Klasemen Liga Inggris Memanas: Everton vs Leeds United Berakhir Imbang 1-1, Papan Bawah Kian Sengit
- Rabu, 28 Januari 2026
JAKARTA – Persaingan di papan bawah klasemen Liga Inggris musim 2025/2026 kian memanas setelah duel sengit antara Everton melawan Leeds United berakhir 1-1 pada Minggu, 26 Jakarta 2026.
Hasil imbang ini memberi gambaran jelas bahwa ancaman degradasi tidak bisa dianggap remeh, terutama bagi tim-tim yang kini berada di zona merah atau papan bawah.
Babak Pertama: Leeds Unggul Lebih Dulu
Pertandingan berjalan bak dua sisi mata uang bagi Everton. Pada babak pertama, The Toffees tampil mengecewakan dengan lini tengah yang tidak solid, sehingga memungkinkan Leeds menguasai ritme permainan. Tekanan Leeds berbuah gol pada menit ke-28.
Baca JugaOlahraga Berkuda di Indonesia Kian Berkembang, Prestasi dan Rekreasi Meningkat
James Justin, bek sayap Leeds United, berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti Everton dan menaklukkan kiper Jordan Pickford lewat tembakan yang tenang. Gol ini membawa Leeds unggul 1-0, dan memaksa suporter tuan rumah mengekspresikan kekecewaan mereka.
Pelatih Everton, David Moyes, mengakui performa buruk timnya di babak pertama. “Babak pertama kami tidak ‘hadir’ di sana. Babak kedua kami jauh lebih baik dan bersyukur bisa mencetak gol balasan,” ujar Moyes kepada BBC Match of the Day.
Babak Kedua: Everton Bangkit, Gol Thierno Barry Penyelamat
Memasuki babak kedua, Everton melakukan sejumlah pergantian taktis yang krusial. Thierno Barry masuk sebagai penyerang pengganti dan menjadi pahlawan tuan rumah dengan gol penyama kedudukan pada menit ke-72. Gol tersebut memanfaatkan umpan silang dari sayap kiri, menembus lini belakang Leeds yang sempat longgar.
Everton nyaris membalikkan keadaan di menit-menit akhir, tetapi beberapa peluang yang tercipta dari jarak dekat berhasil digagalkan oleh Illan Meslier, kiper Leeds. Akhirnya, skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.
Statistik dan Analisis Performa
Everton: Penguasaan bola 48%, 5 tembakan tepat sasaran, 2 peluang emas gagal dikonversi.
Leeds United: Penguasaan bola 52%, gol tercipta dari efektivitas serangan, dominasi di sisi sayap kanan.
Thierno Barry: Penentu skor, masuk sebagai pemain pengganti, menunjukkan ketajaman di kotak penalti.
James Justin: Gol pembuka, penting dalam memanfaatkan serangan balik cepat Leeds.
David Moyes: Pergantian pemain dan pergeseran taktik terbukti efektif di babak kedua.
Dampak pada Klasemen
Hasil ini memiliki implikasi signifikan bagi kedua tim:
Leeds United tetap di peringkat ke-16 dengan 26 poin, hanya 6 poin di atas West Ham yang berada di zona degradasi. Artinya, jarak aman mereka sangat tipis dan setiap laga ke depan akan menentukan nasib bertahan di Premier League.
Everton berada di peringkat ke-10 dengan 33 poin, aman dari zona degradasi namun masih harus konsisten jika ingin menembus papan atas atau zona Eropa.
Analisis Taktik
Everton mengandalkan serangan balik setelah babak pertama lambat dan lini tengah gagal menghubungkan serangan. Pergantian pemain menjadi kunci kebangkitan.
Leeds United dominan di sisi sayap dan efektif memanfaatkan ruang kosong, namun kurang konsisten di babak kedua sehingga gagal mempertahankan keunggulan.
Kedua tim menunjukkan mental bertahan dan pressing tinggi yang tinggi, menandakan pentingnya poin di fase kritis klasemen papan bawah.
Kesimpulan
Pertandingan ini menunjukkan bahwa papan bawah Liga Inggris musim 2025/2026 akan sangat sengit. Leeds United harus segera memperbaiki konsistensi agar tidak terjebak di zona degradasi, sementara Everton harus menjaga momentum dan efektivitas serangan jika ingin terus bersaing di papan tengah ke atas.
David Moyes menekankan pentingnya mental dan fokus sepanjang 90 menit. “Kami harus lebih konsisten, setiap poin berharga di liga ini, terutama ketika papan bawah semakin memanas,” pungkasnya.
Regan
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Barcelona Dekat Rekrut Juwensley Onstein, Bek Muda Keturunan Indonesia
- Rabu, 28 Januari 2026













