Update Harga Pangan 8 Juli: Harga Beras Stabil, Cabai dan Bawang Turun

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 08 Juli 2026
Update Harga Pangan 8 Juli: Harga Beras Stabil, Cabai dan Bawang Turun
Ilustrasi harga beras. (Foto: unplash)

JAKARTA — Perkembangan harga pangan nasional di tingkat pasar tradisional pada Rabu (8/7/2026) terpantau masih meneruskan tren penurunan untuk sejumlah jenis komoditas hortikultura. 

Nilai jual cabai serta bawang merah kembali mengalami koreksi, di lain sisi harga komoditas beras terpantau bergerak konstan disertai pergeseran nilai yang cukup terbatas.

Merujuk pada publikasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Rabu (8/7/2026), tingkat harga beras memperlihatkan tren yang cenderung mendatar. 

Untuk beras kualitas bawah I terekam merangkak naik tipis 0,34% menuju posisi Rp14.700 per kilogram. Di saat yang sama, komoditas beras kualitas bawah II bergerak stagnan pada level Rp14.500 per kilogram.

Berikutnya, produk beras kualitas medium I terkerek 0,31% menuju level Rp16.350 per kilogram dan beras untuk kualitas medium II ikut merangkak naik 0,31% menjadi Rp16.150 per kilogram. 

Sementara itu, beras kualitas super I didapati menguat 0,28% menuju level Rp17.650 per kilogram, diikuti oleh beras kualitas super II yang merangsek naik sebesar 0,59% ke angka Rp17.150 per kilogram.

Beralih ke kelompok bumbu dapur dasar, harga komoditas bawang merah dengan ukuran sedang mengalami penyusutan sebesar 4,71% menjadi Rp46.550 per kilogram. 

Sementara itu, nilai jual untuk bawang putih ukuran sedang dilaporkan terkoreksi tipis sebesar 0,57% menuju harga Rp43.950 per kilogram.

Penurunan nilai jual kembali melanda komoditas cabai pada hampir seluruh varian yang tersedia. Untuk jenis cabai merah besar terpangkas sebesar 4,33% ke angka Rp49.750 per kilogram, disusul oleh cabai merah keriting yang menyusut 2,61% menjadi Rp50.300 per kilogram. 

Mengenai harga komoditas cabai rawit hijau, nilainya terekam bertahan di posisi Rp50.100 per kilogram. Di sisi lain, jenis cabai rawit merah kedapatan melemah sebesar 3,21% menuju harga Rp61.900 per kilogram.

Pada kategori minyak goreng, nilai jual untuk minyak goreng jenis curah terpangkas tipis sebesar 0,24% menjadi Rp20.550 per liter. 

Sedangkan untuk produk minyak goreng kemasan bermerek I terpantau stagnan di harga Rp24.250 per liter, diikuti oleh minyak goreng kemasan bermerek II yang terkoreksi tipis 0,21% menuju harga Rp23.400 per liter.

Mengenai komoditas pemanis dapur, harga produk gula pasir kualitas premium kedapatan naik tipis 0,25% menjadi Rp20.300 per kilogram. 

Di lain pihak, komoditas gula pasir lokal dilaporkan bertahan tanpa perubahan di tingkat Rp19.050 per kilogram.

Menengok ke kelompok sumber protein hewani, harga untuk komoditas daging sapi kualitas I terpantau naik sebesar 0,43% menuju level Rp150.350 per kilogram, disusul daging sapi kualitas II yang ikut merangkak 0,32% menjadi Rp141.150 per kilogram. 

Selain itu, tingkat harga daging ayam ras segar merosot naik tipis 0,14% ke posisi Rp36.850 per kilogram. Sementara itu, harga untuk telur ayam ras segar didapati menyusut sebesar 0,85% menuju level Rp29.050 per kilogram.

Secara menyeluruh, dinamika harga pangan sepanjang hari ini dinilai masih dikuasai oleh tren penurunan, khususnya pada kategori komoditas cabai beserta bawang merah. 

Sementara itu, nilai jual beras terpantau konsisten mendatar, di mana pergerakan naik dalam porsi terbatas dialami oleh produk daging sapi, daging ayam ras segar, serta komoditas gula pasir jenis premium.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua