Senin, 16 Februari 2026

Pengumuman Resmi Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Dalam Rangka Perayaan Imlek 2026

Pengumuman Resmi Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Dalam Rangka Perayaan Imlek 2026
Pengumuman Resmi Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Dalam Rangka Perayaan Imlek 2026

JAKARTA - Para pelaku pasar modal dan investor di seluruh tanah air diharapkan memperhatikan penyesuaian jadwal operasional perdagangan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.

Berdasarkan kalender resmi yang dirilis, Bursa Efek Indonsia (BEI) akan menonaktifkan seluruh aktivitas perdagangan saham dan instrumen keuangan lainnya selama dua hari berturut-turut.

Langkah ini mengikuti kebijakan pemerintah terkait hari libur nasional dan cuti bersama, sehingga para investor memiliki waktu untuk mempersiapkan strategi investasi mereka sebelum dan sesudah periode libur panjang tersebut.

Baca Juga

Update Harga Emas UBS Dan Galeri24 Pada Minggu Pagi Februari 2026

Penetapan Tanggal Libur Bursa Dan Cuti Bersama Perayaan Imlek 2026

Bursa Efek Indonesia secara resmi menetapkan bahwa aktivitas pasar akan diliburkan pada tanggal 16 dan 17 Februari 2026. Penutupan operasional ini mencakup seluruh layanan perdagangan di pasar reguler, pasar negosiasi, maupun pasar tunai.

Penetapan tanggal tersebut sejalan dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari tahun ini, di mana pemerintah telah menetapkan hari libur nasional serta cuti bersama bagi seluruh instansi, termasuk lembaga jasa keuangan.

Dengan adanya pengumuman ini, praktis tidak akan ada aktivitas input order, penyelesaian transaksi (settlement), maupun publikasi indeks harian pada periode tersebut. Para investor disarankan untuk memeriksa kembali posisi portofolio mereka guna menghindari risiko yang mungkin timbul akibat pergerakan pasar global yang tetap berjalan saat pasar domestik sedang berhenti beroperasi sementara.

Pentingnya Memperhatikan Jadwal Penyelesaian Transaksi Sebelum Masa Libur Tiba

Salah satu aspek yang krusial untuk diperhatikan oleh para trader adalah siklus penyelesaian transaksi atau settlement ($T+2$). Karena bursa akan libur pada hari Senin dan Selasa (16-17 Februari), maka transaksi yang dilakukan pada hari Kamis dan Jumat sebelumnya akan mengalami penyesuaian waktu penyelesaian.

Investor yang membutuhkan dana tunai dalam waktu cepat diharapkan melakukan kalkulasi matang agar penarikan dana tidak terhambat oleh periode jeda operasional perbankan dan bursa.

Ketelitian dalam mengatur arus kas selama masa libur Imlek sangat disarankan agar kewajiban transaksi dapat terpenuhi tepat waktu. Libur panjang ini sering kali dimanfaatkan oleh investor institusi untuk melakukan penyesuaian portofolio (rebalancing) sebelum pasar ditutup.

Oleh karena itu, volume perdagangan biasanya mengalami fluktuasi yang cukup dinamis sesaat sebelum libur dimulai, yang perlu diantisipasi dengan manajemen risiko yang disiplin.

Antisipasi Sentimen Pasar Global Selama Masa Penutupan Bursa Domestik

Meskipun Bursa Efek Indonesia sedang tutup, perlu diingat bahwa bursa-bursa utama dunia seperti di Amerika Serikat dan Eropa tetap beroperasi normal. Hal ini menciptakan potensi adanya sentimen "luapan" atau spillover effect saat bursa domestik kembali dibuka nantinya.

Pergerakan harga komoditas dunia, nilai tukar mata uang, serta rilis data ekonomi internasional selama tanggal 16-17 Februari akan menjadi faktor penggerak utama saat pasar modal Indonesia beroperasi kembali.

Investor diharapkan tetap memantau berita ekonomi internasional agar tidak tertinggal informasi penting. Kesenjangan waktu perdagangan ini sering kali memicu celah harga (gap) saat pembukaan pasar di hari Rabu.

 Dengan tetap waspada terhadap dinamika global, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan tidak terjebak dalam kepanikan saat melihat reaksi pasar terhadap akumulasi sentimen selama masa libur panjang tersebut.

Persiapan Strategi Investasi Menjelang Pembukaan Kembali Pasar Modal

Setelah masa libur Imlek berakhir, pasar diprediksi akan kembali berdenyut dengan volume yang cukup tinggi. Momentum pasca-Imlek sering kali diwarnai dengan optimisme baru, terutama di sektor-sektor yang berkaitan dengan konsumsi dan keuangan.

Para investor disarankan untuk menggunakan waktu libur ini guna melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja emiten-emiten dalam portofolio mereka serta menyusun rencana transaksi untuk sisa bulan Februari.

Kembalinya aktivitas perdagangan pada tanggal 18 Februari mendatang akan menjadi titik awal baru bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pastikan seluruh platform perdagangan dan koneksi internet Anda dalam kondisi prima untuk menyambut pembukaan pasar.

Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman jadwal yang tepat, masa libur Imlek ini justru bisa menjadi momen relaksasi sekaligus persiapan bagi Anda untuk meraih keuntungan yang lebih optimal di pasar modal Indonesia.

Regan

Regan

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pertemuan Robinhood Dan OJK: Membedah Ambisi Ekspansi Raksasa Fintech Dunia Di Pasar Modal Indonesia

Pertemuan Robinhood Dan OJK: Membedah Ambisi Ekspansi Raksasa Fintech Dunia Di Pasar Modal Indonesia

Panduan Terbaru KUR BRI 2026: Suku Bunga, Simulasi Cicilan, Dan Skema Pinjaman Hingga Rp100 Juta

Panduan Terbaru KUR BRI 2026: Suku Bunga, Simulasi Cicilan, Dan Skema Pinjaman Hingga Rp100 Juta

Simulasi Tabel KUR BRI 2026: Strategi Pinjaman Rp100 Juta Dan Prosedur Pencairan Cepat

Simulasi Tabel KUR BRI 2026: Strategi Pinjaman Rp100 Juta Dan Prosedur Pencairan Cepat

Update Harga Emas UBS Dan Galeri24 Pada Minggu Pagi Februari 2026

Update Harga Emas UBS Dan Galeri24 Pada Minggu Pagi Februari 2026

Proyeksi Sektor Saham Unggulan Dalam Menyambut Momentum Perayaan Imlek Dan Lebaran Dua Ribu Dua Puluh Enam

Proyeksi Sektor Saham Unggulan Dalam Menyambut Momentum Perayaan Imlek Dan Lebaran Dua Ribu Dua Puluh Enam