JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan awal tahun yang gemilang dengan pertumbuhan volume logistik yang signifikan.
Sepanjang Januari 2026, total sebanyak 58.283 ton barang berhasil didistribusikan melalui moda transportasi rel. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari para mitra industri dan masyarakat terhadap efisiensi, ketepatan waktu, dan keamanan layanan kereta api di wilayah Sumatera Utara.
Lonjakan pengiriman ini didominasi oleh komoditas strategis dan sektor retail, yang memberikan sinyal positif bagi pergerakan ekonomi daerah di kuartal pertama tahun ini.
Layanan Paket Retail (BHP) Melonjak Dua Kali Lipat
Salah satu tren paling menonjol pada awal 2026 adalah lonjakan layanan pengiriman paket retail atau Barang Hantaran Penumpang (BHP). Volume angkutan BHP mencapai 690 ton pada Januari 2026, naik drastis lebih dari 100% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 325 ton.
Penyebab Utama: Meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang di awal tahun.
Jangkauan Layanan: Tersedia pada rangkaian KA Sribilah Utama (Medan–Rantau Prapat) dan KA Putri Deli (Medan–Tanjungbalai).
Jenis Barang: Mulai dari dokumen, sepeda, motor, hingga makanan olahan dan hewan peliharaan.
Sektor Energi: Distribusi BBM Tumbuh 22%
Selain sektor retail, pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga mencatatkan kenaikan yang berarti. Sebanyak 31.937 ton BBM telah disalurkan dari Stasiun Labuan menuju Siantar dan Kisaran. Angka ini meningkat sekitar 22% dibandingkan Januari 2025 yang tercatat sebesar 26.148 ton. Stabilitas pasokan energi seperti Pertalite, Bio Solar, hingga Pertamax tetap terjaga berkat distribusi yang lancar meski di tengah cuaca yang tak menentu.
Lima Komoditas Unggulan Yang Mendominasi
Keberhasilan KAI Divre I Sumut dalam mendistribusikan puluhan ribu ton barang ditopang oleh lima jenis angkutan primadona:
Karet (Latex)
Minyak Sawit Mentah (CPO)
Peti Kemas
Bahan Bakar Minyak (BBM)
Paket Kiriman Retail
Keunggulan Logistik Rel Bagi Ekonomi Daerah
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan bahwa moda kereta api tetap menjadi pilihan utama karena kemampuannya mengangkut beban besar dalam satu perjalanan. Selain efisiensi biaya bagi pengusaha, penggunaan jalur rel secara signifikan mengurangi beban kepadatan dan potensi kerusakan jalan raya nasional di Sumatera Utara.