Senin, 16 Februari 2026

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Sangat Lebat Mengguyur Wilayah Indonesia

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Sangat Lebat Mengguyur Wilayah Indonesia
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Sangat Lebat Mengguyur Wilayah Indonesia

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis laporan terbaru mengenai kondisi atmosfer yang menunjukkan peningkatan aktivitas cuaca pada 15 Februari 2026.

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang berisiko memicu dampak hidrometeorologi.

Fenomena ini diperkuat oleh adanya tarikan massa udara dan kelembapan yang tinggi di beberapa lapisan atmosfer, menciptakan tumpukan awan konvektif yang masif di atas wilayah kepulauan Indonesia.

Baca Juga

Visi Strategis Presiden Prabowo Subianto: Mengusung Konsep "Indonesia Incorporated" demi Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Daftar Wilayah Berstatus Waspada Hujan Sangat Lebat

BMKG memberikan perhatian khusus pada beberapa provinsi yang diperkirakan akan menerima curah hujan dengan volume tinggi dalam waktu singkat. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:

Sumatera: Terfokus pada Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Jawa: Hampir seluruh Jawa, terutama wilayah pesisir utara dan area pegunungan di Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Kalimantan & Sulawesi: Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, serta Sulawesi Selatan yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem di sore hari.

Bali & Nusa Tenggara: Area ini juga masuk dalam pantauan ketat akibat adanya pola angin yang mendukung pembentukan awan hujan lebat.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi Dan Dampak Sekunder

Prakiraan hujan sangat lebat ini membawa risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, genangan air di area perkotaan, hingga tanah longsor untuk wilayah yang berada di lereng perbukitan. Angin kencang yang sering menyertai hujan sangat lebat ini juga meningkatkan risiko tumbangnya pepohonan serta kerusakan pada konstruksi bangunan ringan seperti papan reklame.

BMKG menekankan agar pengelola pelabuhan dan transportasi laut berhati-hati, karena cuaca ekstrem ini sering kali diikuti oleh peningkatan tinggi gelombang laut dan penurunan jarak pandang yang signifikan di perairan.

Rekomendasi Tindakan Cepat Bagi Masyarakat

Untuk menghadapi potensi cuaca sangat lebat pada hari ini, masyarakat diimbau untuk melakukan beberapa langkah preventif:

Membersihkan Saluran Air: Pastikan drainase di sekitar hunian tidak tersumbat sampah guna mencegah genangan masuk ke rumah.

Hindari Perjalanan Jarak Jauh: Jika tidak mendesak, tunda perjalanan darat terutama di jalur-jalur rawan longsor saat intensitas hujan meningkat.

Matikan Perangkat Elektronik: Saat terjadi hujan disertai kilat yang intens, sebaiknya cabut perangkat elektronik untuk menghindari kerusakan akibat lonjakan arus petir.

Regan

Regan

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Geliat Pasar Otomotif Awal 2026: Astra Credit Companies (ACC) Gelar Carnival Di Jogjakarta

Geliat Pasar Otomotif Awal 2026: Astra Credit Companies (ACC) Gelar Carnival Di Jogjakarta

Ekspansi Masif BYD Di Indonesia: Menetapkan Standar Baru Dan Arah Masa Depan Industri Otomotif Nasional

Ekspansi Masif BYD Di Indonesia: Menetapkan Standar Baru Dan Arah Masa Depan Industri Otomotif Nasional

Persiapan Ramadan 2026: Pemerintah Salurkan 3 Jenis Bansos Utama Untuk Masyarakat

Persiapan Ramadan 2026: Pemerintah Salurkan 3 Jenis Bansos Utama Untuk Masyarakat

Panduan Terbaru 2026: Cara Cek Penerima Bansos PKH Melalui Portal Resmi Kemensos

Panduan Terbaru 2026: Cara Cek Penerima Bansos PKH Melalui Portal Resmi Kemensos

Dishub DKI Jakarta Kembali Gelar Mudik Gratis Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam

Dishub DKI Jakarta Kembali Gelar Mudik Gratis Tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam