Strategi PYFA Hadapi Pelemahan Rupiah demi Jaga Pertumbuhan Bisnis

Logo PT Pyridam Farma Tbk (PYFA).(Sumber Gambar: net)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 05 Juni 2026 | 13:36:00 WIB

JAKARTA – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengungkapkan bahwa prospek kinerja bisnis perusahaan tidak mengalami dampak yang berarti walaupun nilai tukar mata uang rupiah sedang terdepresiasi terhadap dolar AS.

Direktur Utama PT Pyridam Farma Tbk, Lee Yan Gwa atau yang akrab disapa Gunawan menjelaskan, pihak manajemen telah merancang berbagai langkah strategis demi merespons situasi ekonomi sekarang. 

Langkah utama yang diambil oleh perusahaan yaitu dengan menjalankan efisiensi.

"Ya kita terus-menerus untuk efisiensi dan meningkatkan penjualan," ujar Lee Yan Dwa alias Gunawan di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Keadaan pasar global saat ini diakui memang di luar kendali para pelaku usaha di dalam industri. Kendati demikian, tantangan ini harus tetap direspons dengan mengerahkan upaya yang paling maksimal.

"Ini banyak hal yang di luar kemampuan kita. Kita tidak melakukan apa-apa pun juga ini, tapi memang bahan baku ada naik, tapi selama ini kita tidak terhambat. Kita coba untuk memperbaiki," kata Gunawan, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Apabila mengacu pada publikasi laporan keuangan terbaru yang telah dirilis, Gunawan mengklaim bahwa perseroan masih belum mencatatkan kerugian.

"Kalau dilihat laporan keuangan terakhir kan malahan kita growth. Kita growth by 10%. EBITDA juga growth," kata dia, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Ibtihal