Rabu, 25 Februari 2026

7 Makanan Buka Puasa Khas Makassar Paling Dicari Saat Ramadan, dari Es Pisang Ijo hingga Pallubasa Gurih

7 Makanan Buka Puasa Khas Makassar Paling Dicari Saat Ramadan, dari Es Pisang Ijo hingga Pallubasa Gurih
7 Makanan Buka Puasa Khas Makassar Paling Dicari Saat Ramadan, dari Es Pisang Ijo hingga Pallubasa Gurih

JAKARTA - Berbuka puasa di Makassar bukan sekadar soal melepas lapar dan dahaga setelah seharian menahan diri. Di kota ini, momen berbuka terasa seperti perayaan rasa yang menghadirkan deretan kuliner khas penuh rempah dan cerita.

Ramadan selalu punya cerita yang berbeda di setiap daerah, termasuk di Makassar. Kota yang dikenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya ini menghadirkan beragam hidangan istimewa yang hanya terasa lengkap saat bulan puasa.

Dari takjil manis hingga makanan berat yang kaya rempah, semuanya seakan jadi simbol kebersamaan saat waktu berbuka tiba. Nggak heran kalau suasana pasar takjil di Makassar selalu ramai dan penuh warna.

Baca Juga

Rekomendasi Tempat Makan Sahur Semarang Dekat Stasiun Tawang Poncol

Buat kamu yang penasaran, berikut deretan makanan buka puasa khas Makassar yang bisa jadi inspirasi menu Ramadanmu. Setiap hidangan punya cita rasa khas yang membuat pengalaman berbuka semakin istimewa.

1. Es Pisang Ijo

Kalau bicara soal takjil khas Makassar, Es Pisang Ijo pasti jadi yang pertama terlintas di pikiran. Hidangan ini sudah seperti iconic dessert yang selalu hadir di meja berbuka.

Perpaduan warna hijau dari kulit dadar dan sirup merahnya membuat tampilannya begitu menggoda. Teksturnya pun lembut dengan sensasi dingin yang menyegarkan setelah seharian berpuasa.

Rasanya manis, creamy, dan sangat memanjakan lidah. Nggak heran kalau menu ini selalu jadi primadona di setiap Ramadan.

Es Pisang Ijo terbuat dari pisang raja matang yang dibalut adonan tepung berwarna hijau. Pisang tersebut kemudian disajikan bersama bubur sumsum lembut dan sirup manis khas Makassar.

Tambahan es batu membuatnya terasa semakin segar saat disantap. Kombinasi rasa manis dan gurihnya begitu seimbang.

2. Barongko

Barongko adalah kue tradisional yang punya cita rasa manis dan tekstur lembut seperti puding. Makanan ini sering disajikan sebagai takjil karena rasanya ringan namun tetap mengenyangkan.

Aromanya harum karena dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Tampilan sederhananya justru membuatnya terasa autentik dan khas.

Cocok banget untuk kamu yang suka camilan tradisional. Menikmati Barongko saat berbuka rasanya seperti pulang ke kampung halaman.

Bahan utama Barongko adalah pisang yang dihaluskan dan dicampur telur, santan, serta gula. Adonan tersebut kemudian dibungkus rapi dengan daun pisang dan dikukus hingga matang.

Hasilnya adalah kue lembut dengan rasa manis alami dari pisang. Teksturnya halus dan lumer di mulut saat digigit.

3. Sarabba

Selain minuman dingin, masyarakat Makassar juga punya minuman hangat khas bernama Sarabba. Minuman ini cocok untuk kamu yang ingin sesuatu yang menghangatkan tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus.

Rasanya manis dengan sentuhan jahe yang kuat. Aromanya pun begitu khas dan menenangkan.

Sarabba sering dianggap sebagai minuman tradisional penuh khasiat. Cocok banget diminum saat cuaca sedang hujan atau malam hari setelah tarawih.

Sarabba dibuat dari campuran jahe, santan, gula merah, dan kuning telur. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dari jahe.

Minuman ini biasanya disajikan hangat agar sensasi rempahnya lebih terasa. Selain enak, Sarabba juga dipercaya membantu menjaga stamina tubuh.

4. Jalangkote

Kalau kamu lebih suka kudapan gurih sebelum makan berat, Jalangkote bisa jadi pilihan. Sekilas tampilannya mirip pastel, tapi kulitnya lebih tipis dan renyah.

Isinya pun melimpah dengan sayuran dan telur yang lezat. Saat digigit, kamu akan merasakan perpaduan tekstur renyah dan lembut sekaligus.

Apalagi jika disantap dengan sambal cair khas Makassar yang segar dan pedas. Satu saja sering terasa kurang, lho!

