Sabtu, 04 April 2026

PHE Jaga Ketahanan Energi Sambil Dorong Dekarbonisasi Berkelanjutan

PHE Jaga Ketahanan Energi Sambil Dorong Dekarbonisasi Berkelanjutan
PHE Jaga Ketahanan Energi Sambil Dorong Dekarbonisasi Berkelanjutan

JAKARTA - Di tengah perubahan lanskap energi global yang semakin menuntut keberlanjutan, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menunjukkan langkah strategis yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada transformasi menuju energi yang lebih bersih.

Perusahaan ini menempatkan diri sebagai pemain penting yang mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dan tuntutan masa depan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam ajang Offshore Technology Conference Asia (OTC Asia) 2026 di Kuala Lumpur, Kamis. Dalam forum internasional tersebut, PHE menampilkan pendekatan baru industri hulu migas yang tidak lagi semata berbicara tentang eksplorasi dan produksi, tetapi juga tentang kontribusi terhadap keberlanjutan energi global.

Baca Juga

Pembiayaan Baru Perkuat Ekspansi Taksi Listrik Green SM Indonesia

Peran Strategis Hulu Migas Dalam Ketahanan Energi

VP Production & Project PHE, Benny Hidajat Sidik, menekankan bahwa sektor hulu migas masih memegang peran vital dalam menjaga ketahanan energi nasional. Meski demikian, pendekatan yang digunakan kini mengalami perubahan signifikan dengan menekankan efisiensi dan keberlanjutan.

“Produksi harus tetap andal, tapi di saat yang sama kami dorong peningkatan kinerja operasional yang berkelanjutan,” ujar Benny.

Saat ini, PHE mengelola total 39 wilayah kerja migas, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 blok dioperasikan secara langsung, sementara 15 lainnya dikelola sebagai mitra non-operator.

Kontribusi perusahaan terhadap produksi energi nasional juga sangat besar. Sekitar 65% produksi minyak nasional serta 36% produksi gas berasal dari portofolio yang dikelola PHE. Angka ini menegaskan bahwa perusahaan memiliki posisi sentral dalam menjaga stabilitas pasokan energi Indonesia.

Dengan skala operasi yang luas, PHE terus berupaya menjaga keandalan produksi sekaligus meningkatkan efisiensi di seluruh lini operasionalnya.

Strategi Bisnis Untuk Menjawab Tantangan Energi

Dalam menghadapi dinamika industri energi yang terus berkembang, PHE mengusung lima pilar utama sebagai landasan strategi bisnisnya. Pilar-pilar ini dirancang untuk memastikan perusahaan tetap kompetitif sekaligus mampu menjawab tuntutan keberlanjutan.

Berikut lima pilar utama tersebut:

1. baseline maintenance
2. production growth
3. resource growth
4. merger & acquisition
5. sustainability

Kelima strategi ini menjadi fondasi dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan pendekatan yang terstruktur, PHE berupaya memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Strategi ini juga memungkinkan perusahaan untuk lebih adaptif dalam menghadapi perubahan pasar energi global yang semakin dinamis.

Dekarbonisasi Jadi Fokus Transformasi Energi

Selain menjaga produksi, PHE juga mempercepat langkah dalam mengurangi emisi karbon. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Zero Routine Flaring, yang sejalan dengan target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia serta ambisi Net Zero Emission (NZE).

Upaya dekarbonisasi ini dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari peningkatan efisiensi energi hingga penguatan integritas aset. Selain itu, pemanfaatan teknologi rendah karbon menjadi bagian penting dalam transformasi yang sedang dijalankan.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS). Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar dalam menekan emisi karbon dari kegiatan operasional migas.

Hingga 2024, PHE telah menginisiasi 11 proyek CCS/CCUS yang saat ini berada dalam tahap studi teknis dan pilot project. Langkah ini menjadi bukti bahwa transformasi menuju energi bersih tidak hanya menjadi wacana, tetapi telah mulai diimplementasikan secara nyata.

Selain itu, PHE juga mulai menjajaki peluang bisnis baru di sektor energi rendah karbon, seperti blue hydrogen dan ammonia. Inisiatif ini membuka peluang baru sekaligus memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem energi masa depan.

Penguatan ESG Dan Komitmen Tata Kelola

Transformasi yang dilakukan PHE tidak hanya berfokus pada aspek teknologi dan operasional, tetapi juga pada tata kelola perusahaan. Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi fondasi penting dalam setiap langkah bisnis yang diambil.

Komitmen ini tercermin dari berbagai penghargaan yang telah diraih, termasuk Indonesia Corporate Sustainability Award. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa PHE berhasil mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam praktik bisnisnya.

Selain itu, perusahaan juga menegaskan komitmen terhadap integritas melalui kebijakan zero tolerance terhadap penyuapan. Hal ini diwujudkan melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang mengacu pada standar ISO 37001:2016.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya dilihat dari sisi lingkungan, tetapi juga dari aspek sosial dan tata kelola yang baik. Dengan fondasi yang kuat, PHE berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, PHE akan terus menjalankan peran ganda sebagai penjaga ketahanan energi nasional sekaligus motor penggerak transisi menuju energi bersih. Dengan strategi yang seimbang antara pertumbuhan dan keberlanjutan, perusahaan ingin memastikan bahwa kebutuhan energi saat ini tetap terpenuhi tanpa mengorbankan masa depan.

“Ini tentang menciptakan nilai jangka panjang, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Benny.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Motor Listrik Polytron Bantu Hemat Biaya Dan Dukung Energi Bersih

Motor Listrik Polytron Bantu Hemat Biaya Dan Dukung Energi Bersih

MedcoEnergi Perluas Bisnis Migas Regional Lewat Proyek Malaysia

MedcoEnergi Perluas Bisnis Migas Regional Lewat Proyek Malaysia

Update Harga BBM Nasional Hari Ini Pertamina Tidak Naik 4 April 2026

Update Harga BBM Nasional Hari Ini Pertamina Tidak Naik 4 April 2026

Update Tarif Listrik Nasional April 2026 Berlaku untuk Semua Pelanggan Indonesia

Update Tarif Listrik Nasional April 2026 Berlaku untuk Semua Pelanggan Indonesia

Harga TBS Sawit Sumut Terbaru April 2026 Mengalami Kenaikan Cukup Tinggi

Harga TBS Sawit Sumut Terbaru April 2026 Mengalami Kenaikan Cukup Tinggi