Rabu, 04 Februari 2026

Investasi Besar Peternakan Ayam Terintegrasi Dimulai 6 Februari 2026

Investasi Besar Peternakan Ayam Terintegrasi Dimulai 6 Februari 2026
Investasi Besar Peternakan Ayam Terintegrasi Dimulai 6 Februari 2026

JAKARTA - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, mengumumkan groundbreaking peternakan ayam pedaging dan petelur akan dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026. 

Proyek ini termasuk dalam enam proyek hilirisasi yang akan memulai pembangunan secara bersamaan.

Rencana pembangunan ini semula dijadwalkan pada 28 Januari 2026 namun akhirnya mengalami penundaan. Rosan menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa.

Baca Juga

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina 4 Februari 2026 di Indonesia

Investasi yang disiapkan pemerintah melalui Danantara mencapai Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam terintegrasi. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional melalui pengembangan sistem peternakan yang modern dan menyeluruh.

Pembangunan peternakan ini diharapkan dapat menciptakan model produksi yang efisien sekaligus memberikan kepastian bagi peternak. Sistem terintegrasi ini akan menggabungkan proses pembibitan, pakan, budidaya, pengolahan, dan distribusi dalam satu kesatuan.

Dengan sistem ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas dan kualitas produk ayam yang lebih baik. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasar domestik.

Tujuan dan Manfaat Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyatakan proyek peternakan ayam pedaging dan petelur ini bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut bertujuan meningkatkan konsumsi protein hewani masyarakat secara merata.

Selain itu, pembangunan pabrik pakan dan produksi anak ayam umur sehari (day old chick/DOC) menjadi solusi permanen terhadap fluktuasi harga telur dan DOC. Harga yang stabil sangat penting bagi kesejahteraan peternak dan ketahanan pasar.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok ayam dari hulu hingga hilir. Dengan begitu, biaya produksi dapat ditekan dan pendapatan peternak meningkat.

Pemerintah juga menargetkan proyek ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Pengembangan peternakan yang modern diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan.

Peningkatan kesejahteraan peternak merupakan fokus utama agar mereka mendapat perlindungan dan dukungan yang memadai. Dengan demikian, peternak kecil bisa lebih kuat menghadapi tantangan pasar.

Peran BUMN dalam Mendukung Proyek Hilirisasi

Pendanaan proyek ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi pangan yang melibatkan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di antaranya adalah PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Berdikari yang aktif berperan dalam sektor pangan.

Keterlibatan BUMN bertujuan memberikan kepastian bagi peternak dalam hal penyediaan bibit, pakan, hingga pemasaran produk. Dukungan negara diharapkan dapat menstabilkan harga dan memperbaiki kesejahteraan peternak.

Dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi, proses produksi ayam tidak lagi bergantung pada mekanisme pasar bebas. Hal ini penting untuk menghindari kerugian yang sering dialami peternak kecil akibat fluktuasi harga pasar.

BUMN hadir sebagai penjamin keberlangsungan rantai pasok dan sebagai mediator yang menjembatani kebutuhan peternak dan konsumen. Sistem ini diyakini akan menciptakan ekosistem yang sehat bagi seluruh pelaku industri peternakan ayam.

Sinergi antara pemerintah dan BUMN diharapkan menciptakan efisiensi dan memperkuat daya saing produk ayam nasional. Ini juga akan mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas produksi ayam yang lebih optimal.

Model Produksi Modern Melalui Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Hilirisasi ayam terintegrasi menjadi model produksi modern yang diharapkan menjadi standar nasional. Sistem ini menggabungkan proses pembibitan, pakan, budidaya, pengolahan, dan distribusi secara menyeluruh.

Model produksi ini memberikan efisiensi tinggi dalam penggunaan sumber daya dan pengelolaan rantai pasok. Pengawasan mutu dapat dilakukan secara ketat sehingga menghasilkan produk berkualitas dan aman bagi konsumen.

Sistem terintegrasi memungkinkan adaptasi teknologi dan inovasi dalam produksi ayam yang lebih maju. Ini akan mendukung daya saing produk ayam Indonesia di pasar domestik maupun ekspor.

Dengan pengelolaan terpusat dan sistematis, rantai pasok ayam dapat dioptimalkan sehingga mengurangi pemborosan dan meningkatkan produktivitas. Hal ini berdampak pada penurunan biaya produksi yang signifikan.

Implementasi hilirisasi ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku pakan dan produk ayam. Pemerintah fokus menciptakan kemandirian pangan melalui pengembangan sektor peternakan nasional.

Harapan untuk Ketahanan dan Kemandirian Pangan Nasional

Pembangunan peternakan ayam terintegrasi merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Proyek ini mendukung ketersediaan protein hewani yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat.

Kemandirian pangan menjadi target utama yang ingin dicapai melalui sistem produksi terintegrasi ini. Dengan pengelolaan yang efisien, Indonesia diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri tanpa bergantung pada impor.

Pemerintah berkomitmen terus mendorong pengembangan sektor peternakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan regulasi dan investasi yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Keberhasilan hilirisasi peternakan ayam diharapkan dapat menjadi contoh bagi sektor agribisnis lainnya. Ini akan membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Dengan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha, sektor peternakan ayam nasional diyakini akan tumbuh kuat dan berkelanjutan. Upaya ini juga memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026

Strategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026

Kenaikan Harga Pangan Strategis Nasional Awal Februari 2026 Jadi Sorotan Publik

Kenaikan Harga Pangan Strategis Nasional Awal Februari 2026 Jadi Sorotan Publik

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Harga Batu Bara Tertekan Dua Hari Beruntun, Pasar Global Waspadai Dampak Kebijakan Indonesia Terbaru

Harga Batu Bara Tertekan Dua Hari Beruntun, Pasar Global Waspadai Dampak Kebijakan Indonesia Terbaru

Harga TBS Sawit Riau Periode 4–10 Februari 2026 Naik Tajam, Petani Sambut Kabar Positif

Harga TBS Sawit Riau Periode 4–10 Februari 2026 Naik Tajam, Petani Sambut Kabar Positif