Harga Komoditas Pangan Nasional Turun, Konsumen Bisa Bernapas Lega Hari Ini

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:34:00 WIB
Harga Komoditas Pangan Nasional Turun, Konsumen Bisa Bernapas Lega Hari Ini

JAKARTA - Beberapa komoditas pangan utama menunjukkan penurunan harga pada Rabu pagi, termasuk bawang merah dan bawang putih bonggol. Data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang diakses di Jakarta pukul 9.30 WIB mencatat harga rata-rata nasional bawang merah berada di angka Rp38.759 per kilogram (kg), turun Rp1.768 dibandingkan Selasa, 27 Januari 2026.

Harga bawang putih bonggol juga mengalami penurunan menjadi Rp38.041 per kg. Sementara itu, cabai merah keriting tercatat Rp33.859 per kg dan cabai merah besar Rp33.812 per kg, sedangkan cabai rawit merah turun menjadi Rp50.115 per kg.

Penurunan harga ini memberikan sinyal positif bagi konsumen yang selama ini merasakan tekanan harga di pasar. Bagi pedagang, kondisi ini menuntut strategi baru dalam menjaga margin keuntungan tanpa membebani pembeli.

Daging Ayam, Telur, dan Beras Stabil

Selain bawang dan cabai, beberapa harga komoditas protein juga mengalami penurunan. Daging ayam ras kini dijual dengan harga Rp38.458 per kg, sedangkan telur ayam ras berada di rata-rata Rp30.238 per kg.

Beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat juga relatif stabil. Beras premium tercatat Rp15.491 per kg, beras medium Rp13.232 per kg, dan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Rp12.404 per kg.

Penurunan harga daging ayam dan telur ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein sehari-hari. Stabilitas harga beras juga menjadi kabar baik bagi konsumen yang terbiasa membeli dalam jumlah besar.

Harga Minyak Goreng dan Ikan Laut

Minyak goreng curah mengalami penurunan harga menjadi Rp17.485 per liter, sementara minyak goreng kemasan tercatat Rp20.721 per liter. Minyak MinyaKita juga turun menjadi Rp17.350 per liter, memberikan alternatif harga lebih terjangkau bagi rumah tangga.

Harga ikan juga ikut turun, dengan ikan kembung menjadi Rp43.978 per kg, ikan tongkol Rp36.152 per kg, dan ikan bandeng Rp36.077 per kg. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk lebih mudah mengonsumsi protein hewani laut.

Penurunan harga minyak goreng dan ikan memberi dampak signifikan bagi pengeluaran rumah tangga. Selain itu, stabilitas harga ini dapat membantu menekan inflasi pangan yang berpotensi meningkat di awal tahun.

Daging Sapi, Gula, dan Tepung Terigu

Harga daging sapi murni saat ini tercatat Rp135.604 per kg, sementara gula konsumsi berada di angka Rp18.022 per kg. Tepung terigu kemasan dijual Rp12.599 per kg, dan terigu curah Rp9.509 per kg, menunjukkan tren harga yang relatif stabil.

Kestabilan harga gula dan terigu memudahkan masyarakat dalam merencanakan kebutuhan pokok bulanan. Daging sapi yang masih relatif tinggi harganya menuntut konsumen menyesuaikan pengeluaran mereka untuk protein hewani.

Dengan catatan ini, masyarakat bisa memanfaatkan kondisi pasar untuk membeli komoditas sesuai kebutuhan. Penurunan harga yang merata di beberapa sektor memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen.

Pergerakan Harga Nasional

Secara umum, harga beberapa komoditas pangan mengalami penurunan pada Rabu pagi. Penurunan ini mencakup bawang merah, bawang putih bonggol, cabai, daging ayam, telur, minyak goreng, dan ikan laut, sementara harga beras, daging sapi, gula, dan tepung terigu relatif stabil.

Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa pasar pangan mulai menyesuaikan diri pasca kenaikan harga sebelumnya. Konsumen kini memiliki kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya lebih terjangkau.

Fenomena penurunan harga ini menjadi indikasi positif bagi stabilitas pasar nasional. Pemerintah dan pedagang dapat menggunakan data ini untuk merencanakan pasokan dan distribusi agar harga tetap terkendali.

Secara keseluruhan, konsumen bisa bernapas lega karena harga beberapa komoditas pangan utama turun. Penurunan harga ini mendorong kesejahteraan masyarakat dan membantu mengurangi tekanan inflasi di awal tahun.

Terkini