Rupiah Menguat ke Rp17.900, Cek Kurs Dolar AS di BCA hingga BNI

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.900, Cek Kurs Dolar AS di BCA hingga BNI
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing. (Foto: kontan.co.id)

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) mata uang garuda meneruskan tren kenaikannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi awal perdagangan hari Rabu, 10 Juni 2026. 

Melompatnya performa rupiah ini membawanya kembali mendarat ke zona Rp 17.900 per dolar AS.

Berdasarkan publikasi data Bloomberg pada pukul 09.01 WIB di sektor pasar spot exchange, memperlihatkan nilai tukar rupiah hari ini mengawali perdagangan dengan menguat sebanyak 149,50 poin (0,83%) menuju posisi Rp 17.908 per dolar AS. Pada waktu yang sama, indeks dolar AS terpantau bergerak naik sebesar 0.09% menuju level 99.996.

Sementara itu, rincian kurs jual dan beli mata uang dolar AS di jaringan PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, hingga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada Rabu, 10 Juni 2026 adalah sebagai berikut:

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pencatatan pukul 09.14 WIB menerapkan nilai beli dolar AS di angka Rp 17.965 serta nilai jual di angka Rp 17.990 mengacu pada sistem e-rate.

Berikutnya untuk metode TT counter, pihak BCA menetapkan angka beli dolar AS senilai Rp 17.785 dan angka jual sebesar Rp 18.060. 

Lebih lanjut bersandarkan pada ketentuan bank notes, nilai beli dan nilai jual mata uang dolar AS masing-masing dipatok pada posisi Rp 17.785 serta Rp 18.060.

Di sisi lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada pembaruan jam 09.10 WIB memutuskan angka beli dan angka jual khusus untuk kategori special rate masing-masing di level Rp 17.910 serta Rp 17.950 per dolar AS.

Pada opsi TT Counter, Bank Mandiri mematok nilai beli dolar AS di angka Rp 17.870 dan nilai jual sebesar Rp 18.170 per dolar AS. 

Selanjutnya pada sistem bank notes, Bank Mandiri menentukan nilai beli dolar AS pada posisi Rp 17.950 per dolar AS, sedangkan untuk nilai jualnya berada di angka Rp 18.250 per dolar AS.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada pencatatan pukul 09.20 mengukuhkan nilai beli dolar AS di posisi Rp 18.163 per dolar AS disertai nilai jual senilai Rp 18.200 per dolar AS.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menetapkan nilai beli dolar AS pada rilis pukul 09.05 WIB di angka Rp 17.913 serta mematok angka Rp 17.933 untuk nilai jualnya pada kategori special rates.

Berikutnya mengacu pada ketentuan TT counter, pihak BNI memasang nilai beli dolar AS di posisi Rp 18.110 serta nilai jual di level Rp 18.170. 

Kemudian pada bagian bank notes, BNI menentukan angka beli dolar AS sebesar Rp 18.110 per dolar AS dan angka jual dipatok senilai Rp 18.170 per dolar AS.

Rincian Kurs Dolar AS di 4 Bank (Rabu, 10 Juni 2026):

PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

  • e-rate: Harga Beli: Rp 17.965 | Harga Jual: Rp 17.990
  • TT Counter: Harga Beli: Rp 17.785 | Harga Jual: Rp 18.060
  • Bank Notes: Harga Beli: Rp 17.785 | Harga Jual: Rp 18.060

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

  • Special Rate: Harga Beli: Rp 17.910 | Harga Jual: Rp 17.950
  • TT Counter: Harga Beli: Rp 17.870 | Harga Jual: Rp 18.170
  • Bank Notes: Harga Beli: Rp 17.950 | Harga Jual: Rp 18.250

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)

  • Kurs Umum: Harga Beli: Rp 18.163 | Harga Jual: Rp 18.200

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

  • Special Rates: Harga Beli: Rp 17.913 | Harga Jual: Rp 17.933
  • TT Counter: Harga Beli: Rp 18.110 | Harga Jual: Rp 18.170
  • Bank Notes: Harga Beli: Rp 18.110 | Harga Jual: Rp 18.170

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua