Apakah Diabetes Penyakit Keturunan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:47:05 WIB
Apakah Diabetes Penyakit Keturunan? Ini Penjelasan Lengkapnya

JAKARTA - Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang banyak menyerang berbagai kelompok usia, baik anak muda maupun orang dewasa. Karena dampaknya yang besar terhadap kualitas hidup, sering kali muncul kekhawatiran tentang potensi seseorang untuk terkena diabetes, terutama jika ada riwayat penyakit ini dalam keluarganya. 

Lalu, apakah diabetes memang penyakit keturunan? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami lebih dalam tentang bagaimana faktor genetik dan lingkungan berperan dalam perkembangan penyakit ini.

Penyakit diabetes sering kali dikaitkan dengan faktor keturunan, karena kita sering melihat bahwa anggota keluarga dalam satu garis darah cenderung memiliki masalah yang sama. 

Meskipun demikian, penyebab diabetes tidak sesederhana hanya karena faktor genetik semata. Simak penjelasan berikut ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana diabetes berkembang, baik pada diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

Keterkaitan Genetik dan Lingkungan dalam Diabetes

Secara umum, diabetes tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal. Ada dua jenis utama diabetes yang perlu dipahami, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Kedua tipe ini melibatkan kombinasi faktor genetik dan lingkungan, yang berperan besar dalam menentukan apakah seseorang berisiko terkena penyakit ini.

Pada diabetes tipe 1, meskipun ada faktor genetik yang mempengaruhi, penelitian menunjukkan bahwa gen saja tidak cukup untuk menyebabkan penyakit ini. Dibutuhkan faktor pemicu dari lingkungan yang dapat memunculkan diabetes tipe 1. Salah satu temuan menarik adalah pada penelitian anak kembar identik, yang memiliki susunan gen yang sama. 

Meskipun demikian, tidak selalu keduanya akan mengembangkan diabetes. Ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan memegang peranan penting dalam menentukan apakah diabetes akan berkembang atau tidak.

Penyakit Diabetes Tipe 1 dan Pengaruh Genetik

Diabetes tipe 1 memang memiliki hubungan dengan faktor genetik, namun penyakit ini tidak sepenuhnya diturunkan dari orang tua. Seseorang dengan diabetes tipe 1 umumnya mewarisi kecenderungan genetik dari kedua orang tuanya. Namun, sebagian besar orang yang memiliki faktor risiko tersebut tidak akan mengalami diabetes tipe 1.

Peneliti meyakini bahwa faktor lingkungan berperan besar dalam perkembangan diabetes tipe 1. Salah satu pemicu yang diyakini dapat meningkatkan risiko adalah iklim dingin atau infeksi virus tertentu. 

Diabetes tipe 1 juga lebih sering muncul pada musim dingin, terutama di daerah yang memiliki suhu rendah. Selain itu, pola makan bayi pada usia dini, seperti pemberian ASI atau makanan padat yang terlalu dini, juga dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 1.

Diabetes Tipe 2: Faktor Keturunan Lebih Dominan

Jika dibandingkan dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 lebih erat kaitannya dengan faktor keturunan. Riwayat keluarga atau garis keturunan yang mengidap diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Namun, meskipun faktor genetik memiliki peran yang cukup besar, gaya hidup dan lingkungan tetap memiliki pengaruh yang sangat signifikan.

Diabetes tipe 2 sering kali dipengaruhi oleh kebiasaan hidup yang kurang sehat, seperti pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, serta obesitas. Hal inilah yang membuat diabetes tipe 2 tampak seperti penyakit yang diturunkan dalam keluarga, padahal sebagian besar disebabkan oleh pola hidup yang serupa dalam keluarga tersebut. Namun, kabar baiknya adalah diabetes tipe 2 dapat dicegah atau ditunda dengan perubahan gaya hidup yang sehat.

Pencegahan Diabetes dengan Gaya Hidup Sehat

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dengan menjaga gaya hidup yang sehat, risiko diabetes tipe 2 dapat diturunkan secara signifikan. Olahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal, serta mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi adalah langkah-langkah yang sangat efektif dalam menurunkan risiko diabetes. 

Bahkan, bagi individu yang memiliki faktor genetik kuat dalam keluarga, melakukan perubahan gaya hidup ini tetap dapat mengurangi kemungkinan terkena diabetes.

Misalnya, melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berlari, atau bersepeda secara rutin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Selain itu, menjaga pola makan yang rendah gula, rendah lemak jenuh, serta kaya akan serat sangat penting dalam pengelolaan gula darah. 

Dengan demikian, meskipun seseorang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2, risiko untuk mengembangkan penyakit ini tetap bisa dikurangi.

Apakah Diabetes Penyakit Keturunan? Kesimpulannya

Jadi, apakah diabetes penyakit keturunan? Jawabannya adalah ya, tetapi dengan beberapa catatan penting. Faktor genetik memang memainkan peran dalam meningkatkan risiko seseorang mengidap diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2. 

Namun, faktor genetik saja tidak cukup untuk menyebabkan diabetes. Faktor lingkungan, pola makan, kebiasaan sehari-hari, dan gaya hidup berperan sama pentingnya dalam perkembangan penyakit ini.

Penting untuk diingat bahwa meskipun seseorang memiliki riwayat keluarga yang mengidap diabetes, bukan berarti mereka pasti akan mengalaminya. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi dan mengadopsi gaya hidup sehat, risiko diabetes dapat dikendalikan dan bahkan dicegah. 

Oleh karena itu, pencegahan sejak dini melalui pola hidup yang sehat adalah langkah yang sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.

Terkini