Hari Terakhir, Cek Jadwal Cum Dividen Saham GUNA dan JTPE Hari Ini
JAKARTA – Kabar krusial bagi kalangan penanam modal pemburu dividen di panggung Bursa Efek Indonesia (BEI).
Terdata ada dua perusahaan tercatat yang menginjak batas akhir periode cum dividen pada hari ini, Selasa (9/6/2026), yakni PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) serta PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE).
Bagi kelompok investor yang berkeinginan untuk mengamankan hak atas pembagian dividen tunai dari kedua emiten tersebut, aktivitas transaksi pembelian saham wajib dieksekusi selambat-lambatnya pada tanggal jatuh tempo cum dividen.
Pasca bergulir masuk ke fase ex dividen, para pelaku pasar yang baru merealisasikan pembelian saham dipastikan tidak lagi memiliki hak legal untuk menerima kucuran dividen tahun buku 2025.
Cum dividen tersendiri merupakan batas penanggalan paling akhir bagi pihak investor untuk mengoleksi saham agar statusnya tetap terdata sebagai pemegang saham yang sah menerima dividen.
Dengan rumusan lain, investor yang memborong saham tepat pada penanggalan cum dividen masih dinyatakan berhak mengantongi jatah pembagian tersebut, sedangkan transaksi beli pada penanggalan ex dividen ataupun masa setelahnya tidak akan memperoleh klaim hak dividen.
Maka dari itu, ketetapan tanggal cum dividen senantiasa menjadi magnet perhatian utama bagi investor yang mengadopsi strategi berburu dividen.
PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) bersiap menyalurkan dividen tunai senilai Rp7,46 per lembar saham yang dialokasikan dari perolehan laba bersih tahun buku 2025.
Berdasarkan data keterbukaan informasi korporasi, rincian jadwal pendistribusian dividen GUNA adalah sebagai berikut:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 9 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 10 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 11 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 12 Juni 2026
- Recording date: 11 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 26 Juni 2026
Pada sesi transaksi Senin 8 Juni 2026, nilai saham GUNA parkir pada level Rp 142, mencatatkan pelemahan sebesar 2,74% atau menyusut 4 poin dalam basis harian.
Merujuk pada level harga tersebut, persentase dividend yield yang disuguhkan berada pada kisaran 5,25%.
Tingkat imbal hasil ini dinilai cukup memikat untuk kategori emiten dengan skala kapitalisasi pasar kecil hingga menengah, terkhusus bagi kalangan investor yang memfokuskan tujuannya pada perolehan pendapatan dividen.
Di sisi lain, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) menetapkan alokasi dividen tunai senilai Rp31 per lembar saham dengan akumulasi nilai total menembus kisaran Rp210,6 miliar.
Rincian jadwal pelaksanaan pembagian dividen JTPE meliputi:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 9 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 10 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 11 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 12 Juni 2026
- Recording date: 11 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 26 Juni 2026
Pada sesi penutupan perdagangan Senin 8 Juni 2026, nilai saham JTPE berakhir menguat di level Rp 595, menanjak sebesar 0,85% atau bertambah 5 poin dalam basis harian.
Berpatokan pada nominal harga tersebut, rasio dividend yield yang ditawarkan menyentuh kisaran 5,2%.
Selain berbekal imbal hasil yang kompetitif, JTPE dilaporkan membagikan dividen dengan rasio pembayaran (payout ratio) menyentuh kisaran 60% dari total laba bersih tahun buku 2025.
Mendekati jatuhnya tempo cum dividen, deretan saham yang bersiap mencairkan dividen lazimnya menuai atensi pasar yang lebih masif lantaran adanya prospek memetik keuntungan tunai.
Kendati demikian, kalangan investor wajib mengantisipasi bahwa pasca memasuki periode ex dividen, grafik harga saham memiliki kecenderungan mengalami koreksi teknis yang besaran nilainya setara dengan nominal dividen yang dikucurkan.
Oleh sebab itu, perumusan keputusan investasi idealnya tidak semata-mata mengukur besaran dividend yield, melainkan wajib menakar kondisi fundamental korporasi, prospek kelangsungan bisnis, serta proyeksi arah pergerakan harga saham ke depan.
Bagi kalangan investor yang membidik keuntungan dividen, hari ini memosisikan diri sebagai kesempatan pamungkas untuk mengamankan hak kepemilikan atas dividen tunai dari saham GUNA dan JTPE, sebelum keduanya bergeser masuk ke fase ex dividen pada penanggalan 10 Juni 2026.