Rabu, 04 Februari 2026

Mobil Listrik Nissan Ariya EV 2026 Tampil Modern Dengan Teknologi Google Built In

Mobil Listrik Nissan Ariya EV 2026 Tampil Modern Dengan Teknologi Google Built In
Mobil Listrik Nissan Ariya EV 2026 Tampil Modern Dengan Teknologi Google Built In

JAKARTA - Persaingan mobil listrik global terus bergerak cepat, dan Nissan menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan Nissan Ariya EV 2026 sebagai penyegaran penting sejak debut awalnya pada 2022. 

Facelift ini tidak sekadar kosmetik, melainkan upaya memperkuat identitas Ariya sebagai SUV listrik modern yang menitikberatkan teknologi pintar, kenyamanan kabin, serta pendekatan desain yang lebih bersih dan futuristik.

Pada versi 2026, Nissan Ariya tampil membawa filosofi minimalis yang lebih matang. Pembaruan ini sekaligus menegaskan arah desain Nissan untuk lini kendaraan listrik masa depan. Meski tidak mengubah karakter dasar, sentuhan baru yang dihadirkan membuat Ariya terasa lebih segar dan relevan dengan kebutuhan konsumen era digital.

Baca Juga

Panduan Lengkap Lokasi dan Jam Layanan Samsat Keliling untuk Bayar Pajak Kendaraan di Jadetabek

Desain eksterior tampil bersih dan futuristik

Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan kendaraan. Panel hitam besar yang sebelumnya mendominasi kini dihilangkan, digantikan dengan tampilan lebih sederhana dan rapi. Logo Nissan yang menyala menjadi pusat perhatian, menghadirkan kesan futuristik sekaligus menegaskan identitas mobil listrik.

Lampu siang hari atau daytime running light juga mengalami revisi desain. Pola tiga garis melengkung menggantikan bentuk sudut generasi sebelumnya, sehingga memberi tampilan lebih halus dan modern. Hilangnya intake samping turut berkontribusi pada kesan aerodinamis yang lebih bersih.

Pembaruan ini membuat Nissan Ariya 2026 semakin selaras dengan bahasa desain mobil listrik Nissan lain, termasuk Nissan Leaf generasi terbaru. Kesederhanaan visual menjadi kunci, tanpa mengorbankan karakter yang sudah dikenal.

Sistem infotainment terintegrasi Google Built In

Salah satu peningkatan paling signifikan pada Ariya EV 2026 terletak pada sektor teknologi. Nissan kini menghadirkan sistem infotainment dengan Google Built In yang terintegrasi langsung ke antarmuka kendaraan. Dengan sistem ini, pengemudi dapat mengakses Google Maps, Google Assistant, serta Google Play Store tanpa perlu menghubungkan ponsel.

Kehadiran Google Built In menjadikan pengalaman berkendara semakin intuitif. Navigasi dapat berjalan lebih akurat, perintah suara lebih responsif, dan akses hiburan menjadi jauh lebih praktis. Semua fungsi tersebut dirancang untuk mendukung kenyamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Integrasi ini sekaligus menempatkan Ariya sejajar dengan berbagai mobil listrik premium yang lebih dulu mengadopsi ekosistem digital terintegrasi.

Fitur Vehicle to Load dan kenyamanan berkendara

Selain teknologi hiburan, Nissan Ariya facelift juga dibekali fitur Vehicle to Load atau V2L. Fitur ini memungkinkan kendaraan menyuplai daya listrik hingga 1.500 watt ke perangkat eksternal. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk aktivitas luar ruangan, perjalanan jarak jauh, maupun situasi darurat.

Suspensi Ariya juga mendapat penyetelan ulang agar memberikan kenyamanan berkendara yang lebih halus. Tuning ini disesuaikan dengan karakter jalan di Jepang, yang menjadi pasar pertama peluncuran versi facelift. Hasilnya, pengalaman berkendara terasa lebih stabil dan nyaman, terutama di perjalanan harian.

Perpaduan fitur praktis dan kenyamanan ini memperkuat posisi Ariya sebagai SUV listrik yang tidak hanya canggih, tetapi juga fungsional.

Ketersediaan pasar dan strategi global Nissan

Meskipun produksi Nissan Ariya dihentikan untuk pasar Amerika Serikat pada tahun model 2026, Nissan tetap melanjutkan pemasaran Ariya facelift di wilayah lain. Jepang dan Australia menjadi fokus utama, dengan peluang masuk ke beberapa negara Eropa serta Asia Tenggara.

