Emas Antam Turun Hari Ini: Cek Penyebab dan Daftar Lengkap Harganya

Ilustrasi harga emas antam batangan (Foto: Istimewa/Anekalogam.com)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 09 Juli 2026 | 13:13:47 WIB

Jakarta - Nilai jual emas Logam Mulia buatan PT Aneka Tamang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami penyusutan pada sesi transaksi hari ini. 

Pada Kamis (9/7/2026), komoditas emas Antam dibanderol seharga Rp 2.633.000 per gram. Nilai tersebut melemah sebesar Rp 8.000 dibandingkan posisi kemarin.

Sementara itu, untuk nilai transaksi pembelian kembali (buyback) oleh pihak Antam berada pada level Rp 2.383.000. Angka ini berkurang senilai Rp 10.000 jika disandingkan dengan hari sebelumnya.

Berikut merupakan daftar menyeluruh nilai jual emas batangan Logam Mulia Antam untuk hari ini: 

Harga Emas Batangan Logam Mulia Antam 9 Juli 2026 (Sumber: Logam Mulia)

  • 0,5 gram: Rp 1.366.500 (Harga Dasar) | Rp 1.369.916 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 1 gram: Rp 2.633.000 (Harga Dasar) | Rp 2.639.583 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 2 gram: Rp 5.206.000 (Harga Dasar) | Rp 5.219.015 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 3 gram: Rp 7.784.000 (Harga Dasar) | Rp 7.803.460 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 5 gram: Rp 12.940.000 (Harga Dasar) | Rp 12.972.350 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 10 gram: Rp 25.825.000 (Harga Dasar) | Rp 25.889.563 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 25 gram: Rp 64.437.000 (Harga Dasar) | Rp 64.598.093 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 50 gram: Rp 128.795.000 (Harga Dasar) | Rp 129.116.988 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 100 gram: Rp 257.512.000 (Harga Dasar) | Rp 258.155.780 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 250 gram: Rp 643.515.000 (Harga Dasar) | Rp 645.123.788 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 500 gram: Rp 1.286.820.000 (Harga Dasar) | Rp 1.290.037.050 (Harga + Pajak PPh 0,25%)
  • 1000 gram: Rp 2.573.600.000 (Harga Dasar) | Rp 2.580.034.000 (Harga + Pajak PPh 0,25%)

Langkah koreksi nilai emas global turut memberikan dampak bagi pergerakan emas Antam. Kemarin, nilai emas global di pasar spot ditutup terdepresiasi sebesar 0,72% menuju angka US$ 4.076,1 per troy ons. 

Keadaan ini merepresentasikan penurunan selama tiga hari berturut-turut. Sepanjang kurun tiga hari itu, nilainya sudah terpangkas sebanyak 2,26%.

Kabar terkini dari kawasan Timur Tengah kembali menjadi faktor penahan laju peningkatan harga emas. Amerika Serikat (AS) terpantau melancarkan agresi lanjutan ke teritorial Iran.

Merujuk pada pemberitaan Bloomberg News, pihak Pusat Komando AS memaparkan bahwa agresi tersebut dilancarkan demi melumpuhkan efektivitas Iran dalam mengacaukan jalur pelayaran di wilayah Selat Hormuz. 

Serangan dari Negeri Paman Sam ini terjadi berselang beberapa jam usai Presiden Donald Trump memberikan penegasan jika masa gencatan senjata bersama Teheran telah dinyatakan bubar.

Dinamika geopolitik tersebut berujung mengerek kenaikan harga minyak global. Kemarin, komoditas minyak varian Brent melesat sebanyak 5,21% menuju level US$ 78,02 per barel, dan pada pagi hari ini posisinya masih merangkak naik sekitar 1% pada pukul 07:19 WIB.

Imbasnya, kekhawatiran atas ancaman tingginya angka inflasi kembali membayangi kondisi perekonomian global. Sesuatu kondisi yang bakal memosisikan bank sentral di berbagai penjuru dunia tidak memiliki banyak alternatif selain memperketat roda kebijakan moneter lewat langkah penaikan suku bunga acuan.

Komoditas emas merupakan jenis aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Oleh sebab itu, menaruh dana pada instrumen emas dipandang menjadi kurang kompetitif ketika suku bunga sedang merangkak naik.

Reporter: Ibtihal