10 Minuman Herbal Alami Paling Ampuh Redakan Batuk Berdahak dan Sesak Dada di Cuaca Dingin

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:06:12 WIB
10 Minuman Herbal Alami Paling Ampuh Redakan Batuk Berdahak dan Sesak Dada di Cuaca Dingin

JAKARTA - Musim hujan dan perubahan suhu ekstrem sering kali membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan pernapasan. Ketika batuk berdahak dan dada terasa sesak, aktivitas harian pun menjadi tidak maksimal.

Di tengah cuaca ekstrem Januari 2026, keluhan batuk berdahak semakin sering dialami banyak orang. Akumulasi mukus atau dahak dapat menjadi sarang bakteri jika tidak segera dikeluarkan dari saluran napas.

Cuaca akhir-akhir ini terasa sangat dingin. Bahkan, wilayah Lembang disebut kembali ke “setelan pabrik” karena suhu dinginnya yang ekstrem, mengingatkan pada suasana Lembang 20 tahun silam.

Jika sudah terserang batuk akibat cuaca dingin, selain pengobatan medis, kekuatan bahan alami melalui minuman herbal terbukti ampuh mengencerkan dahak sekaligus melegakan saluran pernapasan. Minuman hangat dari rempah dan tanaman obat membantu tubuh memulihkan kondisi lebih cepat.

Berikut adalah 10 rekomendasi minuman herbal terbaik yang bisa Anda coba. Cara pembuatannya relatif mudah, cukup dengan merebus bahan dan meminumnya dalam kondisi hangat.

Berbagai bahan herbal ini telah digunakan turun-temurun untuk meredakan gangguan pernapasan. Kandungan aktifnya bekerja sebagai ekspektoran, antiinflamasi, dan antiseptik alami.

Dengan konsumsi rutin, lendir yang menggumpal di dada dapat lebih mudah dikeluarkan. Selain itu, sensasi hangatnya juga membantu tubuh merasa lebih nyaman.

Wedang Jahe Merah dan Air Rebusan Sambiloto

Wedang jahe merah menjadi pilihan pertama karena kandungan alaminya yang sangat kuat. Resep Wedang Jahe Sereh Gula Merah, Minuman Hangat yang Kaya Manfaat! Foto: jcomp/Freepik.

The Gingerol Power! Demikian ungkapan pas untuk menyebut kekuatan kandungan dalam jahe. Rimpang jahe merah mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat termogenik.

Efek hangatnya membantu mengencerkan dahak yang menggumpal di tenggorokan dan paru-paru. Selain itu, jahe juga membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga tubuh terasa lebih segar.

Air rebusan sambiloto juga menjadi alternatif herbal yang banyak digunakan. Meski rasanya pahit, manfaatnya sangat terasa bagi saluran pernapasan.

Rebusan daun sambiloto memang terasa pahit saat diminum, namun dampaknya sangat “manis” bagi kesehatan. Kandungan andrographolide dalam sambiloto berfungsi sebagai antiinflamasi kuat yang membantu meredakan pembengkakan di saluran napas sehingga dada terasa lebih lega.

Minuman ini cocok dikonsumsi saat batuk berdahak mulai terasa berat. Efek antiinflamasinya membantu mempercepat pemulihan pernapasan.

Kombinasi jahe merah dan sambiloto dapat menjadi solusi herbal yang efektif. Keduanya bekerja saling melengkapi untuk mengurangi peradangan dan melonggarkan dahak.

Teh Daun Mint, Infusi Kayu Manis, dan Jeruk Nipis Madu

Teh daun mint dikenal memberikan sensasi segar yang langsung terasa di dada. Aromanya yang khas juga membantu membuka saluran napas.

Daun mint yang mungil memberikan sensasi dingin-segar seketika, bahkan saat dikunyah langsung. Jika diolah menjadi teh, ekstraksinya akan lebih maksimal.

Kandungan mentol pada daun mint merupakan dekongestan alami. Uap dan airnya membantu memecah gumpalan lendir dan memberikan sensasi melegakan di dada.

Infusi kayu manis juga menjadi pilihan herbal yang tak kalah efektif. Rempah ini memiliki aroma hangat yang menenangkan tenggorokan.

Kayu manis memiliki sifat antivirus dan antibiotik alami. Minuman ini efektif mencegah infeksi lebih lanjut pada saluran pernapasan yang sedang meradang.

Penyajiannya tidak harus direbus, melainkan cukup diinfusi, yaitu dengan merendamnya dalam air panas agar zat aktifnya keluar secara optimal. Cara ini menjaga kualitas senyawa aktif kayu manis tetap terjaga.

Air jeruk nipis dan madu menjadi kombinasi klasik yang tetap digemari. Rasa asam dan manisnya memberikan sensasi segar sekaligus menenangkan tenggorokan.

Ini adalah kombinasi klasik yang tetap menjadi juara. Asam sitrat pada jeruk nipis membantu memutus ikatan protein pada dahak, sementara madu bertindak sebagai pelumas tenggorokan untuk mengurangi iritasi.

Minuman ini cocok dikonsumsi pagi atau malam hari. Selain membantu meredakan batuk, kombinasi ini juga meningkatkan daya tahan tubuh.

Teh Bunga Telang, Rebusan Daun Sirih, dan Temulawak

Teh bunga telang semakin populer sebagai minuman herbal berwarna menarik. Selain indah dipandang, khasiatnya juga bermanfaat bagi kesehatan paru-paru.

Bunga telang berasal dari tanaman merambat yang memiliki warna ungu mencolok. Jika diekstraksi dengan air panas, air akan berubah menjadi biru, dan berubah menjadi ungu jika dicampur lemon.

Bunga telang kaya antioksidan untuk mempercepat pemulihan jaringan paru, sementara serai mengandung minyak atsiri yang berfungsi sebagai ekspektoran (pengencer dahak). Kombinasi keduanya membuat minuman ini efektif meredakan sesak napas.

Rebusan daun sirih juga dikenal luas sebagai antiseptik alami. Minuman ini membantu membersihkan mikroba di tenggorokan dan saluran pernapasan.

Daun sirih dikenal sebagai antiseptik alami yang membantu membersihkan mikroba di tenggorokan. Sirih hijau lebih mudah diterima lidah, sementara sirih merah (Piper ornatum) memiliki rasa lebih pahit namun khasiatnya tak kalah hebat untuk melegakan pernapasan.

Di kalangan pemuda Sunda, sering ada candaan bahwa jenis seureuh beureum (sirih merah) yang paling cepat menyembuhkan adalah “seureuh beureum gambar Soekarno-Hatta” alias uang pecahan Rp100 ribu. Candaan ini menggambarkan betapa kuatnya reputasi daun sirih merah di masyarakat.

Temulawak juga menjadi bahan herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan. Rimpang ini memiliki rasa khas dan aroma hangat.

Ilustrasi temulawak Foto: Getty Images/iStockphoto/eskymaks. Kandungan xanthorrhizol dan kurkumin pada temulawak membantu menekan peradangan di dada.

Hal ini efektif mengurangi rasa sesak akibat batuk kronis. Selain itu, temulawak juga dikenal membantu meningkatkan stamina tubuh.

Teh Hijau dan Air Rebusan Cengkeh

Teh hijau tidak hanya dikenal sebagai minuman penunjang metabolisme, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pernapasan. Kandungan antioksidannya membantu mengurangi peradangan akibat infeksi.

Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang membantu mengurangi produksi lendir berlebih akibat reaksi alergi atau infeksi virus. Studi oleh Syafira Hasna Afifah, dkk. (2024) menjelaskan bahwa kandungan ini dapat meningkatkan efektivitas tubuh dalam merespons pengobatan pada kasus gangguan pernapasan.

Minuman ini cocok dikonsumsi hangat untuk membantu meredakan tenggorokan yang terasa kering. Selain itu, aroma teh hijau juga memberi efek relaksasi ringan.

Air rebusan cengkeh menjadi rekomendasi terakhir yang tidak kalah ampuh. Rempah ini dikenal memiliki sifat ekspektoran yang kuat.

Cengkeh memiliki sifat ekspektoran yang sangat kuat. Senyawa eugenol di dalamnya membantu merelaksasi otot-otot pernapasan yang tegang karena batuk terus-menerus.

Cukup bubuhkan cengkeh secukupnya agar rasa minuman tidak terlalu pekat. Dengan dosis yang tepat, minuman ini efektif membantu melegakan dada.

Kombinasi teh hijau dan cengkeh dapat menjadi pilihan herbal saat batuk terasa semakin berat. Keduanya membantu mengurangi peradangan sekaligus mempercepat pemulihan saluran napas.

Batuk berdahak yang disertai rasa sesak di dada tentu sangat mengganggu produktivitas. Dengan memanfaatkan minuman herbal hangat, dahak dapat lebih mudah dikeluarkan secara alami.

Di tengah cuaca ekstrem Januari 2026, menjaga kesehatan saluran pernapasan menjadi semakin penting. Akumulasi mukus atau dahak sering kali menjadi sarang bakteri jika tidak segera ditangani.

Pemanfaatan bahan alami melalui minuman herbal dapat menjadi pendamping pengobatan medis. Selain mudah dibuat, bahan-bahan ini juga mudah ditemukan di sekitar kita.

Mengonsumsi minuman herbal secara rutin membantu tubuh tetap hangat dan nyaman. Sensasi hangatnya juga memberikan efek relaksasi yang menenangkan.

Dengan memilih bahan yang tepat, proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat. Tubuh pun menjadi lebih siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem.

Minuman herbal tidak hanya membantu meredakan gejala, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang. Kandungan antioksidan dan antiinflamasi di dalamnya memperkuat daya tahan tubuh.

Kunci utama dalam mengatasi batuk berdahak dan sesak napas adalah konsistensi. Mengonsumsi minuman herbal secara teratur dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Selain itu, menjaga asupan cairan dan istirahat yang cukup juga sangat penting. Kombinasi keduanya membantu tubuh pulih secara alami.

Dengan pendekatan alami dan perawatan yang tepat, gangguan pernapasan dapat diatasi dengan lebih nyaman. Tubuh pun kembali bugar untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Terkini