Kamis, 02 April 2026

8 Penyebab dan Cara Mengatasi Kelopak Mata Bawah Bengkak

8 Penyebab dan Cara Mengatasi Kelopak Mata Bawah Bengkak
cara mengatasi kelopak mata bawah bengkak

Jakarta - Cara mengatasi kelopak mata bawah bengkak perlu dipahami dengan melihat penyebab yang mendasarinya. 

Kondisi ini sering muncul setelah bangun tidur atau usai menangis, tetapi dalam beberapa kasus juga dapat dipicu oleh faktor kesehatan tertentu seperti reaksi alergi atau infeksi, sehingga penanganannya tidak selalu sama.

Banyak orang pernah terbangun dengan bagian bawah mata yang tampak membesar. Hal ini tergolong wajar karena saat tidur, sirkulasi darah menuju jantung cenderung melambat, sehingga cairan lebih mudah berkumpul di area kelopak mata.

Baca Juga

Harga, Spesifikasi, dan Fitur Canggih Samsung Galaxy A37 serta A57 Terungkap

Penumpukan inilah yang membuat bagian tersebut terlihat sembap ketika bangun.

Selain itu, kurangnya waktu istirahat juga berpengaruh pada kondisi tubuh. Produksi sitokin—protein yang berperan dalam sistem imun—bisa menurun saat kurang tidur.

Akibatnya, tubuh menjadi kurang optimal dalam melawan peradangan, pembuluh darah di sekitar mata melebar, dan cairan pun keluar ke jaringan sekitar, sehingga menyebabkan pembengkakan.

Faktor lain yang sering memicu kondisi ini adalah menangis. Saat menangis, produksi air mata meningkat dalam jumlah besar dan dapat tertahan di area bawah mata. 

Penumpukan cairan tersebut akhirnya membuat kelopak mata terlihat lebih bengkak dari biasanya.

Dengan memahami berbagai penyebabnya, Anda bisa menentukan cara mengatasi kelopak mata bawah bengkak yang paling tepat sesuai kondisi yang dialami.

Berbagai Penyebab Kelopak Mata Bawah Bengkak

Selain dipicu oleh kondisi sehari-hari, pembengkakan pada bagian bawah mata juga bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu. 

Oleh karena itu, memahami penyebab medisnya penting sebagai bagian dari cara mengatasi kelopak mata bawah bengkak secara tepat.

1. Bintitan (Hordeolum)
Kondisi ini ditandai dengan munculnya pembengkakan pada kelopak mata yang biasanya terasa nyeri dan tampak kemerahan. Penyebab utamanya adalah infeksi bakteri, terutama dari jenis Staphylococcus aureus

Selain itu, kebiasaan menjaga kebersihan area mata yang kurang baik, penggunaan lensa kontak yang tidak higienis, serta kosmetik yang sudah terkontaminasi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah ini.

2. Kalazion
Kalazion merupakan benjolan kecil yang muncul di kelopak mata akibat tersumbatnya kelenjar minyak (meibom). 

Berbeda dengan bintitan, kondisi ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit maupun kemerahan. 

Meski begitu, pembengkakan tetap bisa terlihat dan mengganggu penampilan.

3. Konjungtivitis
Peradangan ini terjadi pada lapisan tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata serta permukaan putih mata. 

Penyebabnya beragam, mulai dari reaksi alergi hingga infeksi oleh bakteri, virus, atau jamur. 

Gejala yang sering muncul meliputi mata yang tampak merah, produksi kotoran mata berlebih, serta pembengkakan di area kelopak.

4. Penyumbatan saluran air mata
Ketika saluran air mata tidak berfungsi dengan baik, cairan tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. 

Akibatnya, terjadi penumpukan di area sekitar mata, khususnya di bagian bawah dekat hidung, yang kemudian memicu pembengkakan. 

Kondisi ini cukup sering dialami bayi, sedangkan pada orang dewasa dapat dipicu oleh cedera, infeksi, atau pertumbuhan jaringan tertentu.

5. Alergi
Pembengkakan pada kelopak mata bagian bawah juga dapat dipicu oleh reaksi alergi. 

Pemicunya beragam, mulai dari makanan, zat kimia, hingga alergen seperti debu, bulu hewan, serbuk sari, dan polusi udara. 

Dalam beberapa kasus, reaksi ini tidak hanya terjadi di area mata, tetapi juga bisa menyebabkan pembengkakan pada mulut, lidah, bahkan tenggorokan, yang berpotensi mengganggu pernapasan.

6. Selulitis periorbital
Kondisi ini merupakan infeksi akibat bakteri yang menyerang jaringan di sekitar mata. 

Biasanya terjadi ketika kuman masuk melalui luka kecil pada kulit kelopak mata atau akibat gigitan serangga. 

