kemenag Siapkan Ditjen Pesantren Tangani Puluhan Ribu Pesantren Nasional

Kolaborasi Kemendukbangga UNFPA Dorong Penurunan Risiko Kematian Ibu

Kolaborasi Kemendukbangga UNFPA Dorong Penurunan Risiko Kematian Ibu

BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi

BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi