JAKARTA - Memasuki tahun 2026, dunia kecantikan kembali diramaikan oleh perubahan tren warna rambut yang semakin berani namun tetap personal.
Jika sebelumnya tren didominasi warna aman dan natural, kini arah pergerakannya lebih menekankan pada karakter, kilau sehat, serta sentuhan modern dari gaya klasik. Rambut tidak lagi sekadar pelengkap penampilan, melainkan menjadi medium ekspresi diri yang kuat.
Jacob Schwartz, duta tren warna rambut AS profesional Schwarzkopf, memprediksi kembalinya nuansa era 90-an hingga awal 2000-an dengan interpretasi yang lebih segar. Gaya lama dihidupkan kembali melalui teknik pewarnaan baru yang menonjolkan kontras, kedalaman, dan kesehatan rambut. Fokus utamanya bukan hanya warna, tetapi bagaimana rambut terlihat berkilau dan terawat.
Melansir Byrdie pada Kamis , pakar warna rambut dari Jes + Lou Beauty, Louise Rusk, menyebut 2026 sebagai tahunnya warna hangat dan keberanian berekspresi.
“Tahun 2026 akan dipenuhi dengan warna yang mengedepankan kehangatan, personalisasi, dan kilau generasi terbaru,” ungkapnya.
Dari pirang pucat yang tampak magis hingga brunette gelap yang memancarkan kemewahan, berikut lima tren warna rambut yang diprediksi mendominasi sepanjang tahun ini.
Pirang platinum dengan kesan etereal modern
Pirang platinum kembali naik daun, namun dengan versi yang jauh lebih halus dan artistik. Ethereal Platinum Blonde merupakan evolusi dari platinum klasik dengan pergeseran warna menuju putih pucat. Hasil akhirnya memberikan kesan bersih, ringan, dan nyaris magis, terutama saat terkena cahaya.
Kunci dari warna ini terletak pada kilau atau sparkle yang membuat rambut tetap terlihat sehat meskipun warnanya sangat terang. Namun, warna ini menuntut komitmen tinggi.
Louise Rusk mengingatkan bahwa perawatan rutin setiap bulan diperlukan untuk menjaga toning dan menyamarkan akar rambut yang tumbuh. Konsultasi dengan spesialis warna sangat disarankan sebelum memilih transformasi ekstrem ini.
Brunette cair bernuansa hangat elegan
Bagi pemilik rambut gelap, Molten Brunette menjadi pilihan yang menawarkan kesan misterius sekaligus mewah. Warna ini memadukan cokelat tua dengan sentuhan chestnut dan karamel yang tampak seolah meleleh secara alami di rambut.
Inspirasi utamanya datang dari gaya ikonis Sofia Vergara yang memanfaatkan highlight hangat untuk menciptakan dimensi. Keunikan Molten Brunette terletak pada efek visualnya. Dalam pencahayaan tertentu, rambut bisa terlihat hampir hitam, namun tetap memancarkan kilau cokelat yang dalam dan kaya. Pilihan ini cocok bagi mereka yang ingin tampil elegan tanpa perubahan drastis.
Merah tembaga berlapis nuansa rempah
Warna merah masih mempertahankan popularitasnya di 2026, tetapi hadir dengan karakter yang lebih kompleks. Spiced Copper mengombinasikan warna tembaga dengan palet rempah seperti pala, kayu manis, hingga paprika asap. Hasilnya adalah merah yang lebih hangat, berdimensi, dan terasa modern.
Dibanding tren cowboy copper sebelumnya, warna ini terlihat lebih dewasa dan artistik. Tylor Johnson, pendiri Nous Haircare, menyarankan versi yang lebih lembut agar tetap terlihat natural, terutama bagi pemilik rambut keriting. Untuk menjaga warna tetap cerah, penggunaan produk perawatan berbahan alami dengan fokus hidrasi dan perlindungan warna sangat dianjurkan.
Pirang mahal berlapis teknik gradasi halus
Rich Bitch Blonde menjadi simbol kemewahan dalam tren rambut 2026. Sesuai namanya, warna ini menonjolkan kesan pirang yang tampak eksklusif dan berkelas. Alih-alih satu warna rata, teknik multi-tonal digunakan untuk menciptakan dimensi yang sangat lembut.
Referensi terbaik untuk gaya ini adalah warna rambut terbaru Margot Robbie. Jacob Schwartz menjelaskan bahwa rahasia Rich Bitch Blonde terletak pada teknik gradient toning. Gradasi warna diaplikasikan dari tengkuk, bagian tengah, hingga garis rambut sehingga rambut tampak hidup dan bergerak alami. Highlight yang membingkai wajah juga menjadi kunci untuk mempertegas fitur.
Brunette berpendar dengan sentuhan minimalis
Bagi pencinta gaya simpel dan minim perawatan, Candlelit Brunette hadir sebagai jawaban. Warna ini terinspirasi dari penampilan Meghan Markle yang selalu terlihat elegan dan effortless. Dasarnya adalah cokelat kaya dengan pantulan cahaya lembut, seolah rambut selalu terkena sinar lilin.
Teknik pewarnaannya cenderung halus, biasanya dengan balayage ringan yang hanya beberapa tingkat lebih terang dari warna asli. Kimberly Ruszczyk dari NYC THE TEAM menggambarkan warna ini seperti bagian dalam latte hangat, lembut, natural, dan sangat cocok untuk aktivitas sehari-hari. Candlelit Brunette menjadi bukti bahwa kesederhanaan tetap bisa terlihat mewah.
Arah tren warna rambut sepanjang 2026
Secara keseluruhan, tren warna rambut 2026 mengarah pada keseimbangan antara keberanian dan kealamian. Kilau sehat menjadi elemen utama, sementara teknik pewarnaan semakin menyesuaikan karakter individu. Warna tidak lagi dipilih semata-mata karena tren, melainkan karena kecocokan dengan gaya hidup dan kepribadian.
Dengan pendekatan personal dan teknik modern, warna rambut di 2026 tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga memperkuat identitas diri. Pilihan yang tepat akan membuat rambut terlihat hidup, elegan, dan relevan sepanjang tahun.