JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada dalam tahap koreksi lanjutan pada sesi perdagangan hari ini (13/5/2026).
Di hari Selasa (12/5/2026) sebelumnya, IHSG berakhir di zona merah dengan pelemahan 0,68% atau terpangkas 46,72 poin ke posisi 6.858,89.
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memaparkan bahwa lewat tinjauan teknikal, IHSG masih menjadi bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2).
“Skenario terburuknya, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644 sampai 6.727. Waspadai area gap yang berada di 6.538 sampai dengan 6.585,” tulisnya dalam riset, Rabu (13/5/2026).
Di waktu yang sama, menurut Herditya, rentang penguatan terdekat diprediksi akan berada di posisi 6.870 hingga 6.895.
Di bawah ini merupakan deretan saham yang menjadi pilihan MNC Sekuritas:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Saham BBCA mengalami koreksi 0,41% menuju level Rp 6.125 dengan dominasi tekanan jual yang masih kuat. Kini, posisi BBCA diprediksi tengah berada di bagian wave v dari wave (c) dari wave [y].
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 5.625–Rp 5.900
- Target Harga: Rp 6.425, Rp 6.775
- Stop Loss: Di bawah Rp 5.575
2. PT Blue Bird Tbk (BIRD)
BIRD melemah 0,96% ke posisi Rp 1.555 dan masih tertekan oleh aksi jual, di mana pergerakannya masih tertahan di fase downtrend. Posisi BIRD saat ini diestimasi sedang menyusun wave (v) dari wave [c] dari wave Y.
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1.475–Rp 1.525
- Target Harga: Rp 1.605, Rp 1.680
- Stop Loss: Di bawah Rp 1.450
3. PT Indosat Tbk (ISAT)
ISAT berhasil melonjak 7,80% ke level Rp 2.350 seiring dengan hadirnya volume pembelian. Saat ini, posisi ISAT diperkirakan tengah melaju di fase uptrend dan membentuk wave a dari wave (b) dari wave [ii].
- Rekomendasi: Trading Buy Rp 2.230–Rp 2.310
- Target Harga: Rp 2.370, Rp 2.410
- Stop Loss: Di bawah Rp 2.200
4. PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA)
MINA terkontraksi 6,99% ke level Rp 346 yang dibarengi dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi MINA sedang menempati bagian dari wave [ii] dari wave C.
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 296–Rp 340
- Target Harga: Rp 414, Rp 474
- Stop Loss: Di bawah Rp 288