Rabu, 04 Februari 2026

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan
Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

JAKARTA - Harga batu bara acuan (HBA) periode I Februari 2026 tercatat naik dari sebelumnya 104,03 dolar AS menjadi 106,11 dolar AS per ton. Kenaikan ini menunjukkan dinamika pasar batu bara global yang memengaruhi strategi energi nasional.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 47.K/MB.01/MEM.B/2026. Pemerintah menggunakan nilai ini sebagai patokan bagi industri batu bara dalam negeri dan ekspor.

Perubahan Harga Batu Bara Berdasarkan Nilai Kalori

Baca Juga

Strategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026

Selain HBA dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg, kategori HBA I, II, dan III juga mengalami penyesuaian. Setiap kategori dibedakan berdasarkan nilai kalori untuk menyesuaikan harga sesuai kualitas batu bara.

Untuk periode 1 Februari–14 Februari 2026, HBA (6.322 GAR) tercatat Rp106,11 per ton, naik dari HBA Periode II Januari 2026 sebesar 102,03 dolar AS. HBA I (5.300 GAR) juga naik menjadi 73,96 dolar AS per ton, dibandingkan 71,61 dolar AS sebelumnya.

Sementara HBA II (4.100 GAR) sedikit turun menjadi 48,21 dolar AS per ton dari 48,39 dolar AS pada Januari. HBA III (3.400 GAR) naik menjadi 35,83 dolar AS per ton dari 35,38 dolar AS pada periode sebelumnya.

Penyesuaian ini mencerminkan strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga batu bara. Setiap kategori harga disusun agar industri dan konsumen dapat merencanakan produksi dan pembelian lebih efisien.

Upaya Pemerintah Mengurangi Produksi Batu Bara untuk Menjaga Harga Global

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan pemerintah akan memangkas produksi batu bara menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026. Angka ini turun hampir 200 juta ton dibanding produksi tahun 2025 sebesar 790 juta ton.

Pemangkasan produksi bertujuan menjaga harga komoditas di level global agar tetap kompetitif. Indonesia menjadi salah satu negara penghasil batu bara terbesar, sehingga pengelolaan produksi harus diperhitungkan secara strategis.

Saat ini, perdagangan batu bara global mencapai sekitar 1,3 miliar ton per tahun. Indonesia berkontribusi sekitar 514 juta ton, yang menjadikan negara ini pemain utama dalam pasar global.

Bahlil menegaskan, strategi ini juga bertujuan mewariskan sumber daya alam kepada generasi mendatang. “Supaya harga bagus dan tambang ini juga kita harus wariskan kepada anak cucu kita. Jadi jangan cara berpikir kita mengelola sumber daya alam itu seolah-olah harus selesai semua sekarang,” ucapnya.

Dampak Kenaikan HBA terhadap Industri dan Ekspor Batu Bara

Kenaikan HBA periode Februari 2026 diprediksi memberikan keuntungan bagi produsen batu bara domestik. Harga yang lebih tinggi membuat ekspor menjadi lebih kompetitif dan menambah nilai bagi perusahaan tambang.

Namun, kenaikan ini juga menuntut industri untuk mengoptimalkan efisiensi produksi. Perusahaan harus menyesuaikan biaya operasional agar tetap menguntungkan di tengah fluktuasi harga global.

Pengelolaan harga dan produksi batu bara menjadi bagian penting dari strategi energi nasional. Pemerintah menekankan keseimbangan antara kebutuhan domestik, ekspor, dan keberlanjutan sumber daya alam.

Selain aspek ekonomi, keputusan ini juga berdampak pada ketahanan energi nasional. Pasokan batu bara tetap stabil untuk pembangkit listrik, sehingga masyarakat dapat menikmati ketersediaan energi yang handal.

Pengurangan produksi bukan berarti membatasi pasar, melainkan menjaga harga agar tetap seimbang. Strategi ini diharapkan membuat tambang tetap produktif sekaligus menjaga komoditas batu bara tetap bernilai tinggi di pasar internasional.

Peningkatan HBA juga menjadi sinyal positif bagi investor di sektor energi. Stabilitas harga dan strategi jangka panjang membuat industri tambang lebih menarik untuk investasi.

Pemerintah menekankan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan sebagai kunci keberhasilan. Tujuannya adalah agar generasi mendatang tetap bisa memanfaatkan batu bara sebagai energi dan komoditas ekonomi.

Dengan keputusan ini, produsen dan eksportir batu bara dapat merencanakan strategi penjualan lebih matang. Kenaikan harga periode Februari memberikan ruang bagi industri untuk menyeimbangkan biaya produksi dan keuntungan.

Selain itu, kebijakan ini menegaskan posisi Indonesia di pasar batu bara global. Pengaturan produksi dan harga menjadi instrumen penting dalam menjaga daya saing di tengah fluktuasi komoditas dunia.

Keberlanjutan industri batu bara menjadi prioritas pemerintah. Strategi pengurangan produksi dan kenaikan HBA memastikan sumber daya tidak cepat habis dan tetap memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Pemerintah juga mengajak seluruh pihak terkait untuk mendukung kebijakan ini. Baik produsen, eksportir, maupun konsumen harus memahami pentingnya pengelolaan sumber daya secara bijak.

Dengan demikian, harga batu bara acuan Februari 2026 tidak hanya mencerminkan kondisi pasar saat ini. Keputusan ini sekaligus menjadi strategi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan, stabilitas ekonomi, dan ketahanan energi nasional.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Harga Batu Bara Tertekan Dua Hari Beruntun, Pasar Global Waspadai Dampak Kebijakan Indonesia Terbaru

Harga Batu Bara Tertekan Dua Hari Beruntun, Pasar Global Waspadai Dampak Kebijakan Indonesia Terbaru

Harga TBS Sawit Riau Periode 4–10 Februari 2026 Naik Tajam, Petani Sambut Kabar Positif

Harga TBS Sawit Riau Periode 4–10 Februari 2026 Naik Tajam, Petani Sambut Kabar Positif

Harga BBM Non Subsidi Turun Serentak Awal Februari 2026, Ini Daftar Lengkap Terbarunya

Harga BBM Non Subsidi Turun Serentak Awal Februari 2026, Ini Daftar Lengkap Terbarunya

Banyak Orang Salah Paham Soal Token Listrik Prabayar, Ini Penjelasan Lengkap Cara Hitung dan Menggunakannya

Banyak Orang Salah Paham Soal Token Listrik Prabayar, Ini Penjelasan Lengkap Cara Hitung dan Menggunakannya