JAKARTA - Membuat camilan sendiri di rumah kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin menikmati kudapan lezat sekaligus lebih aman untuk dikonsumsi.
Keripik rumahan hadir sebagai alternatif menarik karena proses pembuatannya dapat dikontrol sepenuhnya, mulai dari bahan baku hingga teknik memasak. Tanpa tambahan pengawet buatan, keripik tetap bisa renyah dan awet jika diolah dengan cara yang tepat.
Banyak orang masih mengira kerenyahan keripik hanya bisa dicapai dengan bahan tambahan tertentu atau teknologi khusus. Padahal, kunci utama justru terletak pada ketelitian sejak tahap awal. Pemilihan bahan, teknik perendaman, hingga cara menyimpan sangat menentukan hasil akhir keripik buatan rumah.
Baca JugaPersaingan Sengit Liverpool Dan Chelsea Demi Amankan Tanda Tangan Jeremy Jacquet
Dengan memahami langkah-langkah dasarnya, siapa pun bisa menghasilkan keripik yang garing, tidak berminyak, dan tahan lama. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai cara membuat camilan keripik rumahan agar renyah tanpa pengawet, dengan hasil yang tetap memuaskan dan aman dikonsumsi keluarga.
Pemilihan Bahan Baku Berkualitas
Langkah awal yang tidak boleh diabaikan dalam membuat keripik rumahan adalah memilih bahan baku yang tepat. Sayuran atau umbi yang digunakan harus dalam kondisi segar, tidak layu, dan bebas dari bagian yang rusak. Bahan yang segar akan lebih mudah diolah dan menghasilkan tekstur keripik yang renyah.
Untuk keripik singkong, pemilihan singkong yang tidak terlalu tua atau terlalu muda menjadi faktor penting. Singkong dengan kualitas baik tidak mudah hancur saat diiris dan lebih cepat kering ketika digoreng. Sementara itu, daun seperti bayam atau kangkung sebaiknya dipilih yang berdaun lebar dan tidak berlubang.
Bahan baku yang baik juga memberikan rasa alami yang lebih kuat, sehingga penggunaan bumbu bisa diminimalkan. Dengan demikian, keripik rumahan tetap lezat tanpa perlu tambahan pengawet atau penyedap berlebihan.
Perendaman Dengan Kapur Sirih Atau Soda Kue
Salah satu cara tradisional yang masih efektif hingga kini adalah perendaman bahan keripik menggunakan air kapur sirih. Metode ini sering diterapkan pada singkong karena mampu membuat teksturnya lebih empuk di dalam namun tetap renyah di luar setelah digoreng. Perendaman dilakukan setelah singkong diiris tipis.
Air kapur sirih bekerja dengan memengaruhi struktur bahan sehingga lebih mudah kehilangan kadar air saat proses penggorengan. Biasanya, singkong direndam selama kurang lebih 30 menit sebelum dibilas bersih dan dikeringkan. Cara ini tidak membutuhkan bahan kimia berbahaya dan aman digunakan.
Selain kapur sirih, soda kue juga kerap dijadikan alternatif. Efeknya hampir serupa, yaitu membantu menciptakan tekstur garing yang tahan lama. Penggunaan kedua bahan ini menjadi rahasia dapur sederhana untuk menghasilkan keripik renyah tanpa pengawet.
Manfaat Perendaman Air Panas
Metode perendaman air panas menjadi pilihan praktis bagi banyak orang yang ingin hasil cepat dan maksimal. Air panas membantu melunakkan serat pada singkong sehingga ketika digoreng, hasilnya tidak keras dan lebih garing. Teknik ini juga sering digunakan untuk mempercepat proses pengolahan.
Cukup dengan merendam irisan singkong ke dalam air panas dalam jumlah yang cukup, tekstur bahan akan berubah menjadi lebih siap digoreng. Beberapa resep menyarankan penggunaan sekitar 1500 ml air panas agar proses perendaman berjalan optimal dan merata.
