Rincian Harga Pangan di Pasar Tradisional Hari Ini Kamis, 9 Juli 2026

Pedagang memilah bawang merah. (Foto: bisnis.com)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:46:45 WIB

JAKARTA — Pergerakan harga pangan nasional di tingkat pasar tradisional pada perdagangan Kamis (9/7/2026) terpantau didominasi oleh tren yang stagnan, dengan pelemahan harga yang terus berlanjut pada komoditas sayuran hortikultura, khususnya produk cabai dan bawang merah.

Merujuk data yang dihimpun Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Kamis (9/7/2026), nilai jual beras dilaporkan relatif tidak banyak bergerak di seluruh lini kualitas. 

Untuk beras kualitas bawah I bertahan di posisi Rp14.700 per kilogram. Di sisi lain, untuk jenis beras kualitas bawah II mencatatkan penurunan tipis 0,34% menuju angka Rp14.500 per kilogram.

Lebih lanjut, beras kualitas medium I tidak berubah di level Rp16.350 per kilogram, sedangkan untuk varian beras kualitas medium II mengalami kenaikan minor sebesar 0,31% ke posisi Rp16.150 per kilogram. 

Adapun untuk kelompok beras kualitas super I bertahan di angka Rp17.650 per kilogram, sementara untuk jenis beras kualitas super II terapresiasi senilai 0,29% ke level Rp17.150 per kilogram.

Untuk bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang dilaporkan anjlok sebesar 4,55% menjadi Rp46.100 per kilogram. Kondisi sebaliknya terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang mengalami kenaikan tipis sebesar 0,23% ke angka Rp44.100 per kilogram.

Pada kategori cabai, harga komoditas cabai merah besar melorot sebesar 4,05% menjadi Rp49.700 per kilogram. Langkah penurunan ini juga diikuti oleh cabai merah keriting yang merosot 3,68% ke posisi Rp49.700 per kilogram. 

Sementara itu, kelompok cabai rawit hijau tercatat menjadi satu-satunya varian cabai yang merangkak naik, yaitu sebesar 0,9% menjadi Rp50.600 per kilogram. Adapun untuk jenis cabai rawit merah didapati turun sebesar 3,83% ke tingkat Rp61.450 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng terpantau bergerak stabil di pasar. Minyak goreng jenis curah bertahan di angka Rp20.550 per liter, minyak goreng varian kemasan bermerek I konsisten di posisi Rp24.250 per liter, dan untuk komoditas minyak goreng kemasan bermerek II juga tidak bergeser dari level Rp23.400 per liter.

Melihat kelompok pemanis, harga untuk gula pasir dengan kualitas premium mampu bertahan pada angka Rp20.300 per kilogram. Di saat yang sama, untuk produk gula pasir lokal juga dilaporkan ajek pada tingkat harga Rp19.050 per kilogram.

Pada sektor protein hewani, harga komoditas daging sapi kualitas I merangkak naik tipis sebesar 0,23% menuju posisi Rp150.450 per kilogram, sedangkan untuk jenis daging sapi kualitas II terangkat 0,39% ke level Rp141.650 per kilogram. 

Nilai jual daging ayam ras segar didapati ikut naik tipis 0,14% ke angka Rp36.800 per kilogram. Sebaliknya, tarif untuk komoditas telur ayam ras segar terkoreksi sebesar 0,68% menjadi Rp29.050 per kilogram.

Secara general, kondisi harga kebutuhan pokok hari ini masih memperlihatkan adanya tekanan penurunan pada sektor komoditas cabai serta bawang merah. 

Sementara itu, nilai jual untuk komoditas beras, minyak goreng, dan gula pasir terpantau relatif ajek, sedangkan tren kenaikan dalam batas wajar dialami oleh daging sapi, daging ayam ras segar, bawang putih, serta kelompok cabai rawit hijau.

Reporter: Ibtihal