Update Terbaru Harga Motor Listrik Februari 2026, Pilihan Lengkap dari Murah Hingga Premium

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:31:21 WIB
Update Terbaru Harga Motor Listrik Februari 2026, Pilihan Lengkap dari Murah Hingga Premium

JAKARTA - Awal tahun 2026 menjadi momen penting bagi konsumen yang tengah mempertimbangkan beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Pasar motor listrik di Indonesia kembali menunjukkan pergerakan menarik, terutama dari sisi harga dan penyegaran lini produk yang terus berkembang.

Memasuki Februari 2026, pasar motor listrik di Indonesia kembali menunjukkan dinamika, terutama dari sisi harga dan penyegaran produk. Meski sebagian besar merek terpantau masih mempertahankan banderol yang sama sejak akhir 2025, ada beberapa model yang mengalami penyesuaian harga serta perubahan lini produk.

Salah satu update yang cukup mencolok datang dari Indomobil Emotor Adora. Skuter listrik ini tercatat mengalami kenaikan harga menjadi Rp25.150.000, setelah sebelumnya dipasarkan di angka Rp24.750.000.

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa penyesuaian harga masih mungkin terjadi di awal tahun, meski tidak berlangsung secara masif di seluruh merek. Hal ini menandakan bahwa produsen masih menyesuaikan strategi bisnis mereka di tengah dinamika pasar kendaraan listrik nasional.

Perubahan ini juga memperlihatkan bahwa segmen motor listrik semakin kompetitif. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan di berbagai rentang harga dengan fitur dan teknologi yang semakin beragam.

Kondisi pasar yang relatif stabil memberi ruang bagi calon pembeli untuk mempertimbangkan berbagai model tanpa tekanan kenaikan harga yang signifikan. Situasi ini juga memperkuat kepercayaan konsumen terhadap keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Perubahan Lini Produk dan Strategi Merek

Perubahan juga terjadi pada jajaran motor listrik Yadea. Sebelumnya, pabrikan ini menawarkan beberapa model seperti Velax dengan harga Rp19.800.000, kemudian T9 seharga Rp21.500.000, E8S Pro Rp23.900.000, hingga G6 yang dibanderol Rp27.500.000.

Namun memasuki Februari 2026, model T9, E8S Pro, dan G6 sudah tidak lagi tercantum dalam daftar, dan posisinya digantikan oleh dua model baru yakni Yadea RS20 dan GT20. Meski demikian, harga resmi untuk kedua model pengganti tersebut belum diumumkan.

Perubahan ini menandakan bahwa produsen terus melakukan penyegaran produk untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Kehadiran model baru diharapkan mampu menarik minat konsumen yang mencari teknologi dan desain terbaru.

Selain Yadea, Electrum juga sudah tidak memasang harga jual motor listrik buat konsumen retail. Pabrikan ini tampaknya lebih fokus untuk pemasaran dalam skema B2B, atau untuk konsumen ojek online.

Langkah tersebut menunjukkan adanya diferensiasi strategi di antara produsen motor listrik. Sebagian merek memilih menyasar konsumen umum, sementara lainnya fokus pada segmen bisnis dan transportasi berbasis layanan.

Di luar merek-merek tersebut, kondisi pasar motor listrik relatif stabil. Banyak model dari merek lokal maupun mancanegara masih bertahan pada level harga yang sama seperti Desember 2025.

Stabilitas harga ini memberikan sinyal positif bagi calon pembeli yang masih mempertimbangkan waktu pembelian. Konsumen dapat lebih leluasa membandingkan spesifikasi, fitur, dan layanan purna jual sebelum menentukan pilihan.

Strategi Harga dan Model Penjualan Baterai

Selain perubahan produk, strategi pemasaran dengan skema paket baterai terpisah maupun sistem sewa baterai juga masih terus dipertahankan oleh sejumlah produsen. Skema ini bertujuan menekan harga awal pembelian sehingga motor listrik semakin terjangkau bagi masyarakat luas.

Model penjualan seperti ini memberi fleksibilitas bagi konsumen dalam mengatur biaya kepemilikan kendaraan. Konsumen bisa memilih antara membeli unit beserta baterai atau menggunakan sistem sewa dengan biaya bulanan yang lebih ringan.

Pendekatan ini juga memperluas segmen pasar motor listrik ke kelompok pengguna harian yang sensitif terhadap harga. Dengan biaya awal yang lebih rendah, adopsi kendaraan listrik diharapkan dapat meningkat lebih cepat.