Keunggulan metode ini adalah kemudahannya serta tidak memerlukan bahan tambahan lain. Hasil keripik yang diperoleh tetap renyah dan gurih, cocok bagi yang ingin membuat camilan rumahan secara efisien.
Pengeringan Optimal Sebelum Penggorengan
Pengeringan bahan sebelum digoreng menjadi tahap penting yang sering dianggap sepele. Padahal, sisa air atau kelembapan pada bahan bisa membuat keripik menjadi lembek dan menyerap terlalu banyak minyak. Oleh karena itu, bahan harus benar-benar kering sebelum masuk ke minyak panas.
Daun bayam atau sayuran lainnya perlu dikeringkan setelah dicuci. Proses ini bisa dilakukan dengan meniriskan menggunakan saringan, menepuknya dengan tisu dapur, atau membiarkannya terkena udara terbuka. Untuk singkong, pastikan air bilasan benar-benar tiris.
Bahan yang kering memungkinkan proses penggorengan berjalan sempurna. Keripik akan matang merata, tidak berminyak, dan menghasilkan tekstur garing yang lebih tahan lama.
Teknik Menggoreng Penentu Kerenyahan
Penggorengan memegang peranan besar dalam menentukan kualitas keripik rumahan. Minyak harus dalam kondisi benar-benar panas sebelum bahan dimasukkan agar keripik langsung mengering dan tidak menyerap minyak berlebih. Penggunaan api sedang membantu keripik matang merata.
Teknik menggoreng dua kali atau double frying juga banyak diterapkan untuk mendapatkan hasil super renyah. Penggorengan pertama dilakukan hingga setengah matang, lalu keripik digoreng kembali dengan api lebih besar untuk mengeluarkan sisa kelembapan.
Setelah matang, keripik harus ditiriskan dengan benar. Meniriskan dalam posisi berdiri atau menggunakan rak kawat membantu minyak turun sempurna, sehingga keripik tetap ringan dan garing.
Pendinginan Dan Penyimpanan Tepat
Tahap akhir yang tidak kalah penting adalah pendinginan sebelum penyimpanan. Keripik yang masih hangat tidak boleh langsung dimasukkan ke wadah tertutup karena uap air bisa terperangkap dan membuatnya cepat melempem. Keripik harus benar-benar dingin pada suhu ruang.
Proses pendinginan bisa dipercepat dengan meletakkan keripik di atas nampan beralas tisu atau rak kawat agar sirkulasi udara lebih baik. Setelah dingin sempurna, keripik siap disimpan dalam wadah kedap udara.
Wadah kedap udara melindungi keripik dari kelembapan dan udara luar. Dengan penyimpanan yang tepat, keripik rumahan dapat bertahan lama tanpa bahan pengawet, tetap renyah, dan siap dinikmati kapan saja.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Peran Praja IPDN dan ASN Kemendagri dalam Pemulihan Aceh Tamiang Pasca Banjir Bandang
- Rabu, 04 Februari 2026
Wamenkominfo Dorong Platform Digital Terapkan Sistem Deteksi Usia Anak Berbasis Perilaku
- Rabu, 04 Februari 2026
Presiden Prabowo Resmi Tetapkan Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026 di Seluruh Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Sinergi Ronald Araujo dan Lamine Yamal Perkuat Soliditas Internal Skuad Barcelona
- Rabu, 04 Februari 2026
Strategi Mandiri Barcelona Produksi Jersei Sendiri Tanpa Bergantung Lagi Pada Nike
- Rabu, 04 Februari 2026
Pernah Bermain Bersama Dua GOAT Eks Real Madrid Tetap Pilih Lionel Messi
- Rabu, 04 Februari 2026
Kolaborasi Pusat-Daerah untuk Memperkuat Industri Lokal Kota Cirebon
- Rabu, 04 Februari 2026









.jpg)