Isian Jalangkote biasanya terdiri dari wortel, kentang, tauge, soun, dan potongan telur. Rasanya gurih dengan sedikit sentuhan manis dari sayuran.

Sambal pendampingnya memberikan rasa asam pedas yang bikin nagih. Menu ini sering jadi favorit di pasar takjil karena praktis dan mengenyangkan.

5. Coto Makassar

Setelah menikmati takjil dan kudapan ringan, saatnya beralih ke makanan berat. Coto Makassar adalah salah satu hidangan legendaris yang selalu jadi pilihan utama.

Sup daging dan jeroan sapi ini memiliki kuah kental yang kaya rempah. Aromanya harum dan begitu menggoda sejak pertama kali disajikan.

Biasanya Coto Makassar disantap bersama burasa atau ketupat. Menu ini cocok banget untuk mengisi energi setelah berbuka.

Kuahnya dibuat dari campuran rempah-rempah khas dan kacang tanah yang dihaluskan. Inilah yang membuat rasanya begitu gurih dan berbeda dari sup lainnya.

Potongan dagingnya empuk dan penuh rasa. Taburan bawang goreng dan daun bawang menambah kelezatan setiap suapan.

6. Sop Konro

Selain Coto, ada juga Sop Konro yang nggak kalah populer. Hidangan ini terkenal dengan iga sapi besar dan kuah cokelat kehitaman yang kaya rempah.

Rasanya gurih, sedikit manis, dan sangat dalam. Dagingnya empuk hingga mudah lepas dari tulang.

Setiap sendok kuahnya terasa begitu hangat dan memuaskan. Disantap bersama nasi hangat, rasanya makin sempurna.

Sop Konro tersedia dalam versi kuah maupun Konro Bakar yang dibakar dengan bumbu khas. Kedua versi ini sama-sama menggoda dan sering jadi menu andalan saat makan malam Ramadan.

Rempah yang digunakan membuat rasanya begitu khas dan sulit dilupakan. Cocok jadi penutup hari setelah tarawih.

7. Pallubasa

Kalau kamu ingin mencoba hidangan berat dengan cita rasa yang lebih bold dan gurih, Pallubasa wajib masuk dalam daftar. Sekilas tampilannya memang mirip dengan Coto Makassar, tetapi rasa dan racikannya punya karakter yang berbeda.

Kuahnya lebih kental dengan sentuhan gurih yang lebih kuat. Aroma rempahnya langsung tercium bahkan sebelum suapan pertama.

Menu ini sering jadi pilihan favorit warga lokal untuk makan malam setelah berbuka. Sensasinya creamy dan kaya rasa dalam satu mangkuk.

Pallubasa menggunakan daging sapi dan jeroan yang dimasak dengan bumbu rempah khas. Salah satu ciri khasnya adalah tambahan kelapa parut sangrai yang dihaluskan, sehingga menciptakan rasa gurih yang unik dan berbeda.

Biasanya Pallubasa juga disajikan dengan tambahan kuning telur mentah di atasnya, lalu diaduk bersama kuah panas. Disantap bersama nasi hangat, Pallubasa benar-benar jadi penutup buka puasa yang memuaskan.

Makassar memang punya cara tersendiri dalam merayakan Ramadan lewat kekayaan kulinernya. Dari Es Pisang Ijo yang manis menyegarkan hingga hidangan berkuah kaya rempah, semuanya menghadirkan pengalaman berbuka yang istimewa.

Setiap hidangan bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang tradisi dan kebersamaan. Nggak heran kalau suasana Ramadan di kota ini terasa begitu hangat dan penuh kenangan.

Jadi, kalau kamu punya kesempatan berbuka di Makassar, pastikan deretan menu ini masuk dalam daftar wajib coba. Dijamin, pengalaman kuliner Ramadanmu akan terasa jauh lebih berkesan dan menggugah selera.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Ide Menu Takjil Es Bubur Laris Segar Favorit Ramadan

Ide Menu Takjil Es Bubur Laris Segar Favorit Ramadan

12 Resep Kue Kering Tanpa Cetakan Praktis Lezat untuk Lebaran

12 Resep Kue Kering Tanpa Cetakan Praktis Lezat untuk Lebaran

Resep Menu Sahur Bihun dan Telur Praktis Lezat Hemat Waktu

Resep Menu Sahur Bihun dan Telur Praktis Lezat Hemat Waktu

Cara Mudah Membuat Kue Kering 6 Variasi Lezat dari 1 Adonan Dasar Praktis

Cara Mudah Membuat Kue Kering 6 Variasi Lezat dari 1 Adonan Dasar Praktis

Pilihan 9 Tempat Makan Sahur Strategis Sekitar Stasiun Semarang

Pilihan 9 Tempat Makan Sahur Strategis Sekitar Stasiun Semarang