Tips Praktis Belanja Online Aman di Marketplace Populer untuk Pemula
- Selasa, 27 Januari 2026
JAKARTA - Seiring dengan perkembangan teknologi digital yang pesat, belanja online telah menjadi salah satu cara utama bagi banyak orang untuk membeli barang.
Marketplace populer seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Lazada menawarkan berbagai kemudahan dalam berbelanja, dari pilihan produk yang beragam hingga promo-promo menarik yang sulit untuk dilewatkan.
Namun, meskipun belanja online menawarkan kenyamanan, risiko penipuan, serta kebocoran data pribadi juga perlu menjadi perhatian bagi para konsumen.
Baca JugaHarga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini Usai Sentuh Rekor Tertinggi Sejarah
Dengan banyaknya kasus penipuan yang terjadi di dunia maya, penting bagi setiap konsumen untuk mengetahui langkah-langkah yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko tersebut. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan agar pengalaman berbelanja di marketplace tetap aman dan nyaman.
Pilih Marketplace yang Terpercaya
Langkah pertama yang sangat penting adalah memilih marketplace yang sudah terbukti aman dan memiliki sistem perlindungan yang memadai.
Platform marketplace yang baik biasanya telah dilengkapi dengan fitur keamanan seperti rekening bersama, yang memastikan dana pembeli tidak diteruskan kepada penjual sebelum barang diterima dengan baik.
Selain itu, beberapa marketplace juga menyediakan layanan pengaduan bagi konsumen yang merasa dirugikan, serta mekanisme pengembalian dana apabila terjadi masalah dalam transaksi.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan masyarakat untuk selalu memilih platform dengan reputasi yang baik. Ini dapat membantu mengurangi risiko penipuan, karena platform tepercaya sudah dilengkapi dengan berbagai perlindungan bagi konsumen.
Marketplace yang terpercaya juga biasanya memiliki kebijakan perlindungan konsumen yang jelas, seperti kebijakan pengembalian barang atau refund yang dapat membantu pembeli jika terjadi masalah dengan produk yang diterima.
Periksa Reputasi Penjual Sebelum Membeli
Selain memilih marketplace yang tepat, langkah selanjutnya adalah memeriksa reputasi penjual sebelum memutuskan untuk membeli produk. Setiap toko yang ada di platform marketplace biasanya memiliki rating yang diberikan oleh pembeli sebelumnya.
Melalui ulasan ini, konsumen bisa mengetahui apakah penjual tersebut profesional, apakah produknya sesuai dengan deskripsi, dan apakah pengiriman dilakukan tepat waktu.
Reputasi penjual sangat penting karena akan menunjukkan sejauh mana tingkat kepercayaan yang bisa diberikan. Biasanya, semakin tinggi rating penjual, semakin baik juga kualitas pelayanannya.
Oleh karena itu, penting untuk tidak terburu-buru dalam berbelanja dan memastikan bahwa penjual yang dipilih memiliki reputasi yang baik. Selain itu, jangan ragu untuk membaca ulasan dari pembeli sebelumnya, karena pengalaman orang lain bisa memberikan banyak informasi yang berguna dalam mengambil keputusan.
Gunakan Metode Pembayaran yang Resmi dan Aman
Salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga keamanan saat berbelanja online adalah dengan menggunakan metode pembayaran yang resmi dan aman.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya menggunakan sistem pembayaran yang disediakan oleh marketplace, seperti dompet digital atau sistem escrow, untuk menghindari transaksi di luar platform.
Pembayaran yang dilakukan di luar sistem marketplace meningkatkan risiko penipuan, karena dana yang sudah dibayarkan tidak akan terproteksi oleh mekanisme yang ada di platform.
Selain itu, menggunakan dompet digital atau sistem escrow juga memberikan keamanan lebih bagi konsumen, karena dana baru akan diteruskan kepada penjual setelah barang diterima oleh pembeli. Ini tentu memberi perlindungan lebih bagi konsumen jika terjadi masalah dalam transaksi, seperti produk yang tidak sesuai atau rusak.
Jaga Keamanan Data Pribadi
Kebocoran data pribadi adalah salah satu ancaman terbesar yang dihadapi oleh konsumen yang berbelanja online. Banyak kejahatan siber yang memanfaatkan kebocoran data pribadi untuk melakukan penipuan atau pencurian identitas.
Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan agar pengguna tidak membagikan informasi sensitif seperti kode OTP, PIN, atau kata sandi kepada pihak lain, bahkan jika mereka mengaku sebagai penjual atau layanan pelanggan.
Keamanan data pribadi sangat tergantung pada kewaspadaan kita sebagai konsumen. Jangan pernah membagikan data yang dianggap sensitif di luar platform marketplace yang sudah terpercaya.
Jika ada pihak yang meminta informasi sensitif melalui email atau pesan pribadi, waspadai kemungkinan itu merupakan upaya penipuan. Jaga selalu keamanan akun dan gunakan kata sandi yang kuat, serta aktifkan verifikasi dua langkah pada akun belanja online Anda.
Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan di Aplikasi Marketplace
Marketplace populer saat ini biasanya sudah dilengkapi dengan fitur-fitur keamanan tambahan yang dapat meningkatkan perlindungan bagi penggunanya. Salah satu fitur yang sangat direkomendasikan adalah verifikasi dua langkah (2FA).
