PLN Jawa Timur Catat Penjualan Listrik Tertinggi dan Pertumbuhan Positif
- Jumat, 20 Februari 2026
JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur telah mencatatkan pencapaian luar biasa dalam penjualan listrik sepanjang tahun 2025, dengan angka mencapai 46,3 terawatt hour (TWh).
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,4 persen dibandingkan dengan penjualan pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 44,3 TWh.
Peningkatan konsumsi listrik ini tidak hanya mencerminkan permintaan yang semakin tinggi dari berbagai sektor, tetapi juga menjadi indikator positif bagi perekonomian di Jawa Timur yang terus berkembang dengan pesat.
Baca JugaPT PP (Persero) Tbk Perkuat Komitmen ESG Lewat Aksi Lingkungan dan Mobilitas Hijau di Bekasi
Pencapaian penjualan listrik ini juga memperlihatkan tren peningkatan yang signifikan, di mana sektor industri menjadi kontributor utama. Menurut data yang dirilis, sektor industri menyumbangkan angka penjualan terbesar dengan total 18,5 TWh, diikuti oleh sektor rumah tangga yang menyumbang 17,7 TWh, serta sektor bisnis dengan kontribusi 6,5 TWh.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa berbagai sektor ekonomi di Jawa Timur, mulai dari industri, perumahan, hingga bisnis, semakin bergantung pada penyediaan listrik yang stabil dan berkualitas.
Peningkatan Jumlah Pelanggan yang Menunjukkan Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan penjualan listrik ini diiringi dengan bertambahnya jumlah pelanggan PLN di Jawa Timur, yang pada Desember 2025 tercatat mencapai 14,6 juta pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat dan sektor bisnis yang menikmati layanan listrik PLN, mencerminkan kepercayaan dan ketergantungan yang semakin tinggi terhadap perusahaan penyedia listrik terbesar di Indonesia ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi ekonomi di Jawa Timur.
“Pertumbuhan konsumsi listrik ini menunjukkan bahwa perekonomian di Jatim juga tumbuh dengan baik, termasuk jumlah pelanggan yang juga terus bertumbuh dari 2024 yang mencapai 14,2 juta menjadi 14,6 juta pelanggan,” ujarnya.
Selain itu, angka penjualan listrik yang terus meningkat turut memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan PLN Jawa Timur. Pada 2025, PLN berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp48,7 triliun, sebuah pencapaian yang semakin memperkuat posisi perusahaan dalam sektor energi dan distribusi listrik.
Program Penguatan Infrastruktur Listrik untuk Meningkatkan Kinerja
PLN Jawa Timur terus mengembangkan berbagai program untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendongkrak penjualan listrik. Salah satu program utama yang dijalankan sepanjang 2025 adalah program tambah daya, yang memungkinkan pelanggan untuk meningkatkan kapasitas listrik sesuai dengan kebutuhan bisnis atau rumah tangga mereka.
Selain itu, program "electrifying agriculture" yang dicanangkan PLN bertujuan untuk mendukung sektor pertanian dengan penggunaan listrik yang lebih efisien, serta memperkuat pengalaman pelanggan melalui Kampung PLN Mobile, sebuah inovasi yang memudahkan masyarakat mengakses layanan PLN secara digital.
Program-program tersebut bertujuan untuk mendekatkan PLN dengan masyarakat dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Hal ini menjadi semakin penting mengingat peran energi listrik yang semakin vital dalam mendukung kegiatan ekonomi dan sosial di seluruh wilayah Jawa Timur.
Inovasi Infrastruktur untuk Dukung Kendaraan Listrik di Jawa Timur
Pada awal tahun 2026, PLN juga menunjukkan komitmen dalam mendukung peralihan ke kendaraan listrik dengan menandatangani kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur.
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat iklim investasi dan industri di wilayah Jawa Timur, khususnya dalam sektor energi terbarukan dan kendaraan listrik.
Selain itu, PLN Jawa Timur juga memperluas fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hingga saat ini, sudah ada 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 lokasi di seluruh Jawa Timur.
Keberadaan SPKLU ini menjadi langkah penting untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut, yang tidak hanya terbatas pada kendaraan roda empat, tetapi juga mulai merambah ke kendaraan roda dua dan bahkan becak listrik.
Ahmad Mustaqir menambahkan, “Keberadaan SPKLU ini mendorong dan memperluas penggunaan kendaraan listrik di Jatim tak hanya mobil bahkan merambah ke roda dua hingga becak sudah kami siapkan infrastrukturnya.”
Ia juga menekankan bahwa ke depan, PLN akan fokus pada strategi pemasaran yang lebih agresif dan mencari potensi pasar baru untuk lebih memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualan listrik.
Dengan adanya fasilitas SPKLU yang semakin banyak, PLN berharap masyarakat semakin mudah beralih ke kendaraan listrik, yang pada gilirannya juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan di Jawa Timur.
Meningkatkan Kinerja dan Mempersiapkan Masa Depan Energi Listrik
Secara keseluruhan, pencapaian penjualan listrik sebesar 46,3 TWh pada 2025 ini menggambarkan kinerja positif dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur.
Peningkatan konsumsi listrik yang tercatat juga menjadi sinyal bahwa perekonomian di Jawa Timur terus berkembang dengan baik, seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan dan berkembangnya sektor-sektor industri di wilayah ini.
Ke depannya, PLN Jawa Timur akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan mereka untuk mendukung kebutuhan listrik yang semakin besar.
Melalui berbagai program strategis dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, PLN tidak hanya ingin memenuhi permintaan energi listrik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sektor-sektor penting, seperti industri, pertanian, dan transportasi, dengan menghadirkan solusi energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Evaluasi Kinerja 2025 Ditjen PTPP Jadi Landasan Kebijakan Program 2026 Menguat
- Jumat, 20 Februari 2026
Jadwal KRL Jogja–Solo Akhir Pekan 20–22 Februari 2026 dari Berbagai Stasiun Relasi
- Jumat, 20 Februari 2026
Hutama Karya Lakukan Restrukturisasi Besar-besaran Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan
- Jumat, 20 Februari 2026
Sate Kuah Rempah Ponorogo Jadi Hidangan Hangat Pilihan Saat Buka Puasa
- Jumat, 20 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal KRL Jogja–Solo Akhir Pekan 20–22 Februari 2026 dari Berbagai Stasiun Relasi
- Jumat, 20 Februari 2026
Hutama Karya Lakukan Restrukturisasi Besar-besaran Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan
- Jumat, 20 Februari 2026