Di sisi lain, produsen tetap menjaga kualitas dan performa produk agar tetap kompetitif. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan jangka panjang konsumen terhadap motor listrik sebagai alternatif kendaraan konvensional.

Berdasarkan penelusuran harga resmi pabrikan, banderol motor listrik di Indonesia pada awal 2026 berada dalam rentang yang sangat luas. Harga mulai dari Rp11 jutaan untuk segmen komuter hingga menembus lebih dari Rp150 jutaan untuk kelas premium.

Rentang harga yang luas ini menegaskan bahwa motor listrik kini tidak hanya menyasar pengguna harian. Kendaraan listrik roda dua juga mulai menjangkau konsumen yang menginginkan fitur canggih dan performa tinggi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar motor listrik Indonesia semakin matang. Segmen produk yang beragam memungkinkan konsumen dari berbagai latar belakang ekonomi menemukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan banyaknya pilihan di pasaran, konsumen juga diuntungkan dari sisi persaingan harga dan kualitas. Produsen terdorong untuk terus berinovasi agar tetap relevan di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Daftar Lengkap Harga Motor Listrik Februari 2026

Berikut ini daftar harga motor listrik pada Februari 2026. Daftar ini mencerminkan variasi produk dari berbagai merek dengan segmen yang beragam.

Alva One XP (Unit & 1 Baterai) Rp38.500.000. One XP (Unit & 2 Baterai) Rp39.500.000.

N3 (Sewa Baterai 2 Baterai Rp250.000/bulan) Rp20.500.000. N3 (Unit & 1 Baterai) Rp28.500.000.

N3 (Unit & 2 Baterai) Rp35.500.000. Cervo Rp42.750.000.

Cervo X Rp44.900.000. Cervo Q Rp49.500.000.

Gesits Raya E Rp24.990.000. G1 Rp28.270.000.

G1 (Bundling Baterai) Rp36.770.000–37.270.000. GV1 (Standard Range) Rp23.956.000.

GV1 (Long Range) Rp29.900.000. Indomobil Emotor Sprinto Rp25.500.000.

Tyranno Rp25.900.000. Adora Rp25.150.000, naik dari sebelumnya Rp24.750.000.

Maka Maka Cavalry Rp35.850.000. Polytron Fox-200 Rp11.500.000.

Fox 350 (sewa baterai) Rp15.500.000. Fox 350 (beli baterai) Rp27.500.000.

Fox 500 Rp38.100.000. Selis Neo Scootic Rp13.500.000.

E-Max Rp15.500.000. E-Max Single Lithium Rp22.000.000.

E-Max Dual Lithium Rp28.000.000. Agats SLA Rp19.900.000.

Agats Single Lithium Rp29.500.000. Retro Rp27.000.000.

New Balis Rp48.000.000. New Bromo Rp52.850.000.

United MX-1200 Rp16.800.000. MT1500 Rp16.900.000.

C2000 Rp23.900.000. SL150 Rp22.500.000.

MX-1200 (Lithium Battery) Rp25.000.000. T1800 Rp31.500.000.

TX-1800 Rp34.900.000. TX-3000 Rp50.900.000.

Volta eX Rp17.850.000. 401 Reguler Rp18.250.000.

Eagle Rp18.850.000. Virgo Rp19.100.000.

Mandala Rp19.950.000. Cyrus Rp20.500.000.

MandalaX Rp23.900.000. GV1 Rp23.956.000.

Patriot X Rp26.800.000. Yadea Velax Rp19.800.000.

Honda Icon e: Rp28.000.000. EM1 e: Rp40.000.000.

EM1 e: Rp40.500.000. CUV e: Rp54.450.000.

CUV e: RoadSync Duo Rp59.650.000. Kawasaki Z e-1 Rp147.000.000.

Ninja e-1 Rp150.600.000. TVS iQube S Rp29.900.000.

Vespa Elettrica Rp198.000.000.

Daftar harga ini menunjukkan bahwa pilihan motor listrik di Indonesia semakin lengkap. Konsumen kini dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan, gaya berkendara, dan kemampuan finansial masing-masing.

Keberagaman harga tersebut juga mencerminkan tingkat adopsi teknologi yang semakin luas. Motor listrik tidak lagi terbatas pada segmen tertentu, tetapi telah menjadi opsi umum di pasar kendaraan roda dua.

Dengan kondisi pasar yang relatif stabil, Februari 2026 menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk mempertimbangkan transisi ke kendaraan listrik. Dukungan produsen melalui inovasi produk dan strategi harga turut memperkuat ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.

Terkini