Strategi ini menunjukkan bahwa Nissan masih melihat potensi kuat Ariya di pasar global tertentu, terutama di kawasan yang pertumbuhan mobil listriknya terus meningkat. Penyesuaian pasar ini juga mencerminkan pendekatan selektif Nissan dalam mengalokasikan sumber daya.

Kemungkinan kehadiran Ariya facelift di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, masih terbuka apabila terdapat permintaan dan dukungan jaringan dealer.

Pilihan motor listrik dan performa tetap kompetitif

Untuk sektor performa, Nissan Ariya 2026 mempertahankan konfigurasi yang serupa dengan model sebelumnya. Tersedia pilihan motor listrik penggerak roda depan atau FWD, serta opsi dual motor e 4ORCE AWD yang menawarkan traksi dan tenaga lebih kuat.

Pilihan ini memberi fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan berkendara. Varian AWD cocok untuk pengguna yang menginginkan performa dan stabilitas ekstra, sementara FWD menawarkan efisiensi lebih baik untuk penggunaan harian.

Konsistensi pada sektor performa ini menunjukkan bahwa Nissan lebih fokus pada penyempurnaan teknologi dan kenyamanan, tanpa harus mengubah fondasi yang sudah terbukti.

Baterai, jarak tempuh, dan kenyamanan kabin

Ariya generasi sebelumnya dikenal memiliki kapasitas baterai sekitar 63 hingga 87 kWh. Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuh berdasarkan standar WLTP berada pada kisaran menengah hingga jauh, tergantung varian dan kondisi berkendara. Facelift 2026 tetap mempertahankan keunggulan ini.

Di dalam kabin, nuansa premium masih menjadi daya tarik utama. Dashboard horizontal lebar, layar ganda berukuran sekitar 12,3 inci untuk instrumen dan infotainment, serta tata letak konsol yang bersih menciptakan kesan modern. Untuk versi facelift, Nissan juga menghadirkan pilihan trim kulit terbaru.

Ruang kaki dan kapasitas bagasi tetap lapang, membuat Ariya nyaman untuk penggunaan keluarga maupun perjalanan jarak jauh. Kombinasi fungsi dan gaya ini menjadi nilai jual utama SUV listrik Nissan tersebut.

Perkiraan harga dan potensi kehadiran di Asia

Hingga saat ini, Nissan belum merilis harga resmi Ariya EV 2026 untuk pasar Asia maupun Australia. Namun, banderolnya diperkirakan tetap berada di segmen SUV listrik menengah premium. Dengan tambahan fitur dan teknologi baru, harga kemungkinan sedikit lebih tinggi dibanding model 2022.

Nissan juga dijadwalkan membawa Ariya facelift ke berbagai pameran otomotif 2026 di kawasan Asia Pasifik. Tidak tertutup kemungkinan model ini tampil di ajang besar seperti IIMS 2026 di Indonesia, apabila mendapat respons positif dari pasar dan dukungan dealer setempat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Wapres Gibran Dorong Santri di Mojokerto Kuasai Teknologi untuk Hadapi Transformasi Digital

Wapres Gibran Dorong Santri di Mojokerto Kuasai Teknologi untuk Hadapi Transformasi Digital

Wamenkominfo Dorong Platform Digital Terapkan Sistem Deteksi Usia Anak Berbasis Perilaku

Wamenkominfo Dorong Platform Digital Terapkan Sistem Deteksi Usia Anak Berbasis Perilaku

Presiden Prabowo Akan Hadir di Pengukuhan MUI 2025-2030 Bersama Ribuan Jemaah Jabodetabek

Presiden Prabowo Akan Hadir di Pengukuhan MUI 2025-2030 Bersama Ribuan Jemaah Jabodetabek

Presiden Prabowo Resmi Tetapkan Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026 di Seluruh Indonesia

Presiden Prabowo Resmi Tetapkan Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026 di Seluruh Indonesia

Transformasi Infrastruktur Digital BPJS Kesehatan Jangkau Pelosok Melalui Layanan Online Di Barru

Transformasi Infrastruktur Digital BPJS Kesehatan Jangkau Pelosok Melalui Layanan Online Di Barru