Harga TBS Sawit Pasaman Barat 3 Juli 2026 Tembus Rp3.754 Per Kg

Ilustrasi TBS sawit. (Foto: Istimewa)
Penulis: Ibtihal
Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:06:22 WIB

PASAMAN BARAT – Angin segar mendatangi para pembudidaya kelapa sawit di daerah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Kondisi tersebut terjadi setelah nilai jual Tandan Buah Segar (TBS) ditetapkan dengan angka tertinggi mencapai Rp3.754,49 per kilogram pada Jumat (3/7). 

Mengacu pada pengumuman resmi yang dirilis lewat akun Instagram Dinas Kominfo Pasaman Barat (@diskominfopasbar).

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH. MM, didampingi Wakil Bupati H. M. Ihpan senantiasa memantau fluktuasi nilai jual komoditas andalan daerah ini lewat sistem pengawasan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat.

Perlu dipahami juga bahwa nilai batas paling bawah atau yang terendah untuk komoditas ini bertengger pada level Rp3.085 per kilogram.

Sementara itu, untuk kelompok komoditas brondolan, nilai jual di tingkat pabrik kedapatan bertahan kuat di posisi Rp3.700 per kilogram, yang diberlakukan oleh PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).

Pergerakan nilai secara terperinci di daerah Pasaman Barat untuk saat ini terbagi ke dalam beberapa kelompok jalinan kemitraan pada tiap-tiap pabrik kelapa sawit.

Kelompok pertama yakni Harga Mitra Plasma, di mana PT Agrowiratama berhasil menduduki peringkat teratas dengan melakukan pembelian TBS senilai Rp3.754,49 per kilogram.

Berikutnya, ada empat perusahaan yang terpantau kompak menetapkan angka yang sama sebesar Rp3.754,06 per kilogram untuk kelompok plasma ini, yaitu PT Bina Tani Nusantara (BTN), PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Laras Internusa (LIN).

Kelompok kedua yaitu Harga Mitra Swadaya, di mana nilai tertinggi di angka Rp3.754,06 per kilogram dibukukan secara seragam oleh tiga korporasi sekaligus, yakni PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM), PT Andalas Agro Industri (AAI), serta PT Gunung Sawit Abadi (GSA).

Di luar ketiga perusahaan tersebut, transaksi untuk mitra swadaya juga dilayani oleh PT Sari Buah Sawit (SBS) dengan ketetapan harga Rp3.470 per kilogram, diikuti oleh PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) senilai Rp3.340 per kilogram, dan PT Agro Wira Ligatsa (AWL) yang menentukan harga pada angka Rp3.170 per kilogram.

Di sisi lain, pergeseran yang terbilang cukup dinamis tampak pada kelompok ketiga, yaitu Harga Non Mitra.

Pada kelompok ini, PTPN IV Regional IV memberlakukan harga beli sebesar Rp3.400 per kilogram, disusul oleh PT Gunung Sawit Abadi (GSA) senilai Rp3.385 per kilogram, PT Usaha Sawit Mandiri (USM) di angka Rp3.369 per kilogram, dan PT Berkat Sawit Sejahtera (BSS) seharga Rp3.345 per kilogram. 

Korporasi lainnya seperti PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dan PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) menentukan angka kembar yaitu di posisi Rp3.338 dan Rp3.340 per kilogram.

Untuk deretan pabrik dengan ketentuan harga non-mitra di rentang kepala tiga lainnya diisi oleh PT Gersindo dan PT Sari Buah Sawit (SBS) yang sama-sama membeli pada harga Rp3.300 per kilogram, PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP) senilai Rp3.230 per kilogram, PT Pasaman Marama Sejahtera (PMS) sebesar Rp3.220 per kilogram, serta PT Agro Wira Ligatsa (AWL) di angka Rp3.130 per kilogram.

Guna menutup rangkuman data harian ini, PT Bina Tani Nusantara (BTN) dilaporkan menentukan harga beli non-mitra paling rendah pada level Rp3.085 per kilogram.

Reporter: Ibtihal