Saham CDIA Melesat 5,34 Persen, Investor Asing Mulai Borong Lagi
JAKARTA – Nilai saham dari perusahaan besutan konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berakhir menguat dengan kenaikan 5,34% menuju level Rp 690 pada penutupan transaksi Jumat (12/6/2026).
Dalam sesi tersebut, tercatat sebanyak 61,26 juta lembar saham Chandra Daya Investasi ditransaksikan, dengan frekuensi mencapai 9.472 kali, serta mencatatkan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp 42,3 billion.
Pada perdagangan pekan kemarin, saham dengan kode emiten CDIA ini kedapatan banyak diakumulasi oleh pemodal asing dengan torehan net buy menyentuh angka Rp 11,35 miliar.
Kondisi tersebut membalikkan arah pergerakan dari performa dua minggu sebelumnya yang terus-menerus menorehkan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing.
Dalam kurun waktu seminggu ke belakang, harga saham Chandra Daya Investasi terpantau melesat hingga 7,81%, setelah pada periode pekan sebelumnya sempat terperosok sedalam 24,71%.
Di samping itu, perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga baru saja merampungkan agenda distribusi dividen untuk tahun buku 2025 pada Selasa (9/6/2026) pekan kemarin.
Entitas anak usaha dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tersebut menyalurkan dana dividen dengan total nilai sebesar US$ 40 juta atau setara dengan Rp 5,56 per lembar saham.
Adapun untuk berkas daftar pemegang saham yang memiliki hak untuk memperoleh dividen CDIA dikunci pada tanggal 22 Mei 2026 yang lalu.
Momentum cum date untuk dividen Chandra Daya Investasi sendiri jatuh pada tanggal 20 Mei kemarin. Pada waktu tersebut, posisi saham CDIA mendarat di level Rp 790, alhasil raihan yield dividen untuk CDIA berada di rentang kisaran 0,70%.