Update Harga Solar dan Pertamax Turbo Naik Mulai 4 Mei 2026

Senin, 04 Mei 2026 | 11:38:18 WIB
Ilustrasi untuk harga BBM non subsidi yang naik

JAKARTA – Update harga solar dan Pertamax Turbo naik resmi berlaku mulai 4 Mei 2026 mengikuti penyesuaian terbaru dari PT Pertamina (Persero) untuk BBM nonsubsidi.

Langkah korporasi ini berdampak langsung pada sejumlah wilayah strategis di tanah air melalui kenaikan harga pada lini produk bahan bakar mesin diesel maupun bensin dengan oktan tinggi.

"Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020," jelas pihak Pertamina melalui laman resminya, Senin (4/5/2026).

Pertamina menerangkan bahwa aturan tersebut menjadi landasan utama dalam menentukan formula harga dasar untuk perhitungan harga jual eceran BBM umum yang didistribusikan lewat SPBU.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, masyarakat kini harus merogoh kocek lebih dalam karena harga Pertamax Turbo dengan RON 98 telah menyentuh angka 19.900 per liter.

Angka ini memperlihatkan tren peningkatan yang cukup terasa jika dibandingkan dengan banderol pada April lalu yang masih berada di posisi 19.400 per liter.

Sektor bahan bakar diesel nonsubsidi atau Pertamina Dex Series juga mengalami pergeseran harga yang sangat signifikan bagi para pengguna kendaraan mesin diesel modern.

Produk Dexlite dengan nilai CN 51 kini dipasarkan dengan harga 26.000 per liter, melonjak dari harga sebelumnya yang tercatat sebesar 23.600 per liter.

Kenaikan paling tajam terlihat pada jenis Pertamina Dex dengan CN 53 yang sekarang dipatok pada level 27.900 per liter di berbagai stasiun pengisian.

Padahal pada periode bulan sebelumnya, bahan bakar jenis ini masih bisa diperoleh konsumen dengan harga 23.900 per liter.

Di tengah tren kenaikan ini, manajemen Pertamina memutuskan untuk tetap mempertahankan harga Pertamax dengan RON 92 pada level 12.300 per liter.

Kebijakan serupa juga berlaku untuk Pertamax Green dengan RON 95 yang harganya masih tertahan di angka 12.900 per liter sejak periode Maret lalu.

Stabilitas harga pada dua jenis bahan bakar tersebut tetap dijaga walaupun kondisi geopolitik dunia sedang memanas akibat perselisihan antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Selain jenis nonsubsidi tersebut, pemerintah dan Pertamina juga tidak mengubah harga untuk kategori BBM penugasan maupun BBM subsidi bagi masyarakat luas.

Pertalite tetap dijual dengan harga 10.000 per liter, sementara untuk jenis Biosolar masih tetap tersedia bagi konsumen dengan harga 6.800 per liter.

Penyesuaian periodik ini merupakan bagian dari evaluasi rutin mengikuti perkembangan pasar minyak dunia agar tetap sejalan dengan regulasi menteri yang berlaku.

Terkini