Rekomendasi Saham Hari Ini 10 Juli: ANTM, BUVA, BUMI Siap Menguat

IB
Jumat, 10 Juli 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini 10 Juli: ANTM, BUVA, BUMI Siap Menguat
Ilustrasi IHSG Menguat. (Foto: net)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melaju 0,67% menuju posisi 5.912,44 pada sesi perdagangan Kamis (9/7/2026). 

Sentimen penguatan ini dipicu oleh aksi technical rebound pada emiten-emiten di sektor komoditas serta perbankan. Walau begitu, arah pergerakan pasar masih diselimuti oleh faktor ketidakpastian global. 

Tensi yang kian memanas antara Amerika Serikat dan Iran mengerek naik harga minyak dunia, di kala Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 2026 ke angka 3,0%.

Dari ranah domestik, performa cadangan devisa yang terpantau tetap kokoh dinilai belum sanggup sepenuhnya meredam dampak dari kelesuan data penjualan ritel. 

Merujuk pada laporan Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) rilisan BRI Danareksa Sekuritas, para pelaku pasar pada Jumat (10/7) bakal mencermati dinamika perselisihan di Timur Tengah, fluktuasi nilai minyak dan kurs rupiah, hingga hasil risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC Minutes). 

Dokumen FOMC Minutes mengindikasikan bahwa tingkat suku bunga Amerika Serikat berpeluang tertahan di level tinggi dalam durasi yang lebih lama (higher for longer), di mana hal tersebut berpotensi memengaruhi arah aliran dana asing ke bursa negara berkembang, termasuk pasar Indonesia.

Secara analisis teknikal, IHSG diprediksi bergerak bervariasi (mixed) dengan kecenderungan menguat secara terbatas. Titik support berada di level 5.805, sementara titik resistance psikologis bertengger di angka 6.000. Keberhasilan menembus level tersebut dianggap bakal menjadi sinyal awal bagi berlanjutnya tren penguatan indeks.

Di sisi lain, pasar saham Wall Street berakhir di zona hijau pada sesi perdagangan Kamis. Indeks Dow Jones Industrial Average merangkak naik 0,27% ke posisi 52.487,41, S&P 500 melaju 0,81% menuju level 7.543,64, dan Nasdaq Composite melesat hingga 1,30% ke posisi 26.206,89.

Di bawah ini adalah rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas:

1. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) 

Secara teknikal melalui grafik per satu jam, BUVA sukses mengeksekusi langkah pullback dengan rentang area support pada kisaran 795-820. 

Sepanjang harga mampu bertengger di atas level itu, emiten ini berpeluang meneruskan penguatannya menuju titik resistance 875-895.

  • Buy: 820-850
  • Target 1: 875
  • Target 2: 895
  • Stop loss: di bawah 795

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 

ANTM sukses mengamankan langkah pullback sekaligus menutup area gap yang berada di level 2.740. 

Jika mampu mempertahankan posisi di atas level itu, saham ini berpotensi melanjutkan reli kenaikan dengan target resistance di angka 2.920 sampai 3.080.

  • Buy: 2.750-2.850
  • Target 1: 2.920
  • Target 2: 3.080
  • Stop loss: di bawah 2.700

3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 

BUMI terpantau masih sanggup bertahan di atas batas area support krusialnya pada kisaran 130-136. 

Selama level tersebut tidak jebol, potensi untuk mengalami rebound masih terbuka lebar dengan target resistance berada di rentang 145-148.

  • Buy: 135-140
  • Target 1: 145
  • Target 2: 148
  • Stop loss: di bawah 130

4. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) 

Secara analisis teknikal, TCPI terpantau telah mengonfirmasi pergeseran arah tren ke fase bearish. 

Pasca mengalami koreksi sebesar 8,15% pada sesi perdagangan terakhir, para investor diimbau untuk bersikap waspada terhadap potensi pelemahan lanjutan yang mengarah ke area support berikutnya di level 6.050 hingga 5.675.

  • Trading plan: Sell
  • Harga terakhir: 6.200
  • Support berikutnya: 6.050

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua