JAKARTA - Membuat bumbu pedas sendiri di rumah kini semakin populer, terutama bagi Anda yang ingin menyesuaikan rasa sesuai selera.
Salah satu yang banyak dicari adalah cara membuat minyak cabai yang aromatik, gurih, dan tahan lama. Selain lebih hemat, Anda juga bisa memastikan kualitas bahan yang digunakan tetap segar dan higienis.
Tidak hanya chili oil, ada juga olahan lain seperti abon cabai kering yang praktis dijadikan taburan atau lauk pendamping. Kedua resep ini cocok untuk stok di rumah karena bisa disimpan cukup lama dan digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari mie, nasi goreng, hingga camilan sederhana.
Cara Membuat Minyak Cabai di Rumah dengan Rasa Kaya dan Kompleks
Minyak cabai ala kanal YouTube Devina Hermawan dikenal memiliki rasa yang kompleks, tidak hanya pedas tetapi juga gurih dan harum.
Kombinasi cabai kering, ebi, dan bawang membuat hasil akhirnya lebih kaya rasa dibanding chili oil biasa. Resep ini cocok untuk Anda yang ingin stok sambal minyak serbaguna.
Bahan:
250 gr minyak goreng
60 gr cabai kering
25 gr bawang putih
25 gr bawang merah
25 gr ebi (rendam air hangat 10 menit)
1 sdt garam
½ sdt gula
½ sdt penyedap
2 sdm kecap asin
Langkah:
Mulai dengan menghaluskan cabai kering menggunakan blender atau food processor hingga teksturnya menyerupai bubuk kasar. Jangan terlalu halus agar tekstur minyak cabai tetap menarik. Sisihkan terlebih dahulu.
Selanjutnya, masukkan bawang putih, bawang merah, dan sebagian minyak ke dalam blender. Proses hingga benar benar halus sehingga aromanya nanti keluar maksimal saat dimasak.
Tambahkan ebi yang sudah direndam ke dalam blender. Cukup blender sebentar saja, sekitar 10–15 detik, agar teksturnya masih sedikit terasa dan tidak menjadi pasta.
Panaskan sisa minyak di wajan, lalu tuangkan bumbu halus. Masak dengan api sedang sambil diaduk perlahan agar tidak gosong. Saat aroma mulai keluar, tambahkan garam, gula, dan penyedap sebelum kadar air bawang benar benar mengering.
Setelah bumbu terlihat matang dan sedikit mengeluarkan minyak, masukkan cabai kering yang sudah dihaluskan. Aduk rata dan lanjutkan memasak hingga minyak berubah warna menjadi merah pekat. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 5–7 menit.
Tuangkan kecap asin, aduk kembali hingga tercampur sempurna. Masak sebentar sekitar 1–2 menit untuk menyatukan rasa.
Angkat dan dinginkan minyak cabai, lalu simpan dalam botol kaca yang sudah disterilisasi agar tahan hingga 2–3 minggu di suhu ruang.
Alternatif Abon Cabai Kering untuk Tekstur Renyah dan Praktis
Jika Anda menyukai tekstur kering dan renyah, abon cabai dari kanal YouTube Domo Bramantyo bisa jadi pilihan menarik. Rasanya pedas manis gurih dan cocok ditaburkan di atas nasi hangat atau mie instan. Selain praktis, abon cabai ini juga bisa disimpan lebih lama dibanding sambal basah.
Bahan:
150 gr cabai kering
30 siung bawang putih, iris tipis
9 sdm bawang merah goreng
2 bungkus kaldu bubuk
3 sdm gula pasir
200 ml minyak goreng (untuk menggoreng)
Langkah:
Rendam cabai kering dalam air panas selama 10–15 menit hingga teksturnya sedikit lunak. Setelah itu, tiriskan dan potong potong agar lebih mudah diolah.
Panaskan minyak dalam jumlah cukup, lalu goreng bawang putih iris hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan, pastikan tidak gosong agar rasanya tidak pahit.
Gunakan sisa minyak untuk menggoreng cabai kering dengan api kecil. Proses ini penting agar cabai menjadi kering dan renyah tanpa hangus. Goreng sekitar 5–8 menit sambil diaduk perlahan.
Setelah cabai matang, tiriskan lalu blender kasar bersama bawang putih goreng. Jangan terlalu halus agar tekstur abon tetap terasa.
Masukkan campuran ke dalam wajan tanpa minyak, lalu tambahkan bawang merah goreng, kaldu bubuk, dan gula pasir. Aduk rata di atas api kecil selama 3–5 menit hingga bumbu meresap.
Koreksi rasa, jika sudah pas, angkat dan dinginkan sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Abon cabai bisa tahan hingga 3–4 minggu jika disimpan dengan benar.
Tips Penting Agar Minyak Cabai Lebih Awet dan Tidak Mudah Rusak
Gunakan cabai kering berkualitas agar warna merah lebih keluar dan tidak kusam.
Pastikan kadar air bahan seperti bawang dan ebi sudah berkurang saat dimasak agar minyak lebih tahan lama.
Gunakan api sedang cenderung kecil untuk menghindari rasa pahit akibat gosong.
Sterilisasi botol dengan air panas selama 5 menit sebelum digunakan.
Simpan di tempat sejuk atau kulkas untuk memperpanjang masa simpan hingga 1 bulan.
Minyak Cabai Serbaguna untuk Berbagai Hidangan Favorit di Rumah
Dengan mengikuti langkah dan tips di atas, Anda bisa membuat minyak cabai sendiri dengan kualitas yang tidak kalah dari produk luar. Selain lebih hemat, hasilnya juga bisa disesuaikan dengan selera, baik dari tingkat kepedasan hingga aroma.
Minyak cabai ini sangat fleksibel digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari mie instan, bakso, nasi goreng, hingga sebagai pelengkap camilan. Bahkan, abon cabai kering bisa menjadi topping praktis yang menambah cita rasa tanpa perlu memasak ulang.
Kini, membuat bumbu pedas sendiri bukan lagi hal yang sulit. Dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, Anda bisa menghadirkan stok sambal serbaguna yang lezat, higienis, dan tahan lama untuk kebutuhan dapur sehari-hari tanpa ribet sama sekali.