IHSG Turun, Asing Catat Net Sell Rp537,25 Miliar Akhir Pekan
JAKARTA – Aktivitas pelepasan saham oleh pemodal asing di pasar ekuitas dalam negeri terpantau masih bergulir hingga sesi penutupan perdagangan akhir minggu kemarin.
Pada hari Jumat (26/6), IHSG terperosok 1,72% berbarengan dengan pembukuan aksi jual bersih atau net sell oleh investor luar negeri senilai Rp537,25 miliar di semua pasar.
Saham BMRI dan EMAS terpantau tetap menjadi emiten yang paling masif dilego oleh pemodal asing, merujuk pada laporan riset dari BRI Danareksa Sekuritas.
Kedua saham tersebut kembali menorehkan angka net sell paling jumbo pada perdagangan Jumat, yang mengindikasikan bahwa gelombang tekanan jual dari pihak asing masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Rangkaian emiten dengan angka net sell paling tinggi pada hari Jumat kemarin mencakup BMRI dengan nilai Rp173,95 miliar dan EMAS senilai Rp152,82 miliar.
Di samping itu, terdapat pula saham ASII dengan nilai Rp87,46 miliar, BRPT sebesar Rp56,13 miliar, serta TLKM yang mencapai Rp54,65 miliar.
Secara berlawanan, saham BBCA dan DSSA justru menorehkan nilai aksi beli bersih atau net buy paling tinggi pada penghujung pekan kemarin.
Saham-saham dengan torehan net buy terbesar pada hari Jumat tersebut di antaranya BBCA dengan raihan Rp429,71 miliar, DSSA senilai Rp95,51 miliar, BBRI sebesar Rp75,14 miliar, AMMN mencapai Rp39,05 miliar, dan ANTM sebesar Rp32,47 miliar.
Tekanan jual dari pihak asing dilaporkan masih tergolong masif apabila diakumulasikan sepanjang sepekan perdagangan berjalan. IHSG kedapatan menyusut 4,55%, sedangkan penanam modal asing mengantongi catatan net sell total hingga Rp6,09 triliun di seluruh pasar perdagangan.
Sepanjang kurun waktu satu minggu tersebut, BMRI dan EMAS kembali menempati posisi saham dengan aktivitas pelepasan asing paling dominan.
Kendati saham BBRI sempat dibeli dalam jumlah besar oleh investor asing pada perdagangan hari Jumat, saham bank tersebut nyatanya tetap bertengger dalam deretan net sell terbesar selama akumulasi satu pekan.
Daftar saham yang mencatatkan sentimen net sell tertinggi sepanjang minggu kemarin ialah BMRI sebesar Rp951,08 miliar, BBRI senilai Rp405,35 miliar, TPIA sejumlah Rp272,81 miliar, EMAS sebesar Rp219,25 miliar, dan AADI senilai Rp202,21 miliar.
Di lain sisi, emiten yang paling intensif dikoleksi asing meliputi BREN senilai Rp358,87 miliar, BBCA sebesar Rp293,53 miliar, ANTM sejumlah Rp224,94 miliar, TINS sebesar Rp105,18 miliar, serta DSSA dengan nilai Rp99,22 miliar.
Rincian mengenai data net sell dan net buy di atas sejatinya merupakan cerminan pergerakan arus dana pada jangka waktu tertentu, sehingga tidak bisa dipergunakan sebagai basis tunggal ketika menetapkan keputusan investasi.
Para pelaku pasar diimbau untuk senantiasa memperhatikan aspek analisis fundamental, perhitungan valuasi, situasi pasar keseluruhan, hingga profil risiko personal sebelum mengeksekusi transaksi saham.