Infeksi tersebut kemudian menimbulkan pembengkakan disertai rasa tidak nyaman di area sekitar mata.

7. Penyakit Graves
Gangguan autoimun ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, khususnya kelenjar tiroid. Akibatnya, produksi hormon menjadi tidak seimbang dan memicu berbagai gejala. 

Salah satu dampaknya adalah pembengkakan pada jaringan dan otot di sekitar mata, yang membuat mata tampak lebih menonjol dan kelopak mata terlihat membesar.

8. Herpes zoster
Infeksi virus Varicella zoster juga dapat menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata bawah. 

Penyakit ini biasanya ditandai dengan munculnya ruam dan lepuhan pada kulit, termasuk di area wajah dan sekitar mata, yang kemudian memicu peradangan.

Selain faktor medis tersebut, pola konsumsi juga dapat berpengaruh. Asupan garam yang berlebihan, misalnya, dapat menyebabkan tubuh menahan cairan lebih banyak. 

Penumpukan cairan ini bisa terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk jaringan di sekitar mata, sehingga kelopak mata bawah tampak bengkak.

Cara Menangani Kelopak Mata Bawah Bengkak

Penanganan pembengkakan pada kelopak mata bagian bawah tidak bisa disamaratakan karena bergantung pada penyebab yang mendasarinya. 

Jika tergolong ringan, kondisi ini umumnya dapat membaik tanpa penanganan khusus.

Namun, bila dipicu oleh gangguan kesehatan tertentu, dokter biasanya akan memberikan terapi sesuai diagnosis. 

Misalnya, obat antihistamin untuk meredakan reaksi alergi, antijamur jika penyebabnya infeksi jamur, antibiotik untuk infeksi bakteri, serta antivirus apabila dipicu oleh virus. 

Khusus pada kondisi yang berkaitan dengan gangguan tiroid seperti penyakit Graves, dokter dapat meresepkan obat golongan kortikosteroid, seperti prednison, guna menekan reaksi sistem imun sekaligus mengurangi pembengkakan.

Di samping pengobatan medis, terdapat beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi bengkak pada area bawah mata, antara lain:

• Mengompres dengan air dingin jika pembengkakan disertai kemerahan, nyeri, atau lingkar mata menggelap.
• Menggunakan kompres hangat untuk membantu mengatasi sumbatan saluran air mata atau infeksi ringan.
• Menempelkan kantong teh pada mata yang terpejam selama kurang lebih 15–20 menit.
• Mengurangi konsumsi makanan tinggi garam.
• Memastikan waktu istirahat yang cukup setiap hari.

Dalam banyak kasus, kondisi ini dapat mereda dengan sendirinya dalam beberapa hari. Meski demikian, penting untuk tetap waspada apabila muncul gejala tambahan seperti lepuhan pada kelopak, nyeri saat menggerakkan mata, atau gangguan penglihatan.

Selain itu, jika pembengkakan disertai reaksi alergi berat seperti kesulitan bernapas, muntah berulang, atau sensasi akan pingsan, kondisi tersebut perlu segera ditangani karena berisiko membahayakan.

Jika Anda mengalami kelopak mata bawah bengkak dan disertai gejala-gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab dari bengkak pada kelopak mata bawah Anda dan memperoleh penanganan yang tepat.

Sebagai penutup, memahami penyebab dan penanganannya membantu Anda menentukan cara mengatasi kelopak mata bawah bengkak dengan tepat agar kondisi cepat membaik.

Enday Prasetyo

Enday Prasetyo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Bocoran Terbaru Google Pixel 11 Ungkap Desain Tipis dan Kamera Lebih Elegan

Bocoran Terbaru Google Pixel 11 Ungkap Desain Tipis dan Kamera Lebih Elegan

Update Lengkap Harga HP OPPO April 2026: Reno15 5G Hingga Seri A5i Terjangkau

Update Lengkap Harga HP OPPO April 2026: Reno15 5G Hingga Seri A5i Terjangkau

Harga, Spesifikasi, dan Fitur Vivo Y05 2026: Smartphone Entry-Level Tangguh

Harga, Spesifikasi, dan Fitur Vivo Y05 2026: Smartphone Entry-Level Tangguh

Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik 2026 Dari Desain Hingga Performa Lengkap

Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik 2026 Dari Desain Hingga Performa Lengkap

Infinix XPAD 4G: Tablet Layar Lebar, Baterai Jumbo dan Fitur AI Terbaru 2026

Infinix XPAD 4G: Tablet Layar Lebar, Baterai Jumbo dan Fitur AI Terbaru 2026