Fitur ini mengharuskan Anda untuk memasukkan kode yang dikirim ke nomor ponsel atau email setiap kali Anda login atau melakukan transaksi. Ini akan memberikan lapisan tambahan keamanan pada akun Anda, sehingga membuatnya lebih sulit bagi pihak yang tidak berwenang untuk mengakses akun Anda.
Selain itu, banyak marketplace juga menyediakan notifikasi transaksi yang dapat memberikan informasi setiap kali ada aktivitas pada akun Anda, baik itu transaksi pembelian maupun perubahan data.
Fitur ini memungkinkan Anda untuk segera mengetahui jika ada transaksi yang mencurigakan dan bisa segera mengambil tindakan untuk mengamankan akun Anda.
Kenali Tanda-Tanda Penipuan
Belanja online memang menawarkan banyak kemudahan, tetapi juga membawa risiko tersendiri. Salah satu risiko terbesar adalah penipuan. Untuk menghindari terjebak dalam penipuan, penting untuk mengenali tanda-tanda transaksi yang mencurigakan.
Beberapa indikasi yang bisa menunjukkan bahwa transaksi Anda berisiko adalah harga yang sangat murah dibandingkan harga pasaran, deskripsi produk yang tidak jelas atau terlalu berlebihan, serta penjual yang tidak responsif atau sulit dihubungi.
Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera batalkan transaksi dan cari penjual lain yang lebih terpercaya. Jangan tergoda dengan harga murah yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, karena penipuan seringkali memanfaatkan penawaran yang terlalu menarik untuk menarik perhatian konsumen.
Pahami Kebijakan Pengembalian Barang dan Refund
Ketika berbelanja online, sangat penting untuk memahami kebijakan pengembalian barang dan refund yang berlaku. Marketplace yang terpercaya biasanya menyediakan informasi yang jelas mengenai prosedur pengembalian barang jika produk yang diterima tidak sesuai dengan yang diinginkan atau rusak.
Selain itu, pastikan juga untuk memeriksa apakah penjual menyediakan kebijakan garansi atau pengembalian dana jika barang tidak sesuai dengan deskripsi atau rusak saat diterima.
Memahami kebijakan pengembalian ini akan sangat membantu jika terjadi masalah pada produk yang Anda beli. Pastikan untuk menyimpan bukti transaksi dan komunikasi dengan penjual, karena ini bisa menjadi bukti yang diperlukan jika Anda perlu mengajukan klaim pengembalian barang atau refund.
Lindungi Perangkat yang Digunakan untuk Belanja Online
Keamanan perangkat yang Anda gunakan untuk berbelanja juga harus menjadi perhatian utama. Pastikan perangkat yang digunakan, baik itu smartphone atau komputer, memiliki antivirus terbaru dan sistem operasi yang selalu diperbarui.
Menggunakan jaringan Wi-Fi publik juga sebaiknya dihindari saat berbelanja online, karena dapat membuka celah bagi peretas untuk mencuri data pribadi Anda. Selalu pastikan bahwa perangkat Anda terlindungi dengan baik agar tidak mudah disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Laporkan Penipuan atau Masalah yang Ditemui
Jika Anda menemukan penjual yang mencurigakan atau mengalami masalah saat berbelanja, segera laporkan masalah tersebut ke pihak marketplace.
Marketplace yang terpercaya biasanya memiliki sistem pengaduan yang akan menangani keluhan Anda dengan serius. Selain itu, Anda juga bisa melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, seperti Kominfo atau BPKN, untuk tindakan lebih lanjut.
Belanja online di marketplace memang menawarkan kenyamanan, namun juga membawa risiko. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda bisa meminimalkan risiko penipuan dan kebocoran data pribadi, serta memastikan bahwa pengalaman belanja Anda tetap aman dan nyaman.
Ingat, selalu berhati-hati dan bijak dalam memilih marketplace dan penjual, serta pastikan untuk menggunakan sistem pembayaran yang aman.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Perbandingan Emas dan Deposito: Pilihan Aman untuk Investasi Pemula 2026
- Selasa, 27 Januari 2026
Bursa Asia Menguat Ditopang Harapan Laba Perusahaan, Dampak Tarif Trump
- Selasa, 27 Januari 2026
Zurich Asuransi Indonesia Capai Kinerja Positif dengan Asuransi Kendaraan
- Selasa, 27 Januari 2026
Tips Praktis Belanja Online Aman di Marketplace Populer untuk Pemula
- Selasa, 27 Januari 2026
Berita Lainnya
Harga Perak Antam Naik Hari Ini Investor Cermati Peluang Awal Tahun 2026
- Selasa, 27 Januari 2026
Lonjakan Harga Perak Global Dorong Minat Investor Beralih ke Aset Safe Haven
- Selasa, 27 Januari 2026
IHSG Bangkit Awal Pekan Investor Asing Borong Saham Pilihan Senin Ini
- Selasa, 27 Januari 2026
IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini Investor Diminta Cermati Rekomendasi Saham Pilihan
- Selasa, 27 Januari 2026
Empat Agenda Kripto Mingguan Penentu Arah Pasar Setelah Tekanan Jual Global Investor
- Selasa, 27 Januari 2026












