Saham INDF Terus Dikoleksi Asing Jelang RUPST, Ini Rekomendasinya

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 25 Juni 2026
Saham INDF Terus Dikoleksi Asing Jelang RUPST, Ini Rekomendasinya
Gedung Kantor PT Indofood Sukses Makmur tbk (Foto: net)

JAKARTA – Saham perusahaan besutan Anthoni Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), secara konsisten terus dikoleksi oleh para penanam modal asing. 

Terhitung sejak 12 Juni 2026 sampai dengan 24 Juni 2026, saham dengan kode perdagangan INDF ini selalu membukukan aksi beli bersih (net buy) dari investor mancanegara dengan akumulasi nilai mencapai Rp 102,97 miliar.

Pada sesi penutupan bursa hari Rabu (24/6/2026), harga saham Indofood Sukses Makmur terpantau tidak bergerak atau stagnan pada posisi Rp 6.750. 

Total volume saham yang ditransaksikan menyentuh 5,76 juta lembar dengan frekuensi sebanyak 2.811 kali serta membukukan nilai perputaran uang sebesar Rp 38,97 miliar, di mana pemodal asing merealisasikan aksi net buy sebesar Rp 17,45 miliar.

Dalam kurun waktu sepekan belakangan, laju pergerakan saham emiten milik konglomerat Anthoni Salim ini terpantau cenderung mendatar (sideways). Ditinjau dari sudut pandang valuasi, saham INDF dinilai cukup memikat karena harganya berada di bawah nilai buku dengan rasio price to book value (PBV) di posisi 0,77 kali.

Sementara itu, untuk rasio price-to-earnings (PER) INDF bertengger di level 5,01 kali jika disetahunkan (annualized). Parameter ini didapat dari hasil perbandingan antara harga pasar saham saat ini dengan laba bersih per lembar saham emiten yang disetahunkan.

Pihak CGS International Sekuritas menempatkan saham INDF ke dalam jajaran saham pilihan untuk perdagangan hari Kamis (25/6/2026). 

Perusahaan sekuritas ini memberikan rekomendasi beli spekulatif (spec buy) bagi saham INDF dengan area batas bawah (support) di posisi 6.625, serta menyarankan tindakan pembatasan kerugian (cut loss) apabila pergerakan harga menembus ke bawah level 6.500.

"Jika tidak break di bawah 6.625, potensi naik ke 6.875-7.000 short term," sebut CGS, sebagaimana dilansir dari sumber berita. 

PT Indofood Sukses Makmur Tbk sendiri dijadwalkan bakal melaksanakan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 26 Juni 2026.

Sebagai catatan untuk tahun buku 2024, INDF tercatat telah menyalurkan dividen senilai Rp 280 per lembar saham atau dengan akumulasi total anggaran mencapai Rp 2,45 triliun, yang mencerminkan porsi berkisar 28,45 persen dari perolehan laba bersih INDF tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp 8,64 triliun. 

Adapun untuk periode tahun buku 2025, INDF berhasil mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 10,68 triliun, atau setara dengan perolehan Rp 1.217 per lembar saham.

Bila mengacu pada persentase rasio pembayaran (payout ratio) dividen yang serupa, muncul ekspektasi di kalangan pasar mengenai apakah alokasi dividen INDF untuk tahun buku 2025 nanti bakal melampaui nominal Rp 3 triliun atau berkisar Rp 346 untuk per lembar sahamnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua